Hari pertama Kejurnas Speed Offroad 2014 yang dilaksanakan tanggal 19 April 2014 di Sirkuit Paramount Gading Serpong Tangerang, Banten berlangsung relatif lancar. Acara yang disponsori oleh Evalube Helios ini berhasil menggaet lebih dari 120 speed offroader dari seluruh Indonesia.
Track sepanjang 4,1 kilometer yang menjadi ajang balapan ini berkarakter high speed sehingga power pada mobil sangat berpengaruh pada perolehan posisi. Meski begitu, hingga kejuaraan hari pertama ditutup pada pukul 17.00 WIB, panitia tidak menemukan adanya kecelakaan yang berarti seperti mobil terguling atau mobil yang mengalami kerusakan parah.
Demas Agil yang ikut beradu kecepatan pada kelas FFA 6 silinder tak mengalami halangan berarti. Pada SS pertama, Demas berhasil meraih posisi ketiga sedangkan pada SS 2, Demas harus puas berada pada posisi kelima. Turunnya posisi Demas pada SS2 disebabkan oleh kesalahan setting pada tekanan ban yaitu ban yang terlalu kempes sehingga mobil terasa berat dan susah berlari cepat.
Pada ajang Kejurnas Speed Offroad 2014, Demas kembali menggunakan mobil seorang offroader senior, Kombes Pol Drs Eka Yudha. Mobil itu kerap dipanggil “si curut” oleh Demas karena kelincahannya. Demas pun masih tetap didampingi adiknya sendiri, Febrizky, sebagai navigatornya.
Sebelum balapan dimulai, Demas sempat mengalami masalah pada mobilnya yaitu oli mesin yang tidak mau naik sehingga diperlukan waktu sebentar untuk memperbaiki sebelum mobil itu digunakan berlaga pada SS pertama.
Sedangkan setelah SS 2, mobil yang dikendarai Demas pun mengalami masalah lagi karena saat SS 2, Demas sempat melompat (jump) terlalu tinggi yang mengakibatkan salah satu bearing terlepas. Sehingga terpaksa harus memperbaiki bearing dan menseting ulang kendaraan agar tetap dapat berlaga pada hari kedua yang diselenggarakan esok harinya, Minggu, 20 April 2014. Masalah ini akhirnya selesai hingga ja 11 malam.
Setelah Kejurnas Speed Offroad berlangsung, Demas pun mengakui kemajuan pesat adiknya sendiri yang akrab disapa Febri sebagai navigator. Selama Demas terjun dalam balapan speed offroad, hampir tiap balapan, adiknya itulah yang mendampingi Demas sebagai navigator meski sempat sekali Febri absen dalam mendampingi sang kakak.
Meski masih ada dalam masa Ujian Tengah Semester (UTS) di kampusnya, Demas tetap bersemangat dan yakin untuk terus melakukan yang terbaik di setiap kegiatan yang dilakukannya.

