BANDUNG – Kejurnas Sprint Rally Bandung 2025 akan menjadi cerita baru bagi pereli wanita Banteng Motorsport, Canya Prasetyo. Pasalnya, ia berhasil mengubah keragu-raguan menjadi kemenangan di akhir pertarungan yang dilangsungkan di area Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Dalam bincangnya secara eksklusif bersama FastnLow, puteri dari Prasetyo Edi Marsudi ini mengungkapkan kesalahan yang sempat ia lakukan pada Special Stage pertama dan kedua, menjadi pengalaman berharga untuk mengarungi 2 SS yang tersisa.
“Jadi setelah SS1 dan SS2 selesai kemarin, saya banyak melakukan evaluasi. Selanjutnya, pada SS3 dan SS4 saya berhasil tampil lebih baik dan saya menjalani SS3 dan SS4 tersebut dengan lebih baik. Makanya catatan waktu saya ada improve yang lumayan,” ujar Canya.
Persiapan sebelum leg terakhir juga dilakukan semaksimal mungkin, tidak hanya dari mobil, tetapi dia juga mendapatkan masukan yang berharga dari beberapa rekannya.

Mitsubishi Evo X pacuan Canya Prasetyo (Foto: DBS)
“Saya juga mendapat banyak masukan terkait performa saya, tetapi dari semua input tersebut saya rangkum dan saya pilih mana yang bisa saya terapkan. Termasuk diingatkan soal racing line, di mana hal ini menjadi salah satu aspek yang memang berpengaruh,” tambahnya.
Bicara perolehan waktu yang dicapai, Canya Prasetyo berhasil memperbaiki catatan waktunya dari yang semula berkutat di 4 menit, pada SS3 dan SS4, dia sukses memangkas lebih banyak waktu. Berdasarkan catatan waktu yang dirilis penyelenggara, pada SS3, catatan waktunya berhasil mengemas 3 menit 43,1 detik. Sementara pada SS4, perolehannya menjadi lebih baik lagi yakni menjadi 3 menit 36,7 detik.
“Alhamdulillah akhirnya di SS3 dan SS4 saya berhasil mencatatkan waktu yang lebih baik lagi,” pungkasnya.
Selain berhasil meraih podium kelima di grup M, Canya Prasetyo, juga berhasil meraih peringkat pertama di Kejuaraan Wanita. (*)

