Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Did You Know?

Apa Sih Sistem Mild Hybrid Itu dan Apa Fungsinya?

Mild Hybrid memang diklaim murah dan efisien yang menawarkan penghematan bahan bakar. Apa sih sebenarnya mild hybrid itu dan apa fungsinya?

Sistem mild hybrid menjadi semakin populer dikalangan produsen mobil, tetapi tak banyak konsumen yang memahami perbedaan utama antara teknologi kekinian ini dan powetrain full-hybrid. Tak ditampik, saat ini orang mulai memahami tentang powetrain hybrid secara umum atau paling tidak anda pernah mendengarnya. Akan tetapi yang perlu anda ketahui adalah mild hybrid cukup berbeda lantaran sistem ini jauh lebih sederhana, compact dan murah dalam mengurangi output emisi mobil.

Sebagian besar anda pasti familiar dengan teknologi hybrid dan plug-in hybrid pada beberapa model mobil seperti Mini Countryman, BMW i3, Mitsubishi Outlander, Hyundai Ioniq dan lain sebagainya yang menggunakan kombinasi mesin pembakaran internal dan motor listrik bertenaga baterai untuk meningkatkan ekonomi bahan bakar dan mengurangi emisi.

 

Sistem mild hybrid belakangan ini digunakan oleh merk kenamaan diantaranya Suzuki, Mercedes-Benz, Audi, Suzuki, dan VW. Pada deretan keluarga hybrid, mild hybrid relatif berteknologi rendah menggunakan motor/ generator kecil 48-volt berkonfigurasi parallel hybrid sebagai pengganti alternator konvensional.

Ini didesain untuk menghasilkan pembakaran internal mesin atau semacam mild boost dibawah akselerasi berat atau saat engine start. Berkat motor/ generator 48 volt, sistem mild hybrid juga menggantikan tugas motor starter tradisional dan alternator yang menghasilkan efisiensi dan start yang lebih halus.

Selain itu, sistem mild hybrid memotong pengapian ketika tenaga mesin tidak diperlukan seperti saat stasioner, meluncur, dan pengereman namun mampu restart dengan cepat. Sistem ini juga bertugas untuk menangkap energi melalui pengereman regeneratif meskipun sangat terbatas, dimana mengubah energi kinetik saat mobil melambat dan menyimpannya sebagai energi listrik di baterai. Sayangnya, mild hybrid tidak dibekali mode propulsi khusus listrik.

 

Yaps, memang mild hybrid meningkatkan ekonomi bahan bakar tetapi tidak sebesar full-hybrid. Mild hybrid diklaim hanya meningkatkan efisiensi hingga 15 persen, mungkin karena tidak dibekali level daya baterai yang sama besar dengan full-hybrid. Selain itu, ongkos produksi teknologinya jauh lebih murah ketimbang full-hybrid lantaran mild hybrid lebih mudah diintegrasikan ke dalam mobil konvensional.

Paling tidak sistem mild hybrid dapat memberikan beberapa manfaat dari penerapan teknologi hybrid dengan ongkos produksi yang murah dan menambahkan drivertrain berkonfigurasi parallel hybrid. Kita tunggu saja akan lebih banyak integrasi teknologi dalam beberapa tahun mendatang dalam upaya mengurangi emisi yang dihasilkan oleh pembakaran internal mesin.

Comments

Mitsubishi XPANDER AP4 Tampil Perkasa Di Hari Pertama Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021

Racers

Mitsubishi XPANDER AP4 Kembali Membuktikan Performanya Dengan Menjuarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021

Rally

KEMBALI PERCAYA DIRI DI PUTARAN KETIGA, GIBRAN BAWA PULANG 4 TROPHY

Karting

SERI 3 KEJURNAS GOKART ESHARK CHAMPIONSHIP

Karting

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect