Connect with us

Did You Know?

Metamorfosa HRVRT Dari Road Race Hingga Terjun Di Sprint Rally

HRVRT BGM-HBM bisa dibilang tim ini mulai melejit tahun 2000an dibidang empat roda. Metamorfosa tim HRVRT sangat dinamis hingga tahun ini mulai ‘nyasar’ di Sprint Rally. Apakah kalian ada yang tahu fakta dibalik lahirnya HRVRT? Siapa sangka para pembalap HRVRT ini lahir didunia dua roda! HRVRT memang tak bisa lepas dari hasil kesuksesan Haji Rihan.

HRVRT merupakan singkatan dari Haji Rihan Variza Racing Team, dari namanya saja terlihat bahwa tim ini dibawah naungan H.M. Rihan Variza dimana tim ini berasal dari Binuang, Kalimantan Selatan. Sementara BGM-HBM merupakan sponsor utama HRVRT, BGM adalah Batu Gunung Mulia dan HBM ialah Harapan Binuang Muda.

Sponsor ini tak pernah lepas dari HRVRT karena perusahaan tersebut juga milik pria yang akrab disapa H. Rihan. Tim ini tak luput dari sokongan dana ayah dari H.Rihan Vareza sendiri yaitu H.Zaini.

Tahun 1990an, pertama turun dicabang cross dan grastrack akan tetapi belum membawa bendera HRVRT. Kala itu tim cross dibawah komando Haji Muhammad Hatta (Haji Ciut) dimana sosok ini merupakan ayah dari sang pembalap H.M.Prayoga.

H.Rihan yang waktu itu masih kecil hanya sekedar suka nonton balap. “Mulai kelas 5 SD ikut grastrack dan balapan dengan motor paman Ciut, sampai disekolahkan khusus balap motorcross asuhan Endy WS di Jogja. Akhirnya bisa juara grastrack sampai motorcross SE80cc”, cetus H.Rihan.

Tahun 2002, H Rihan mulai turun dibalap aspal road race, disitulah awal mula lahirnya nama HRVRT BGM HBM. Waktu bergulir sampai 2009 dan Haji Rihan memutuskan ‘pensiun’ dari balap road race yang kemudian diregenerasi oleh adik dan sepupunya, Haji Yudha dan Ricky. Meski ditinggalkan, nama HRVRT masih menempel di tim road race.

Tahun 2009 sampai 2013 sebagai gantinya H.Rihan mengikuti kejuaraan slalom dibawah bendera HRVRT. Skill dan keuletan H.Rihan kian menggeliat dengan mendapat prestasi sebagai tim terbaik se-Indonesia kala itu. Keren ya guys!

Tahun 2014 menjadi sebuah titik awal HRVRT berkecimpung di speed offroad, ditandai dengan Tb Adhi bergabung di tim ini. Alhasil HRVRT eksis sampai sekarang dengan segala prestasinya. Pada 2017 ’embel-embel’ BMB Motorsport (Binuang Mitra Bersama) disematkan pada tim HRVRT BGM-HBM. Meski demikian, tim ini sudah identik dengan HRVRT.

Tahun 2018, siapa menyangka tim ini mengembangkan sayapnya di Sprint Rally dimana HRVRT sudah mengikuti event Kejurnas selama dua putaran berturut-turut. Rally dibawah naungan bendera HRVRT sebenarnya sudah diwakili oleh H.A.Rizky Prayoga, hanya saja baru kali ini anggota tim lainnya ikut ‘terjerumus’ di dunia rally.

Gimana nih awalnya? Februari lalu diadakan rapat planning tahunan. “Kita dapat info speed offroad baru mulai Juli dan hanya 4 seri terus kita mau ngapain. Saya bilang ke Haji Rihan bahwa saya mungkin akan mengisi waktu dengan sprint rally atau rally. Akhirnya waktu itu diputuskan coba dulu Seri 1 di Sidrap”, ujar Tb Adhi. Dan hasilnya HRVRT memperoleh Juara 1.

“Intinya sih kita doyan ngebut aja, kalau nggak ada event mau ngapain dan bengkelnya juga memang bengkel balap. Ya udah kita ikutan diseri selanjutnya”, imbuh Tb Adhi. HRVRT meraih posisi ke-1 di Kejuaran Team dan Juara ke-3 kelas Overall pada Kejurnas Sprint Rally Seri 2 di Gresik. Leader HRVRT Time Rally dijalan kan oleh Hendra Raharja.

Mobil yang biasa dipakai di speed offroad juga digunakan di sprint rally, namun ada sedikit perubahan pada tunggangannya. “Khususnya ganti gear rasio final gear, lalu kita ganti rasio girbox juga. Sisanya ganti ban itu aja, nggak banyak perubahan’, ujar Tb Adhi.

Soal lintasan, para anggota HRVRT yang biasanya berlaga di cabang speed offroad nggak terlalu mengalami kesulitan hanya sedikit penyesuaian. Kalau soal fisik di dunia rally memang menguras tenaga ekstra, pasalnya dalam sehari bisa menempuh sampai 9 SS, sedangkan untuk sprint hampir sama seperti speed offroad.

“Kalau dirally treknya nggak bisa diakal kayak speed offroad karena bukan sirkuit yang double track. Kalau didouble trek biasanya lebih simpel belokannya, kalau di sprint tikungannya benar-benar okelah pasti ilmunya banyak bertambah”, imbuhnya.

Tb Adhi pun menambahkan bahwa Ia berharap di event sprint atau rally bisa seramai speed offroad, sebagai pembalap nasional harus mengambil peran di event. “Kita ini masih iseng-iseng berhadiah mengisi waktu luang sebelum event speed offroad mulai”, tutupnya.

Tahun 2018 merupakan formasi tim yang paling lengkap meski belum diresmikan komposisi pembalapnya. HRVRT menggunakan 4 kendaraan di cabang speed offroad, diantaranya Tubular V8, Tubular 2JZ, Cherokee dan Suzuki Vitara SWB. Sedangkan cabang rally ada Lancer Evolution X, Ford Fiesta R2 dan Cherokee.

BMB Motorsport – HRVRT BGM-HBM:
1. H. Rihan Variza/ Boy M
2. H.M. Prayoga/Avie
3. H. Prayudha/Rendy
4. D. Pohang/Onong
5. Tb Deyang/Doli
6. H. Adim/Achi
7. Fawas/Kiki Apeng
8. Tb Adhi/Adi Indiarto
9. Yudi Dakocan/Polo

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect