Sunroof menjadi fitur yang biasanya mudah ditemui pada mobil-mobil premium. Selain berfungsi sebagai jendela atas yang melekat pada atap, sunroof juga berguna untuk memberikan kesan mewah pada mobil. Sunroof mobil merupakan fitur diatas kabin mobil yang digunakan untuk menikmati pemandangan sekitar dari atas mobil.

Sunroof ini biasanya terbuat dari kaca hitam/ tembus pandang yang bisa di buka atau tutup untuk memasukkan udara ke dalam mobil atau untuk sekedar melihat alam sekitar dengan sedikit mengeluarkan kepala (harus hati-hati).

Sunroof pada dasarnya didesain tahan lama sesuai umur mobil sehingga cukup awet, akan tetapi perlakuan yang kurang tepat oleh pemilik mobil kadang-kadang dapat mengganggu fungsi sunroof seperti kurang rapat dalam menutup, karet menjadi keras, sulit untuk membuka tutup, adanya kebocoran terutama saat hujan, dan lain-lain.

Istilahnya Sunroof yang didesain free maintenance bukan berarti tidak butuh perawatan sama sekali, untuk menjaga fungsi sunroof mobil tetap baik maka harus dilakukan perawatan secara rutin paling tidak sebulan sekali. Cara merawat sunroof tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Anda pun bisa mengerjakannya sendiri di rumah. Berikut cara mudah bersihkan sunroof mobil:
1. Bersihkan dari kerikil dan pasir

Jika kita membuka sunroof biasanya kita tidak sadar akan debu, pasir bahkan kerikil yang menempel pada rel sunroof. Jika dibiarkan, pasir akan menumpuk dan mengganggu jalur pembuangan air. Pada gilirannya, jalur drainase akan terhambat. Air yang terjebak akan menimbulkan korosi. Lambat laun, akan membuat rel berkarat dan memicu terjadinya kebocoran.
2. Pastikan gerak rel lancar

Lumasi rel dengan lubrikan cair. Tujuannya jelas, melancarkan gerak rel saat kaca sunroof dibuka-tutup. Tak lupa gunakan penetran untuk membersihkan kerak dan karat.
3. Periksa jalur pembuangan

Jalur air juga harus diperiksa jangan sampai ada kotoran yang menyumbat jalur air karena jika ada air tergenang maka bisa menimbulkan lumpur (penumpukan debu) dan karat.
4. Bersihkan karet

Bersihkan bagian karet-karet dari kotoran dan debu. Terutama pada bagian siku atau pojok dengan lap basah. Lalu keringkan.
5. Buka-tutup sunroof

Jika Anda termasuk jarang membuka sunroof, sebaiknya tetap lakukan buka-tutup sunroof secara rutin. Setidaknya sebulan sekali. Ini perlu untuk memastikan mekanismenya lancar. Ibarat tubuh manusia, biar otot-ototnya bergerak. Sehingga tidak terjadi kemacetan. Langkah ini juga untuk mengetahui apakah ada bunyi-bunyi abnormal di sana.

