Connect with us

Speed Offroad

Animo Meledak di Kejurnas Speed Offroad 2026, M Yassin Ungkap Strateginya

Kejurnas Speed Offroad 2026
M Yassin Kosasih (kiri) sebagai Promotor Jangkar Biru

SUKABUMI – Kebangkitan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Speed Offroad 2026 menjadi sorotan para pecinta otomotif ekstrem, terutama pada putaran 1 dan 2 yang bakal digelar pada 23 dan 24 Mei 2026.

Offroader sekaligus promotor Jangkar Biru, M Yassin Kosasih, mengaku terkejut dengan lonjakan animo peserta, khususnya di kelas UTV yang kini kembali bergairah.

Menurut Yassin, geliat kompetisi tahun ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun terakhir pascapandemi COVID-19. Bahkan, jumlah peserta di seri pembuka 2026 disebut melampaui ekspektasi panitia.

“Alhamdulillah, sejak Kejuaraan Nasional Speed Offroad digelar lagi setelah COVID, perbandingannya dengan sekarang luar biasa. Khususnya kelas UTV. Dulu sekitar 10 tahun lalu UTV memang sempat merajai saat event BSD dan Tembong, Banten. Setelah itu sempat redup,” ujar Yassin.

Ia menyebut, pada seri 1 dan 2 tahun 2026, antusiasme peserta benar-benar mengejutkan. Tercatat ada 13 peserta UTV yang ikut bertarung dengan persaingan yang sangat ketat.

“Ini di luar ekspektasi saya. Selama ini saya terus berusaha meyakinkan agar kelas ini kembali ramai. Ternyata sekarang justru membludak. Persaingannya juga sengit karena banyak pembalap muda yang turun,” katanya.

Kejurnas Speed Offroad 2026

Peserta UTV menunjukkan antusiasmenya

 

Menariknya, lonjakan peserta tahun ini terjadi tanpa embel-embel hadiah besar seperti musim sebelumnya. Jika tahun lalu panitia sempat menawarkan hadiah jet ski untuk menarik minat peserta, kali ini para off-roader datang dengan antusiasme murni.

“Tahun lalu kita iming-imingi hadiah jet ski, sekarang tidak. Tapi mereka tetap ramai datang,” ungkapnya.

Yassin juga mengaku sempat khawatir dengan kondisi ekonomi yang dinilai kurang stabil akan memengaruhi jumlah peserta. Namun kekhawatiran itu justru berbalik menjadi kejutan positif.

“Tapi ternyata malah sebaliknya. Pendaftaran bahkan kami tutup lebih cepat karena peserta terus bertambah,” jelasnya.

Ia mengatakan, pendaftaran sebenarnya sudah ditutup pada Kamis, namun masih banyak peserta yang ingin mendaftar hingga malam berikutnya.

“Karena satu seri itu ada tiga putaran, jadi kami harus membatasi. Tapi saya sangat berterima kasih kepada para off-roader yang ikut meramaikan Kejurnas Speed Off-Road seri 1 dan 2 tahun 2026 ini,” lanjutnya.

2 Strategi yang Penting dari Jangkar Biru

Di balik melonjaknya animo peserta, Yassin membeberkan strategi yang dilakukan Jangkar Biru untuk menghidupkan kembali dunia speed off-road nasional.

Menurutnya, kekuatan media sosial menjadi salah satu faktor utama keberhasilan promosi event tahun ini.

“Strategi pertama kami adalah marketing melalui media sosial. Dari dua bulan lalu saya sudah mulai rapat dan langsung bergerak ke media. Seminggu menjelang event juga terus kami gaungkan,” katanya.

Kejurnas Speed Offroad 2026

Paddock Motu Jangkar Biru di Kejurnas Speed Offroad 2026

 

Selain promosi digital, pendekatan langsung ke komunitas juga menjadi kunci penting. Panitia bahkan mengirim surat khusus kepada komunitas Jimny dan melakukan pendekatan hingga ke level grassroot.

“Kita sampai mendekati komunitas langsung ke grassroot. Sebulan lalu Abah Iman dari Volcano Motorsport di Bandung juga mengumpulkan tim Jimny. Itu sangat membantu,” ujar Yassin.

Meski ingin membuat balapan lebih terjangkau, ia menegaskan standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama dan tidak bisa ditawar.

“Kita boleh mengurangi biaya pendaftaran, tapi bicara safety tidak ada kompromi. Rollbar dan safety belt tetap wajib,” tegasnya.

Yassin menilai kombinasi strategi media dan pendekatan komunitas menjadi alasan utama suksesnya seri pembuka Kejurnas Speed Off-Road 2026.

“Menurut saya, dua hal itu yang membuat event kali ini sukses. Peserta Jimny cukup banyak dan UTV juga sangat ramai,” tutupnya. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect