Kadang kalau kita sedang membaca artikel mengenai hal – hal berbau otomotif khususnya roda 4. Pasti kita pernah mendengar dengan istilah pilar A, B, C, D. Mungkin beberapa dari kalian sudah ada yang mengetahui tentang hal ini, tetapi banyak juga yang tahu dimana letak pilar yang dimaksud beserta fungsinya. Pilar biasanya terdiri dari 3 buah pilar yang disebut dengan pilar A, B, C dan mobil yang menggunakan 3 pilar ini biasanya model sedan, sedangkan pada mobil jenis SUV terdapat tambahan pilar lagi yang disebut pilar “D”.

Nah bagi yang belum tahu dimana sajakah posisi pilar yang dimaksud, mari kita kupas apa maksud dengan istilah pilar A, B, C, D. Banyaknya jumlah pilar – pilar pada kendaraan mobil berbeda – beda, tergantung dari jenis mobil tersebut. Tetapi pada dasarnya hanya terdiri dari 3 atau 4 pilar pada setiap kendaraan. Pilar – pilar ini juga sebagai bidang desain untuk menandakan bentuk lekukan pada kendaraan. Hal ini memudahkan kita untuk menganalisa bentuk lekukan bodi pada setiap pilar yang ada.

Posisi pilar “A” berada di bagian depan kendaraan yang berfungsi sebagai penyangga atap bagian depan, penahan kaca depan mobil maupun tempat untuk memasang spion mobil.

Posisi pilar “B” berada pada bagian tengah mobil, tepat dibagian belakang pintu depan mobil yang biasanya digunakan untuk menanamkan sabuk pengaman. Fungsi pilar “B” ini selain untuk tempat menanamkan sabuk keselamatan juga berfungsi untuk menyambungkan bagian atap mobil dan pintu samping agar tidak bergetar.

Posisi pilar “C” ini lokasinya berada di bagian paling belakang mobil yang berfungsi sebagai penyangga atap dan juga kaca bagian belakang untuk mobil sedan, dan untuk jenis mobil SUV memiliki fungsi yang sama dengan pilar “B” yakni sebagai penyangga atap dan menempatkan sabuk pengaman.

Sedangkan untuk pilar “D” ini hanya ada pada mobil jenis SUV yang lokasinya berada di bagian sekirar bagasi mobil atau yang paling belakang, fungsinya ialah untuk menyangga bagian bagasi mobil dan atap bagian belakang.

