Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Cars

Mau Beli Bullbar? Baca Dulu Panduan Ini

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Anda tentu tak asing dengan aksesoris satu ini, biasanya bertengger pada bagian depan kendaraan yang memiliki kebutuhan khusus untuk keperluan offroad, perkebunan dan pertambangan. Namun seiring berkembangnya waktu, penggunaan bullbar justru marak untuk mobil harian di jalur perkotaan. Hal ini pun menuai kontroversi, meski sekedar untuk tampilan pada mobil harian, bullbar justru dapat membahayakan pemiliknya maupun pengguna jalan lainnya. Tetapi soal ini, kita akan membahas nanti di artikel selanjutnya.

Yaps, sesuai fungsinya, bullbar ditujukkan untuk mobil di area gravel atau offroad karena harus melintasi kondisi jalan yang tidak menentu. Bullbar yang berkualitas akan menyerap benturan mayor dan melindungi bagian-bagian mobil yang vital seperti mesin, roda depan, radiator dan sistem pendingin. Piranti ini juga memberi perlindungan secara optimal dari serangan hewan besar seperti banteng, sapi, dan sejenisnya yang berkeliaran bebas serta melindungi dari semak belukar ketika berada di jalur hutan yang sulit dijangkau. Merek aftermarket yang baik, biasanya akan melampirkan bullbar dengan basis kit aksesoris lainnya seperti winch, light bar, LED dan antena.

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Mengapa harus bullbar berkualitas baik?

Seringkali orang berpikir untuk membeli barang ‘kaleng-kaleng’ demi menghemat uang, disinilah letak kesalahannya. Ini mungkin akan menghemat puluhan ribu tetapi hanya bisa digunakan dalam jangka pendek.

Yaps, bullbar murahan mungkin sekilas terlihat seperti barang asli, penampilan bisa saja menipu. Namun anda akan menemukan banyak perbedaan jika melihat lebih detail, karena penampilan luar akan terlihat serupa dengan bullbar yang berkualitas tinggi. Salah satu hal terpenting adalah bagaimana perangkat ini terpasang ke sasis, dan apakah airbag masih akan menyebar dengan kecepatan yang sama.

“Kami melakukan banyak pengujian untuk memastikan bahwa karakteristik tingkat kecelakaan kendaraan tidak terpengaruh dengan adanya bullbar di bagian depan, jadi ada banyak proses pembuatan yang harus kami lalui hingga menghasilkan produk yang baik,” ucap Steve Sampson, Product Manager ARB.

Kualitas produk dari bullbar murahan akan teruji jika mobil mengalami kecelakaan. Jelas, bullbar tidak dapat melakukan tugas dengan semestinya. “Jika bullbar yang terpasang di sasis hanya mengacu soal harga, sebagai lawan dari poin fungsi, maka disitulah masalahnya dimulai,” lanjut Steve.

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Seperti halnya bullbar bikinan Opposite Lock (OL), Adam O’Sullivan selaku manager umum, setuju, “Sebelum produk kami dirilis ke publik, pertama-tama harus melewati serangkaian proses yang kompleks, dari desain, membangun, pengujian, keselamatan, dan fase produksi. Faktanya, masih banyak bullbar berkualitas rendah di pasaran, termasuk fakta bahwa perangkat dan aksesoris lainya yang tidak memenuhi standar ADR.”

Direktur produk Ironman 4×4, Adam Craze, menegaskan kembali poin itu, “Kami memastikan uji komponen keselamatan di Australia dan memastikan produk bekerja dengan semestinya saat digunakan. Kami menggunakan bahan dan peralatan terbaik untuk membuat bullbars dan tidak ada jalan pintas untuk sebuah proses.”

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Tak terkecuali pabrikan aksesoris aftermarket, TJM, yang bermarkas di Australia dalam merancang dan membuat sistem perlindungan kendaraan sejak 1973. “Jika bullbar tidak mematuhi ADR yang relevan atau belum teruji untuk kompatibel dengan airbag pada kendaraan, keselamatan semua penghuni berisiko tinggi karena kemungkinan airbag tidak aktif saat diperlukan. Desain yang benar dan sistem perlindungan frontal yang teruji memastikan airbag tetap aktif jika terjadi kecelakaan,” jelas Albert Swanepoel, Manajer TJM.

Albert menambahkan bahwa desain dan atau sistem pemasangan (mounting) yang buruk tidak akan mampu mengakomodir beban winch dengan baik dan menyebabkan kerusakan pada bullbar atau kendaraan — pula diakibatkan karena kurangnya jarak yang ideal antara bullbar dan kendaraan. Ini adalah salah satu dari banyaknya kasus yang muncul.

Bullbar TJM diuji dan terbukti mampu menahan lebih dari beban yang wajar selama winch beroperasi, dengan sistem pemasangan beban hingga 12.000 lbs atau 5445 kg. Pada dasarnya, bullbar yang mumpuni akan menahan dampak tabrakan dengan 100 kg hewan.

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Penggunaan bullbar

Setelah mengetahui pentingnya menggunakan bullbar berkualitas baik, kini saatnya anda memutuskan jenis bullbar yang anda butuhkan. Seberapa perlukah anda mengganti bumper orisinil dengan bullbar? Apakah anda mencari bullbar bergaya tubular atau kompetisi? Apakah nantinya anda akan menggunakan winch dan dudukkan untuk lampu tambahan dan antena? Dan yang terpenting, apakah harus memenuhi standar ADR dan airbag?

Terlepas dari semua itu, penting untuk dipertimbangkan tujuan penggunaan mobil 4×4 anda — sebagai mobil offroad, ekspedisi atau overland. “Karena itu akan bergantung pada tingkat perlindungan, fungsionalitas dan daya tarik estetika yang dicari pelanggan. Bullbar model Summit dan Deluxe adalah pilihan populer bagi mereka yang menginginkan perlindungan premium dan fungsionalitas, memiliki fitur jacking-points yang terintegrasi dan titik pemasangan untuk aksesoris lain. Kami juga memproduksi sejumlah model lain berdasarkan preferensi estetika dan anggaran,” jelas Alex Surwillo, dari tim pemasaran ARB.

Jadi tidak ada gunanya memilih bullbar full-hoop jika anda tidak aktif dalam berkegiatan offroad, tetapi single-hoop akan lebih tepat bagi anda yang menyukai jalur pedesaan. Jika approach and departure angles menjadi prioritas dari proteksi, maka model tub (tabung) yang ringan dan simpel harus berada di daftar teratas.

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Material bullbar

Penggunaan kendaraan sama halnya dalam menentukan bullbar berbahan besi, alloy atau plastik. Setiap bahan memiliki kelebihan dan kekurangan, dan masing-masing bahan disesuaikan dengan tujuan yang berbeda.

“Bullbar berbahan alloy tentu saja lebih ringan, berarti kecil kemungkinan anda tidak perlu upgrade suspensi. Hanya saja alloy perlu perawatan ekstra agar tetap terlihat mengkilap. Sementara bahan besi lebih berat, anda harus mempertimbangkan bobot bullbar saat menghitung GVM mobil anda. Adanya berat tambahan, mungkin anda juga perlu upgrade suspensi saat memasang bullbar. Bullbar besi memang lebih berat namun memiliki sifat melentur karena konstruksinya,” jelas Adam O’Sullivan dari Opposite Lock.

Adam Craze menambahkan, “Bullbar alloy tidak mudah berkarat sehingga sangat cocok untuk kendaraan pantai. Di sisi lain, bullbar besi menawarkan perlindungan yang lebih baik, platform yang lebih kuat untuk aksesoris serta lebih mudah diproduksi dan diperbaiki. Tetapi jangan tertipu karena alloy lebih ringan berarti lebih rapuh, sebagaimana jaman modern, bullbar alloy semakin berkualitas baik, tangguh dan tahan lama.”

