Untuk kesekian kalinya fastnlow bisa kembali berkunjung ke bengkel Demas Agil di daerah Jatiwaringin. Masih seperti terakhir kalinya kita kesini. Bengkel ini banyak mengerjakan proyek swap engine. Jangan dilihat dari kecilnya bengkel ini, proyek mesin yang dikerjakan rata-rata menghasilkan tenaga diatas 300hp (on wheel).
Seperti yang sedang dikerjakan salah satu mekanik Dem’s Auto Technic ini adalah head 2JZ yang di perhitungkan khusus untuk Aditya Widiutomo (drifter) yang saat latihan bersama puasa lalu (event ngabuburift) mengalami kerusakan pada metal nya.
Demas bilang, mesinnya speknya sudah ditingkatkan lagi dari yang sebelumnya. “orang nya naik ke kelas pro, masa mesinnya gak naik kelas” kata Demas sambil tertawa. Upgrade hanya sebatas penambahan Nitrous (NOS) yang akan ditembakkan sekitar 3000RPM.
Kemudian terlihat juga mobil 200 SX milik Demas yang juga sedang diangkat mesinnya. Ternyata mesin milik Demas juga mengalami hal yang sama dengan milik Adit, tapi untungnya ketahuannya sebelum parah. Demas sudah merasakan ada hal yang aneh pada kompresi mesin. Dan dugaan itu benar. Metal mesin 2JZ miliknya sudah lemah dan wajib diganti kalau ingin mengikuti ajang Drift++ 30-31 September 2014 besok ini.
Enggak cuma itu, masih ada mobil Suzuki Escudo bermesin SR20DET turbo untuk balapan speed offroad milik Demas. Mobil ini juga lagi teronggok cantik bersebelahan dengan 200 SX. Ditanya kenapa, ternyata cuma masih menunggu suspensi yang lebih “serius”, karena selama ini masih menggunakan suspensi seadanya yang memiliki performa dan durability seadanya juga. “di SS awal kita bisa bersaing dengan pembalap-pembalap senior dengan catatan waktu yang tidak terlalu jauh, tapi itu gak bertahan lama. Dan di SS terakhir kita sudah tertinggal jauh. Kenapa? Ya karena suspensi kita yang seadanya ini”
Dalam target kedepan tahun ini, Demas belum mau muluk-muluk dulu. Dia masih butuh belajar banyak di balapan speed offroad ini, tapi prinsip Demas disetiap balapan dia akan selalu berusaha maksimal.
Kemudian untuk drift-nya, Demas juga berusaha ikut membangun olah raga otomotif yang tergolong baru ini. Dan di slalom dia bakal hajar habis-habisan dengan tim barunya, Bontang Slalom Team.
Dan di akhir perbincangan, baru sadar kalau di bengkel ini ada sebuah datsun keluaran tahun 70an yang di engine bay-nya nyemplung mesin SR20 Yang nantinya juga akan ditemani turbo.
Yah begitulah Demas dengan bengkelnya. Dan hampir semua mobil yang dia kendarai merupakan hasil karya dari bengkelnya sendiri Dem’s Auto Technic.










