Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Engine

Mesin Ford Terbaru 7.3-liter V8, Tingkatkan Performa dan Kapabilitas

Debut perdana F-Series Heavy Duty (HD) 2020 telah dipamerkan di Chicago Auto Show sekitar seminggu lalu, yang juga memperkenalkan jantung terbarunya 7.3-liter naturally aspirated V8 bertenaga bensin. Meskipun belum diungkapkan secara resmi angka efisiensi, performa, dan tenaga, tetapi Ford berharap menjadi V8 paling ganas di kelasnya.

Sebelum lebih jauh mengenal mesin terbarunya, kehadiran mesin ini menyebabkan spekulasi bermunculan yakni apakah mesin 7.3-liter V8 fit jika dibenamkan pada Ford F-150 dan Mustang? Secara teknis mungkin terjadi tetapi masuk akal nggak?

Seorang juru bicara Ford, Mike Levine berkomentar, “V8 terbaru adalah mesin truk sejati dengan blok besi, menggunakan blok cam-an, arsitektur katup overhead menggunakan crankshaft baja yang ditempa, dimana menjadi powertrain yang dirancang khusus untuk truk heavy duty.”

Kesimpulannya, mesin ini terlalu berat untuk Mustang dan tentunya akan mempengaruhi keseimbangan berat kendaraan. Jadi dapat dipastikan bahwa Ford tidak akan pernah mengaplikasikannya pda mobil sport. Tetapi bukan berarti perusahaan tuning nantinya tidak akan bereksperimen, kita lihat saja di ajang SEMA selanjutnya.

Sementara V8 terbaru tampaknya tidak mungkin tertanam dibalik kap mesin F-150 karena dua alasan. Pertama mesin V8 bukanlah segmen untuk model F-150, dan kedua, F-150 tengah mengikuti tren perampingan. Jadi sangat tidak mungkin Ford akan melawan arus.

 

Lantas apa sih yang spesial dari 7.3-liter naturally aspirated V8?

Mesin 7.3-liter V8 menghasilkan performa tinggi yang dibungkus dalam paket compact. Berdasarkan pengalaman selama puluhan tahun, mesin komersial ini diharapkan menjadi mesin bensin V8 paling powerful di kelasnya. Ford mengklaim mesin terbarunya menyodorkan durabilitas, perawatan mudah, kemampuan towing serta muatan yang diinginkan para pelanggan.

Sesuai kutipan tadi, mesin ini menggunakan blok cam-an baru serta sejumlah upgrade lainnya. Selain itu, port injeksi dengan timing variabel-valve mengoptimalkan intake dan exhaust untuk menyesuaikan kinerja dengan beban kerja. Oli jets bertugas mendinginkan piston saat kendaraan bermuatan berat.

Sebagai catatan, kehadiran 7.3-liter V8 merupakan alternatif pilihan mesin bensin dengan 6.2-liter V8 dari Super Duty. Untuk pilihan tenaga diesel masih bertahan dengan generasi ketiga yakni 6.7-liter Power Stroke V8 yang telah diupgrade menjadi lebih bertenaga dan memiliki torsi lebih besar.

Mesin 7.3-liter V8 akan dikawinkan dengan transmisi otomatis TorqShift 10-percepatan. Transmisi yang sama juga disematkan pada mesin 6.7-liter Power Stroke dimana sekarang menggunakan sistem injeksi bahan bakar baru. Bagaimanapun Ford adalah satu-satunya pabrikan yang mendesain dan membuat semua mesin heavy duty beserta kombinasi transmisi, yang memastikan powertrain bekerja dengan baik terhadap komponen sasis dan kalibrasi kendaraan.

Btw, transmisi 10-percepatan ini sebenarnya sangat mirip dengan girbok yang saat ini disematkan pada Mustang lho.

Comments

Susunan Pengurus IMI Pusat di Bawah Kepemimpinan Bambang Soesatyo Untuk Periode 2021-2024

News

Pelopor Tradisi Baru, IIMS Virtual Jadi Awal Gebrakan Dyandra

Exhibition

MMKSI Luncurkan New Pajero Sport Untuk Pasar Indonesia 

Cars

Fase Pertama Rangkaian IIMS Digelar, IIMS Virtual 2021 X Shopee Resmi Dibuka

Exhibition

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect