Connect with us

Drag Race

Kuantitas VS Kualitas Dragrace Indonesia

Seringnya kejuaraan Dragrace di Indonesia tidak perlu dipungkiri lagi. Hampir disetiap daerah, setiap bulannya ada saja kejuaraan resmi Dragrace yang diadakan. Dan hampir bisa dipastikan event dragrace selalu ramai dengan para peserta dan penonton, walaupun para penontonnya kebanyakan dari warga sekitar.

DSC_0727

Jelas saja balap adu kecepatan lurus ini banyak peminatnya. Mobil standart yang baru keluar dari pabrik saja sudah bisa ikut serta dalam balapan Dragrace di kelas Bracket. Hanya bermodal KIS (Kartu Ijin Start) dari IMI dengan harga berkisaran Rp 150.000 – Rp 200.000 pertahun. Namun bagi yang belum punya ataupun masa berlakunya sudah habis bisa langsung “tembak” ditempat saat pendaftaran, tapi itu belum termasuk biaya pendaftaran yang rata-rata sekitar Rp 500.000 – Rp 550.000. Mudah bukan?

DSC_0601

Ramainya Dragrace Indonesia ini memang karena cukup mudah juga untuk membuat sebuah mobil Dragrace kelas bracket. Dimana biasanya hanya bermodal setting exhaust system dan porting polish head mesin. Atau sekedar mengganti final gear transmisi. Dengan asumsi nantinya mobil bisa mudah dikembalikan standart atau tidak ketahuan orang tua nya kalau mobilnya di buat balapan (note: masih banyak yang diam-diam turun balapan).

DSC_0613

Tapi jangan dikira balap Dragrace adalah balapan yang gampang. Balapan ini adalah balapan ketepatan. Mulai dari harus tepat memilih ban, tekanan ban yang sesuai dengan tenaga mesin dan karakter aspal. Ketepatan persiapan start yang biasanya disesuai dengan putaran mesin (RPM) agar tidak terlalu spin out atau malah tenaga mobil yang telat naik, ketepatan melihat lampu start (chrismas tree) dan ketepatan pergantian gigi. Cukup rumit bagi pemula yang tidak mengetahui karakter mobilnya.

DSC_0711

Tapi sayangnya event-event Dragrace Indonesia terkesan asal-asalan (kecuali Sentul). Asal ketemu lintasan aspal lurus yang bisa untuk start dua mobil sejajar sudah bisa menjadi arena balap resmi Dragrace. Padahal dibeberapa event sering ditemukan jalur yang bergelombang, aspal yang licin atau relatif berpasir, jalur yang menurun bahkan aspal yang berlubang. Rasanya kalimat “safety first” sudah berubah arti.

DSC_0719

Belum lagi dengan keamanan para penonton yang biasanya hanya dibatasi pagar besi yang biasanya diperuntukkan untuk konser dan karung-karung berisikan gabah.

DSC_0605

Sebetulnya kalau event-event Dragrace di Indonesia ini dapat di fasilitasi dan digarap dengan baik hampir bisa dipastikan bakal menjadi ajang otomotif yang bergengsi. Peminat banyak, penonton banyak, perijinan dan pendaftaran untuk start mudah, kurang apa?

Mari kita membangun dunia otomotif Indoensia yang berkualitas.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect