Kabar gembira, Jaguar Land Rover (JLR) mengonfirmasikan kembalinya Defender model terbaru ‘layak dikonsumsi’ di AS dan Kanada pada tahun 2020. Sesuai janjinya, semua akan tersingkap pada tahun 2019, sebagai teaser telah beredar foto Defender dengan latar belakang kota New York. Tampaknya JLR menunjukkan gelagat bahwa Defender akan dipamerkan di New York International Auto Show pada bulan April 2019.

Menurut JLR, Defender telah menyelesaikan pengujian dalam berbagai kondisi tanpa terlepas dari bungkus kamuflase. Bahkan Land Rover mengklaim Defender telah diuji di suhu berkisar antara -40 derajat hingga 120 derajat Fahrenheit, pula lolos dari uji ketinggian lebih dari 13.000 kaki.

Jika berbicara soal Defender terbaru, tentu saja mengingatkan kembali deretan panjang Land Rover Series, lahir dari Seri I 1948. Seri I digantikan oleh Seri II tahun 1958, kemudian tergantikan oleh sang penerus, Seri III tahun 1971. Mulai masuk ke era modern muncul Land Rover Ninety dan One Ten, lalu mengusung nama Defender pada tahun 1991. Masa produksi Defender tergolong bertahan lama hingga 2016.

Merunut kembali jejak Land Rover di AS, tercatat Series hanya bertahan selama beberapa tahun dan penjualan di negeri Paman Sam berakhir tahun 1974, lalu dilanjutkan kembali tahun 1993. Sementara di Amerika Utara, Defender hanya bertahan hingga 1997 terkait airbag federal dan undang-undang perlindungan, dimana dalam hal ini Land Rover tidak memperbarui Defender sesuai standar AS tahun 1998. Penjualan pun semakin merosot tajam.

Defender model 2020 mewakili desain ulang paling komplit dalam sejarah Land Rover Series. Model Seri I, II, dan III boleh dibilang identik dalam banyak hal, dan bahkan Defender generasi pertama yang direvisi secara menyeluruh tetap mengacu pada model pendahulunya.

Akan tetapi Defender 2020 semuanya serba baru, menerima gaya interior dan eksterior anyar yang sepenuhnya direvisi total. Sebut saja fitur modern driver-assistance, dan yang paling signifikan adalah hardware offroad dan sistem komputerisasi dari Land Rover. Defender juga menampilkan suspensi independen di keempat sudut.

Adapun demikian, disisi lain seperti ada yang hilang dari jiwa Defender pendahulunya. Misalnya saja, Defender terbaru tidak menawarkan atap yang dapat dilepas atau jendela safari yang menghiasi sudut-sudut atap dimana menjadi identitas Defender. Kap mesin bergaya clamshell milik Range Rover juga tampak menggantikan kap Defender yang lama.

Sekilas Defender 2020 mengingatkan kita pada Land Rover Discovery LR3 dan LR4, desain yang dituangkan pada Defender terbaru justru sama sekali meninggalkan keotentikan Defender yang legendaris. Akan tetapi perlu digaris bawahi bahwa analisa sementara ini dalam konteks kondisi terbungkus kamuflase, semoga sejumlah identitas Defender lawas masih dipertahankan.

Terlepas dari semua itu, mungkin pecinta Defender bakalan sedikit syok lantaran kabarnya Defender terbaru masuk dalam jajaran SUV mewah seperti Mercedes Benz G-Class dan Jeep Wrangler Unlimited yang dipatok mulai dari harga sekitar $ 60.000 untuk model base dan $ 80.000 atau lebih dengan opsi tambahan.