“Bullbar besi dibangun berdasarkan konsep kekuatan dan fungsi, dengan persepsi lama bahwa alloy dibuat karena tampilannya yang mengkilap dan perlindungan yang ringan. Tetapi kini, mutu alloy semakin mumpuni, kami dapat mendesain bullbar alloy dengan sifat kekuatan yang hampir selevel dengan besi, bahkan menghemat berat sekitar 30 persen,” imbuh Craze.

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

East Coast Bullbars (ECB) yang berbasis di Queensland, merupakan spesialis dalam sistem perlindungan frontal berbahan alloy khusus kendaraan produksi tahun 1980-2017. ECB sendiri telah berdiri sejak tahun 1971, menjadikannya produsen bullbar tertua di Australia.

“ECB 100 persen buatan Australia, DNA kami adalah membuat produk berkualitas tinggi yang menawarkan kekuatan superior walaupun memiliki setengah dari berat bullbar besi. Produk kami tidak berpengaruh pada penggunaan bahan bakar, keausan ban atau bagian umum lainnya dari kendaraan,” ujar Gaven Paterson. Berat rata-rata dari bullbar ECB adalah 35 kg, sementara bullbar besi setidaknya memiliki bobot 80 kg.

Sementara itu, sebagian besar bullbar lansiran ARB adalah besi. “Kami memiliki sekitar 10 kendaraan yang menggunakan bullbar alloy, tetapi bullbar besi kami mencakup ratusan kendaraan,” cetus Steve Sampson. Ia mengakui, bagaimanapun tren bullbar alloy sedang tumbuh, yang jelas harga menjadi hambatannya. Yaps, harga bahan alloy lebih mahal ketimbang besi.

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Pabrikan EFS juga meneliti, mengembangkan, mendesain, dan menguji berbagai bullbar besi premium Adventure Series. Menurut James Don, manajer cabang EFS, menegaskan bahwa bahan besi lebih kuat dan cocok untuk pekerjaan berat. Bullbar EFS terbuat dari besi tub 63 mm dan kompatibel dengan winch, yang tersedia untuk Ranger, Colorado, Hilux, Land Cruiser, D40 dan Triton. “Produk kami memenuhi standar ADR 69 dan regulasi safety airbag,” saut James

Sebagai alternatif, ARB menawarkan SmartBar, bullbar ringan yang terbuat dari polyethylene yang dicetak. “Sifat ringan dari polimer dan konstruksi berlubang akibat proses pembuatan cetakan rotasi meminimalkan berat yang ditambahkan ke kendaraan saat dipasang, mengurangi efek Vehicle Frontal Protection System (VFPS) terhadap GVM, yang pada gilirannya memiliki efek positif jangka panjang terkait konsumsi bahan bakar, keausan ban dan komponen suspensi,” jelas Kevin Baker, General Manager SmartBar.

Mau Beli Bullbar Baca Dulu Panduan Ini

Yaps, SmartBar tak hanya ramah di kantong pelanggan tetapi juga lingkungan. “SmartBar memiliki sifat yang digambarkan sebagai ‘muscle memory’ dan pada dasarnya dapat kembali ke bentuk aslinya setelah benturan,” sautnya. Saat terjadi benturan, SmartBar dapat mengkompres hingga 85 persen dari kedalamannya, dan kemudian kembali ke 95 persen dari bentuk aslinya dalam beberapa menit. SmartBar menawarkan perlindungan bagi penghuni kendaraan dan pejalan kaki yang tak tertandingi, serta telah diuji secara independen dengan standar ADR. Terbatas pada aksesoris tertentu yang dapat dipasang sebagai kelemahan dari SmartBar.

 

By: Lie

 

 

 

Comments

Bergabung dengan Team Baru, Gibran Semakin Menorehkan Prestasi

Karting

GR Yaris, Mobil Andalan Toyota Untuk Menangkan Ajang World Rally Championship Segera Hadir di Indonesia

Cars

Kembalinya Kejurnas Gokart di New Normal

Karting

Putaran Pertama ISSOM 2021 Hadirkan Rivalitas Dua Tim Pabrikan dan Sedikit Kejutan Lainnya.

Race event

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect