Dulu, kunci dengan pattern unik digunakan untuk mengamankan mobil dari pencurian. Setiap mobil memiliki kunci kontak dengan pattern yang berbeda. Namun, hal itu dapat diakali dengan menyambungkan kabel dibelakang IG switch. Untuk itu dibuatlah sistem kompleks untuk hal itu. Sistem ini kita kenal dengan Immobilizer. Bagaimana cara kerja Sistem immobilizer?
Apa Itu Immobilizer?

Immobilizer adalah mekanisme anti maling yang mencegah mesin untuk hidup saat kunci kontak tidak sesuai walaupun memiliki pattern yang sama. Sistem ini memanfaatkan variasi gelombang radio sebagai identitas kunci terhadap mobil. Sistem ini memungkinkan hanya satu kunci kontak saja yang dapat digunakan untuk menyalakan mesin,walaupun lubang ignition key dapat dimasuki semua kunci.

Di dalam kunci kontak terdapat komponen yang berfungsi mengirimkan gelombang atau disebut transmitter, pada setiap kunci kontak transmitter akan mengirim gelombang dengan frekwensi tidak sama. Didalam control module terdapat receiver yang berfungsi menerima gelombang dari transmitter dan mengklarifikasi apakah gelombang yang dikirimkan sesuai atau tidak.
Bagaimana Cara Kerja Sistem Immobilizer ?

Saat kunci kontak dimasukan ke lubang ignition key,transmitter akan mengirim gelombang radio ke theft detterent control module, kemudian gelombang tersebut diterima dan diidentifikasi oleh transponder yang terdapat didalam theft deterent control module. Apabila frekuensi yang dikirimkan sesuai, transponder akan mengirimkan data ke engine control module untuk mengaktifkan rangkaian sistem ignition dan menghidupkan relay fuel pump.

Saat ini kunci kontak sudah terhubung dan dikenali oleh ECU mobil. Sehingga saat pengemudi memutar kunci kontak ke posisi “start” engine akan menyala. Namun, ketika gelombang radio yang dipancarkan transmitter salah dan tidak sesuai, maka identitas kunci kontak tidak akan dikenali oleh ECU. Akibatnya ECU akan memblok aliran arus ke ignition system dan ke fuel pump. Sehingga ketika kunci kontak diputar pada posisi “start”, tidak akan terjadi apapun dengan mesin.

Dalam kunci kontak juga terpasang remote door lock sebagai pembuka door lock yang dilakukan hanya dengan menekan tombol pada kunci kontak. Sistem ini tergolong canggih,maka dari itu kunci kontak harus selalu dijaga agar tidak mengalami benturan keras yang dapat merusak transmitter. Apabila transmitter rusak frekuensi yang dikirimkan transmitter akan berubah bahkan tidak mengirimkan frekuensi sama sekali.

Akibatnya mesin tidak dapat dinyalakan walaupun kunci tersebut asli, apabila terjadi hal demikian perlu dilakukan konfigurasi ulang menggunakan scan tools. Scan tools ini tidak dijual di pasaran sehingga apabila akan melakukan konfigurasi ulang harus menghubungi bengkel resmi dan biayanya juga lebih mahal.

