Pangsa pasar otomotif saat ini memang masih dikuasai oleh mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV). Bukan tanpa alasan, kenapa MPV lebih digemari oleh masyarakat Indonesia. Dengan kemampuan dapat memuat penumpang lebih banyak tentu menjadi alasan utama karena budaya masyarakat masih cenderung ingin efisien.
Hal ini yang membuat Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) menggelar diskusi ‘Peluang dan Tantangan model MPV di 2017’ di Indonesia pada 23 Maret 2017 di Tartine FX Sudirman. Dalam diskusi ini, Sekretaris Jenderal GAIKINDO, Kukuh Kumara, Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) dan pemerhati otomotif, Yannes Martinus, juga wartawan senior, Soni Riharto hadir sebagai pembicara.
MPV saat ini menguasai pangsa pasar mencapai 40% yang disebabkan kemampuan mobil ini dapat memuat banyak orang maupun barang dengan konsumsi bahan bakar tergolong irit. Walau saat ini MPV mendapat saingan dari Low Cost Green Car (LCGC) yang diperkirakan akan hadir dalam varian 7-seater.
Namun Dr Yannes Martinus – pakar Desain Otomotif Nasional mengatakan,”Prediksi saya, MPV akan masih tetap menjadi idola hingga 2015 karena seiring perkembangan akan ada perubahan pada disain sehingga membuat mobil keluarga yang elegan dan stylish.”
Dalam diskusi ‘Peluang dan Tantangan Model MPV di 2017’, seluruh pembicara pun sepakat akan MPV masih digemari di Indonesia sesuai dengan data.


