Connect with us

Cars

Jeep Wrangler JL 2019: Menghadirkan 3 Pilihan Mesin dan 2 Sistem 4WD

Setelah beberapa waktu lalu kita mengulas tentang kehadiran Jeep Scrambler, kini disusul dengan kemunculan Jeep Wrangler JL 2019. Wrangler JL sebagai generasi Wrangler JK ini telah dipamerkan pada ajang LA Motor Show. Bahkan sebelum produksi Jeep Wrangler JK resmi dihentikan pada April lalu, kabar Wrangler generasu keempat ini santer terdengar sejak tahun lalu.

Kesuksesan Wrangler JK selama 12 tahun memang patut diacungi jempol. Salah satu buktinya, kendaraan ini ‘ngetren’ dikalangan pecinta offroad di Indonesia.

Menurut kabar Wrangler JL juga akan dirilis di Inggris pada November nanti, dimana akan menjadi petunjuk apakah kendaraan ini akan mengacu sistem setir kanan seperti layaknya di Australia dan beberapa negara lainnya yang tergabung di ASEAN. Pihak Jeep pun enggan memberi klu hingga menjelang rilis nanti.

Namun secara resmi, Jeep mengatakan bahwa Wrangler JL untuk pasar di Inggris akan ada 3 pilihan mesin dan 2 sistem 4×4. Ini terdiri dari dua mesin berbahan bakar bensin dan turbo diesel yang masing-masing akan dikawinkan secara khusus ke transmisi otomatis 8-speed, sama halnya untuk pasaran Eropa. Jenis mesin tersebut adalah turbo-diesel Multijet II 2.2 L, mesin bensin 2.0 L 4-silinder dan 3.6 L Pentastar V6. Meski belum pasti, rumornya akan tersedia mesin berspesifikasi hybrid 2.0 L.

Mesin turbo-diesel Multijet II 2.2 L juga ditemukan pada Jeep Cherokee yang menghasilkan tenaga 150kW pada 3500rpm dan 450Nm pada 2000rpm, mesin ini memenuhi standar emisi EU6. Untuk mesin 4 silinder 2.0 L mampu mencapai 203kW pada 5250rpm dan 400Nm pada 3000rpm. Sementara kapabilitas mesin Pentastar yang sudah terbukti, menghasilkan output yang sedikit lebih tinggi dengan tenaga 212kW pada 6400rpm dan 347Nm pada 4100rpm.

Kedua mesin bensin tersebut dilengkapi dengan teknologi stop-start untuk meningkatkan efisiensi dijalur aspal. Akan tetapi Jeep belum mengumumkan secara pasti angka konsumsi BBM.

Untuk pasar di Eropa, Wrangler generasi keempat ini memiliki 3 level trim yang berbeda, diantaranya Sport, Sahara dan Rubicon. Semua tersedia dalam model dua pintu dan empat pintu.

Sementara itu menurut kabar yang tersiar, di Australia hanya akan beredar mesin turbo diesel 2.2 L dan 3.6 L V6. Dan tampaknya, tidak akan ada transmisi manual seperti yang sudah dilakukan sebelumnya pada Wrangler generasi ketiga untuk pasaran Australia. Pihak Jeep Aussy secara tegas menolak memberi bocoran sebelum rilis resmi. Sedangkan pasar Timur Tengah dan Afrika akan mendapatkan mesin 3.6 L Pentastar V6.

Sistem penggerak 4WD pada Wrangler JL ini standar menggunakan Sistem Command-Trac pada semua model, sebaliknya sistem Rock-Trac berlaku pada model Rubicon. Sistem part-time 4×4 menawarkan rear-wheel drive, high-range and low-range four-wheel drive. Low-range gear berlaku pada tipe diesel untuk pertama kalinya.

Jeep mengklaim Wrangler JL lebih piawai dijalur offroad, dengan peningkatan dibeberapa poin seperti sudut break-over, rasio gear yang tadinya 59:1 menjadi 77:1. Mereka pun menyatakan bahwa desain dan spesifikasi model Rubicon lebih dipersiapkan dijalur offroad, pula dilengkapi dengan ban ukuran 32 inci.

Kuda besi asal Amerika ini mampu menerjang air hingga kedalaman 30 inch atau sekitar 76 cm, tidak berubah seperti Wrangler sebelumnya. Sementara kapasitas rem saat digunakan untuk towing tidak akan berpengaruh hingga 2300kg.

Wrangler JL tetap konsisten menggunakan sasis ladder-frame dan suspensi live-axle yang dipercaya tahan terhadap beban berat. Jika sebelumnya menggunakan sistem steering hidrolik, kini mengalami upgrade ke elektro-hidrolik. Radius putar model Ultimate telah berkurang dari 13,1 m menjadi 12,4 m, sementara untuk model 3 pintu masih sama sekitar 10,5 m

Sama seperti sebelumnya, Wrangler JL menawarkan 2 hard-top dan 2 soft-top, termasuk menambahkan fitur Power-Top hanya dengan menekan satu tombol. Jeep mengatakan bahwa Wrangler terbaru ini lebih user-friendly saat mengganti atap dan kaca depan yang didesain dengan empat baut.

Desain interior mengalami perubahan demi kenyamanan penumpang, misalnya ruang penumpang dikursi belakang dibuat lebih longgar. Dan yang paling disorot perubahan yang signifikan pada nuansa dashboard yang memadukan teknologi digital, Wrangler JL sama sekali mengalami penyegaran.

 

 

Infotainment digenapi dengan layar sentuh Uconnect untuk pertama kalinya, dan mampu berintegrasi dengan Apple CarPlay termasuk smartphone Android. Layar sistem navigasi juga ditambahkan, yang diapit instrumen speedometer dan RPM.

Jeep menegaskan bahwa ada lebih dari 75 fitur safety aktif maupun pasif yang tersedia pada generasi keempat ini, termasuk sistem pemantau blind-spot, deteksi lintas jalur belakang, kamera reverse dengan dynamic gridline, kontrol stabilitas elektrik atau ESC dengan mitigasi elektronik dan empat airbags.

Merek aftermarket dari Mopar juga akan menawarkan lebih dari 200 aksesoris untuk Wrangler JL, dimana 113 jenis lainnya diperuntukkan untuk pasar Australia.

Penampilan Wrangler JL ini memang memikat ya guys! Dengan melihat animo yang terjadi dikalangan pecinta offroad disini, sepertinya bakalan banyak yang ‘ngincer’ Wrangler JL ini.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect