Connect with us

Headline

Sang “Regulasi” yang Masih Ditunggu

Menurut Andhi Satriya sebagai Manager Media dan Sponsorship PT. Sarana Media Nusantara (SMN) yang sudah resmi menjadi Promotor Nasional untuk event offroad racing terbesar di Indonesia “Indonesia eXtreme Offroad Racing (IXOR)” tahun 2015 ini akan diadakan sebanyak 7 seri. Yang rencananya seri pertama akan diadakan di Batulicin, Kalimantan Selatan.

Pada IXOR 2015 ini akan masuk kelas baru, yaiyu kelas diesel yang otomatis SMN dengan PP IMI akan bekerja sama untuk membuat regulasi kelas yang sempat diujicobakan pada seri terakhir IXOR 2014 lalu.

Sebetulnya usulan regulasi kelas diesel yang sudah diajukan kepada PP IMI, namun sampai saat ini masih belum ada keputusan yang jelas. PP IMI menjanjikan keputusan akan keluar pada awal bulan Februari 2015, dan yang jadi masalah IXOR 2015 seri pertama dijadwalkan akan berlangsung pada awal bulan Maret 2015.

Belum adanya kepastian mengenai regulasi kelas diesel ini menyebabkan para peserta masih belum berani merombak kendaraannya terlalu banyak untuk mengikuti seri pertama IXOR 2015. Kegalauan muncul karena rentang waktu antara keluarnya keputusan regulasi kelas diesel yang dijanjikan oleh PP IMI terlalu mepet dengan tanggal berlangsungnya IXOR 2015 seri pertama.

Menurut rumor yang beredar, beberapa pembalap tidak akan melakukan perubahan yang terlalu banyak pada seri 1, namun mereka akan reserch terlebih dahulu dan akan melakukan pengembangan setelahnya untuk seri 2.

Berikut ini adalah usulan regulasi untuk kelas diesel dalam IXOR 2015:

SEMUA KENDARAAN HARUS MASUK KE FFA

  • Apabila ada pemotongan CHASSIS selain yang diperbolehkan

  • Apabila menggunakan NOS, Water Methanol Injection

  • Apabila mengganti RADIATOR

  • Apabila menggunakan ECU yang tidak dihomologasi

  • Apabila menggunakan SEQUENTIAL Transmission

KELAS DIESEL STANDAR

  • Memodifikasi ECU dengan PIGGY BACK yang akan dihomologasi

  • Memodifikasi DOWNPIPE setelah turbo exhaust

  • Memodifikasi COIL OVER pada FRONT SUSPENSION

  • TIDAK BOLEH menggunakan BY-PASS Shocks pada suspensi depan / suspensi belakang

KELAS DIESEL SEMI MODIFIKASI

  • Boleh mengganti ECU dengan PIGGY BACK yang akan dihomologasi

  • Boleh mengganti Fuel Pump dan modifikasi Pump Stroker Kit

  • Boleh mengganti Turbo

  • Tidak boleh mengganti Intrecooler (atau boleh)

  • Harus menggunakan RADIATOR STANDARD (membatasi panas mesin)

  • Boleh mengganti Coil Over Depan

  • Boleh menggunakan BY-PASS Shocks pada suspensi depan

  • Boleh mengganti Arm Depan dengan bahan lainnya selama TIDAK mengubah Wheel Track

  • Sistem per dan mounting per belakang harus sesuai ASLInya

  • BOLEH menggunakan BY-PASS Shocks pada suspensi belakang

  • Pembalap Non-Seeded (Seeded harus naik ke modifikasi)

KELAS DIESEL MODIFIKASI

  • Boleh mengganti ECU dengan STAND-ALONE yang dihomologasi

  • Boleh mengganti Fuel Pump dan modifikasi Pump Stroker Kit

  • Boleh mengganti Turbo

  • Boleh mengganti Intercooler

  • Harus menggunakan RADIATOR STANDARD (membatasi panas mesin)

  • Boleh mengganti INTERNAL mesin pada bagian block bawah dan juga internal mesin pada bagian block atas (Crankshaft Kit, Piston Kit, Carnshaft Kit)

  • Boleh mengganti Coil Over Depan

  • BOLEH menggunakan BY-PASS Shocks pada suspensi depan / suspensi belakang

  • Boleh mengganti Arm Deoan dengan bahan lainnya yang menyebabkan perubahan Wheel Track

  • Boleh mengganti sistem per dan mounting per belakang dengan Coil Over Belakang, dengan memodifikasi CHASSIS di atas gardan (dengan ketentuan khusus)

  • Sistem per dan mounting per belakang harus sesuai aslinya

  • BOLEH menggunakan BY-PASS Shocks pada suspensi belakang

  • Pembalap Non-Seeded, Seeded

  • Bagaimana pembagian SEEDED A dan SEEDED B?

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect