Di negara manapun truk satu ini dianggap kendaraan multipurpose yang tahan banting. Salah satu contohnya di negara kita. Jejak sejarah masuknya Unimog ke Indonesia diawali pada tahun 1958 untuk keperluan Badan Urusan Logistik. Pada era 70an Unimog mulai digunakan oleh Departemen Kehutanan.

Kemudian setelah itu ketangguhan Unimog semakin diakui untuk keperluan Departemen Kehutanan, kemiliteran maupun POLRI. Unimog disini pada umumnya bertugas sebagai kendaraan pembawa artileri, menorobos kawat berduri, serta mengangkut logistik yang mampu beroperasi ke jenis medan apapun. Sebut saja Unimog U400, 1300L, 1800L.

Unimog sebagai kendaraan militer banyak digemari oleh warga sipil ataupun non sipil, tak ditampik jika truk ini merupakan must have item oleh para kolektor. Selain itu kehandalannya di medan terjal sudah terbukti di ajang rally Paris-Dakar yang sanggup menerobos lautan pasir dan rute ekstrim.

Unimog pertama kali diperkenalkan oleh Mercedes-Benz dari divisi Daimler AG pada tahun 1947. Desain pertamanya ditujukan untuk kegiatan agrikultur berat dimedan offroad dengan kemampuan all-wheel drive secara permanen. Ground clearancenya yang sangat tinggi dan frame yang fleksibel membuatnya mudah dimodifikasi sesuai kebutuhan.

Yaps, kredibilitas Unimog sudah nggak diragukan lagi dan hingga sekarang dikenal sebagai truk utilitarian dan serbaguna. Misalnya di Eropa Barat, Unimog biasa digunakan sebagai pengeruk salju, pemadam kebakaran, operator peralatan kota, peralatan konstruksi atau kendaraan pendukung kereta api.

Belakangan ini Unimog berdesain spesial yang dapat digunakan di rel kereta api telah dipamerkan di ajang InnoTrans di Berlin. Untuk Unimog yang satu ini menawarkan drivetrain dengan kombinasi kopling torsi-konverter dan penggerak traksi hidrostatik. Tentu saja memungkinkan untuk menarik beban hingga 1000 ton yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi yang berbeda.

Salah satunya Unimog U430 yang dilengkapi dengan power arm system dari Mulag, sebuah perusahaan alat berat yang bekerja sama dengan Mercedes-Benz. Alat ini dengan mudah dapat dioperasikan oleh operator atau penyedia jasa dan diwujudkan dalam kendaraan mobile lift crane/ sky lift.

Pula ditampilkan Unimog U423 dengan kapasitas derek yang sama sebesar 1000 ton hingga mampu menarik kereta api pindah jalur. Unimog U423 dibekali dengan alat pemotong salju atau mounted crane yang dapat dioperasikan melalui remote control. Mercedes-Benz menegaskan bahwa Unimog dapat melakukan tugasnya pada tingkat yang jauh lebih murah dan lebih efisien ketimbang lokomotif tradisional.

Kedua Unimog tersebut telah dirancang dengan platform kerja yang baik sehingga memudahkan perawatan. Berkat sistem remote kontrol, operator dapat memindahkan kendaraan dengan posisi sempurna untuk jenis pekerjaan apapun sesuai kebutuhan. Pekerjaan pun jadi lebih mudah dan cepat tentunya.

Bagaimanapun Mercedes-Benz berhasil menciptakan Unimog yang ideal untuk mendukung pekerjaan didunia kereta api.

