LOMBOK – Pembalap mobil asal Makassar, Ananda Zayn, menunjukkan kapabilitasnya dalam melakoni race pertama dan kedua Kejurnas Indonesia Touring Car Championship (ITCR) 1500 yang berlangsung pada akhir pekan lalu (13-14/6).
Sepanjang balapan yang berlangsung selama 12 putaran tersebut, ia sukses mencuri perhatian publik otomotif Tanah Air. Kemampuannya berada di balik kemudi benar-benar menurun dari ayahnya yang juga seorang pembalap, Fadli Ananda.
Turun di kelas Non-Seeded, pembalap dengan nama lengkap Ananda Zayn Nemyar Idy mengakui bahwa jalannya balapan sejak awal memang diprediksi akan berlangsung sangat sengit. Pasalnya, kelas yang ia ikuti juga diisi oleh deretan pembalap senior yang sarat pengalaman.

Ananda Zayn Neymar (tengah) raih podium 1 di race kedua Kejurnas ITCR 1500
”Alhamdulillah, sudah prediksi bakalan sengit. Karena mengingat di kelas saya pastinya sudah ada senior-senior seperti H. Mono, Wildan, Jefri yang sebelumnya pembalap di Kejurnas ITCR 1200, dan satu lagi pembalap HRI Management yang baru, Rachel Cia,” ungkap pembalap muda kelahiran Makassar, 16 April 2012 tersebut.
Meski harus berhadapan dengan nama-nama besar, mental bertanding siswa SMP Metro School ini sama sekali tidak goyah. Diizinkan oleh orang tuanya, Fadli Ananda yang juga seorang pembalap, untuk mencicipi kerasnya persaingan di ITCR 1500, Zayn justru memperlihatkan tren performa yang melesat tajam dari seri ke seri.
Jika pada Seri 1 ia harus puas mengamankan posisi kedua (Podium 2) di kelas Non-Seeded dan finis ke-8 secara Overall, maka pada Seri 2 yang baru saja usai, Zayn mengamuk. Ia sukses merebut posisi pertama (P1) di kelas Non-Seeded sekaligus merangsek naik ke posisi ke-5 secara Overall. Baginya, raihan Juara 1 di seri kedua ini menjadi prestasi yang paling membanggakan dalam karier balapnya sejauh ini.

Foto bersama keluarga sebagai pendukung utama
Keberhasilan luar biasa remaja penyuka musik dan otomotif yang mengidolakan pembalap Antonelli ini tentu tidak datang begitu saja. Zayn menegaskan bahwa dukungan penuh dari orang-orang terdekat menjadi faktor krusial yang sangat berpengaruh pada performanya di atas sirkuit.
”Terima kasih sebesar-besarnya buat semua yang sudah mendukung saya sampai sejauh ini. Orang tua, keluarga besar, dan tim P5 Racing yang tidak henti-hentinya men-support sampai saya sekarang ini. (Dukungan mereka) iya sangat berpengaruh, sangat mendukung,” pungkas Zayn dengan penuh rasa syukur.
Dengan performa yang terus menanjak dan dukungan solid dari tim P5 Racing, Ananda Zayn Neymar yang turun menggunakan City Hatchback, dipastikan akan menjadi salah satu pembalap muda yang paling diwaspadai pada seri-seri ITCR 1500 berikutnya. (*)

