SEMARANG – Pereli Andi Toto Michdar asal Sulawesi Selatan, akhirnya memenuhi janjinya untuk kembali turun di ajang Kejurnas Sprint Rally 2025. Bertepatan dengan putaran keempat yang berlangsung di Sirkuit POJ City, Semarang, akhir pekan lalu (27-28/9).
Ia bertandem dengan co-driver Respati Adhi atau yang lebih akrab disapa Adhi KZ, dengan menggunakan Renult Clio Rally3 berkelir merah di bawah bendera FBRT-NFT.
Kembalinya ini bahkan mampu memberikan sebuah pencapaian, di mana meski baru menggunakan mobil Rally3, Toto Michdar mulai melakukan beberapa adaptasi. Meskipun ia bermain tanpa target dan lebih memilih untuk let if flow, tetapi performanya masih tak bisa dipandang sebelah mata.

Aksinya masih menyesuaikan dengan karakter mobil Rally3 (Foto: Ardian Pradana)
“Setelah sebelumnya bawa Swift, kan kurang lebih saya vakum sampai 23 bulan kalau tidak salah. Ya selama itu saya benar-benar tidak memegang mobil rally, jadi memang benar-benar banyak yang harus diadaptasi dari mobil Swift ke Rally3 jadi mulai dari nol lagi nih,” ungkap Toto.
Renault Clio Rally3 ini menurut pandangan dari Toto Michdar merupakan jenis mobil yang memang sangat berbeda, dan bisa dikatakan ini merupakan mobil yang pintar.
Sebab, teknologi yang disematkan tidak hanya sebuah citra modernitas, tetapi juga menopang performa pereli. Ada sejumlah hal yang diadopsikan, mulai dari sistem komputer, hingga sejumlah teknologi terkini.

Ada banyak hal yang diadaptasikan oleh Toto Michdar (Foto: Ardian Pradana)
Berbeda dengan adiknya Andi Batara Michdar, yang sebelumnya sempat mencicipi Mitsubishi Evo dengan sistem penggerak empat roda. Toto, justru belum pernah sama sekali mencoba mobil dengan spesifikasi penggerak empat roda. Hal ini yang menurutnya harus lebih diadaptasi guna memaksimalkan performanya.
“Waktu ujicoba saya itu pada saat hari Rabu sebelum balapan. Habis itu langsung shakedown dengan satu kali run, jadi anggaplah hanya berapa kilometer. Dengan minimnya pengalaman, jadi saya memilih untuk tidak terlalu mengepush dan justru bawa mobilnya saya bawa seperti bawa Swift saja,” tambah Toto.
“Intinya adaptasi memang tidak bisa secepat itu. Mesti benar-benar memang meluangkan waktu untuk latihan satu hari atau dua hari,” sambungnya.

Renault Clio Rally3 jadi andalan Toto di putaran keempat Kejurnas Sprint Rally 2025 (Foto: Ardian Pradana)
Sementara itu, mengenai pencapaiannya bisa meraih peringkat kelima, menurutnya ini merupakan hal yang di luar ekspektasi. Sebab, melihat sejumlah lawan yang dihadapi, kelas RC3 sangat ramai dengan persaingannya. Sebut saja pereli andal TB Adhi, kemudian Subhan Aksa, lalu ada Ferdy Yanuar, serta adiknya Batara Michdar, merupakan lawan yang harus dihadapi.

Adhi KZ (kiri) dan Toto Michdar (kanan) tempati peringkat kelima di Kelas RC3 (Foto: Nudhiya Ghulam)
“Alhamdulillah masih dapat peringkat kelima, dan balapan kemarin itu seru karena tiap special stage sudah kaya kejar-kejaran dengan yang lain. Hanya tinggal siapa yang luck dan tidak luck saja. Ditambah lintasannya juga oke banget, jadi hasil tersebut sudah sangat baik untuk saya,” pungkas Toto. (*)

