Connect with us

Rally

Fadil Wijaya Tetap Berjuang Meski Mobil Belum Sempurna

Fadil Wijaya - 368 Motorsport
Honda Brio Fadil Wijaya belum rampung 100 persen (Foto: Anggi Pratama)

SEMARANG – Bertarung di Kelas F.2 Kejurnas Sprint Rally Semarang yang dipenuhi 36 pereli menjadi tantangan tersendiri bagi Fadil Wijaya. Terlebih kondisi Honda Brio berkelir merah ini belum 100 persen pulih pasca mengalami insiden pada seri kedua Kejurnas Sprint Rally di Bandung, Jawa Barat, yang dilangsungkan awal Mei 2025 lalu.

Kendati dihadapkan dengan kondisi tersebut, pereli asal Samarinda, Kalimantan Timur, enggan menyerah pada keadaan. Ia tetap menggeber mobil relinya semaksimal mungkin guna mendapatkan catatan waktu terbaik dan masuk dalam posisi lima besar di kelas.

Bicara persiapannya, tim Whooosah Motorsport di bawah komando Arce Meyer hanya memiliki waktu kurang lebih dua pekan untuk mempersiapkan kembali Honda Brio tersebut. Pengerjaan yang dilakukan pun bisa dikatakan meliputi seluruh aspek mobil, mulai dari bagian luar, mesin hingga sektor kaki-kaki. Alhasil, dengan waktu yang mendesak workshop tersebut berhasil melakukan pengerjaan.

Fadil Wijaya - 368 Motorsport

Fadil Wijaya (kiri) dan Awang Dedy (kanan)

 

“Jadi jujur saja, bicara persiapan untuk seri Semarang ini sangat mepet sekali. Pasca crash di Bandung, kita hanya punya waktu 2 minggu dan minggu pertama kita fokus diperbaikan bodi mobil, jadi semua kita beli baru seperti kaca depan, lampu depan, bumper, lampu belakang, semua kita ganti. Kemudian minggu keduanya om Arce fokus pada penyetelan mesin dan kaki-kaki,” ujar Fadil, dalam wawancara bersama FastnLow.

Kendati kondisi mobil telah diperbaiki, tetapi lintasan gravel yang kini menjadi tempat peraduan para pereli menjadi fokus baru bagi Fadil. Sebab, menurut pengakuan pereli kelahiran 22 Agustus ia sudah lama tidak berjibaku di atas lintasan tanah. Dengan begitu, pada special stage (SS) pertama ia fokuskan untuk melakukan adaptasi bagaimana menerapkan strategi menyerang.

“Pada shakedown itu kan hanya sebagian kecil dari lintasan yang kita gunakan, jadi kita tidak bisa maksimal untuk melakukan penyetelan di sektor kaki-kaki. Jadi pada SS1 saya masih mencari settingan dan mencari feeling mobil terhadap lintasan. Hasilnya pada SS1 saya hanya kalah 2 detik dari yang di atas, dan menurut saya ini masih bisa dikejar pada SS berikutnya,” jelas pereli 368 Motorsport.

Fadil Wijaya - 368 Motorsport

Fadil Wijaya tampil dengan impresif dengan Honda Brio (Foto: Anggi Pratama)

 

Namun sayang, pada saat SS2 dengan kondisi mobil yang sudah lebih proper ia justru terlena karena bermain terlalu landai. Dampaknya, setelah menyelesaikan SS tersebut waktu yang ditorehkan justru lebih lambat dan terpaut 8 detik. Hal ini yang menurutnya menjadi momen titik balik dirinya untuk bisa tampil lebih beringas di SS3 dan SS4 guna mengamankan posisi.

“Melihat kondisi tersebut saya harus menebusnya di SS3 dan SS4. Hal ini yang membuat saya bersemangat karena ingat pesan dari Ayah saya, Sandy Wijaya. Beliau yang selalu menyemangati saya dan memberikan motivasi untuk bisa semangat menyelesaikan perlombaan dengan hasil maksimal,” sambung Fadil.

Fadil Wijaya - 368 Motorsport

Sektor kaki-kaki jadi fokus Fadil Wijaya (Foto: Anggi Pratama)

 

Bicara perolehan waktunya, Fadil Wijaya yang berpasangan dengan Awang Dedy berhasil mengumpulkan total waktu 17 menit 17,8 detik selama 4 SS berlangsung. Pada SS1, catatan waktunya 4 menit 23,4 detik. Berlanjut di SS2, catatan waktunya lebih lambat yakni 4 menit 26,1 detik. Sedangkan pada SS3 dan SS4, catatan waktunya terus membaik dengan perolehan 4 menit 11,7 detik dan 4 menit 16,6 detik.

“Kalau saya rasa, karena mobil itu juga belum 100 persen dan harus beradaptasi dengan kondisi mobil serta lintasan baru, saya rasa hasil di podium keempat ini sudah menjadi hal yang maksimal. Kita tahu bahwa kondisi lintasan ini high speed namun tricky dan intinya perolehan ini sudah sangat baik untuk saya,” pungkas Fadil. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect