Connect with us

Cars

Akankah Jeep PHEV hadir di Australia?

Jeep saat ini tengah mempersiapkan produksi All-New Wrangler plug-in hybrid dan full electric atau yang disebut PHEV. Menurut kabar, motor listrik yang akan dipakai adalah modul Power Electronics yang dirakit dan diproduksi di Toledo Machining Plant, Ohio. Buat anda penggila Jeep, jangan kuatir karena Jeep akan tetap hadir sebagai mobil offroad. Namun pertanyaannya adalah apakah dunia siap dengan kehadiran Jeep berteknologi PHEV?

Dewasa ini Jeep Australia sedang menunggu kesiapan pasar sebelum memperkenalkan PHEV meskipun terus terjadi perkembangan dalam portofolio global untuk mempertimbangkan alternatif powertrain diseluruh modelnya selama rentang lima tahun ke depan.

Sergio Marchionne selaku chief operating officer Fiat Chrysler Automobiles (FCA) mengungkapkan ambisi Jeep untuk menawarkan setidaknya satu varian elektrik dari masing-masing model pada tahun 2021, sementara 10 PHEV dan 4 SUV bebas emisi akan tersedia tahun berikutnya.

Akan tetapi Steve Zanlunghi, president and chief executive FCA Australia yang juga menjabat sebagai pimpinan pemegang merek Jeep kawasan Asia-Pasifik punya pendapat lain. Ia mengatakan bahwa Jeep elektrik hanya akan tersedia secara lokal saat alternatif powertrain mencapai masa kritis. “Saya pikir jika ada permintaan Jeep elektrik dari pasar, maka kami akan membawanya kesini. Aplikasi elektrik powertrain ada dalam portofolio kami, kami bisa merakitnya dan membawanya kesini jika kami pun mau,” tegasnya.

“Tapi sampai sekarang tidak ada permintaan dari pasar Ausy. Jika anda melihat jumlahnya ada 760 mobil listrik, listrik murni, yang sudah terdaftar sejauh tahun ini dan bandingkan dengan jumlah 680.000 industri mobil yang ada. Apa yang salah dengan industri mobil listrik?” cetus Steve.

Keberadaan mobil listrik hanya mencapai 0,1 persen dari total penjualan mobil baru, meskipun mobil hybrid telah mencapai 7610 unit tahun ini. Steve menuturkan beberapa alasan mengapa powertrain elektrik belum mendapatkan respon positif di Australia seperti minimnya stasiun pengisian umum dan biaya yang relatif tinggi.

Aplikasi powertrain tergolong sangat mahal serta menghabiskan biaya ribuan dolar lebih banyak daripada mesin konvensional. Yaps, harga mobil listrik memang nggak murah dan sepertinya konsumen di beberapa negara belum siap dengan hal ini. Bahkan yang terjadi di Eropa, konsumen harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli mobil listrik namun hal tersebut diimbangi dengan dukungan dari pemerintah berupa subsidi dan menyediakan infrastruktur seperti fasilitas pengecasan.

“Poin saya adalah jika ada permintaan pasar dan pemerintah setempat juga mendukung maka kita dengan mudah menghadirkan Jeep PHEV karena itu bagian dari strategi,” ucap Steve.

Adapun perubahan kepemimpinan, Mike Manley yang juga CEO FCA mengambil alih kendali dari Marchionne yang meninggal pada Juli lalu, Steve menegaskan bahwa bisnis akan berjalan seperti biasa, “Mike sangat mengapresiasi pasar Australia karena memiliki potensi khusus untuk merk Jeep, DNA Jeep sangat sesuai dengan budaya dan gaya hidup orang Ausy. Untuk kasus bisnis pasar disini saya pikir Mike pasti akan segera membuat keputusan.”

All-new 2018 Jeep® Wrangler Rubicon

Biaya tinggi dan tidak adanya infrastruktur yang memadai dari pemerintah Australia tentu menjadi penghalang bagi Jeep untuk menghadirkan Wrangler PHEV.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect