Mitsubishi Pajero Sport dikenal sebagai SUV tangguh dengan mesin yang bertenaga. Namun persaingan dikelas SUV semakin ketat, rival yang hadir dengan pilihan mesin bensin dan diesel cukup mengganggu eksistensi SUV andalan Mitsubishi ini. Untuk itu, varian mesin bensin diliuncurkan oleh Mitsubishi untuk merespon rivalnya dalam persaingan di kelas SUV. Tidak main-main, mesin V6 berkapasitas 2998 cc digunakan oleh Mitsubishi. Alhasil, tenaga maksimal yang dimiliki oleh mobil ini, yakni 220 daya kuda, merupakan tenaga terbesar di segmen SUV bensin. Di Thailand, sebenarnya ada dua pilihan varian mesin, yakni V6 dengan 2,4 liter dan V6 dengan 3,0 liter. Namun Mitsubishi Indonesia memilih mesin 3.0 dengan alasan keunggulan tenaga dibanding rival-rivalnya. Kehadiran model ini tentu memperluas lini produk Mistsubishi di Indonesia. Apa saja perbedaan versi bensin dan diesel di Mitsubishi Pajero Sport? Yuk kita cari tahu.
Basis bahan bakar Pajero Sport adalah Bensin, sama persis seperti Pajero Sport Dakar dari eksterior dan interior. Unit ini dibekali mesin V6, memiliki volume 2.998 cc dan mengandalkan teknologi katup variabel MIVEC (Mitsubishi Innovative Valve-timing Electronic Control). Sistemnya diklaim mampu meminimalkan konsumsi BBM di putaran mesin rendah sekaligus meningkatkan aliran udara di putaran mesin tinggi. Mesin MIVEC V6 yang ada di Pajero Sport ini memang bukan mesin biasa. Mesin V6 dengan kapasitas silinder 3.0 L ini sudah digunakan oleh Mitsubishi Outlander dan terbukti andal.
Mesin Mitsubishi Pajero Sport sangat efektif ketika berada di RPM rendah, demikian pula di putaran RPM tinggi, mesin bekerja dengan maksimal,” ujar Head of PC and LCV Department PT KTB Motors Imam Choeru Cahya. Pertanyaan memang mengemuka soal mesin bensin yang masih menggunakan SOHC. Namun, walaupun SOHC, tapi sudah banyak teknologi canggih, jadi tidak kalah dengan mesin diesel. Jika dibandingkan mesin DOHC, mesin SOHC jauh lebih ringkas. Sebaliknya, mesin DOHC mempunyai power dan torsi yang lebih besar pada putaran tinggi, tetapi lebih boros dari mesin SOHC. Mobil ini pun dibuat untuk mencapai efisiensi bahan bakar sekaligus menghasilkan torsi yang lebih besar di putaran rendah. Mitsubishi Pajero Sport V6 berusaha sekali mencapai efisiensi bahan bakar yang baik. Setidaknya, ini sangat terlihat dari berat bersih mobil ini yang lebih ringan dibandingkan Mitsubishi Pajero Sport diesel lainnya. Mitsubishi Pajero Sport V6 hanya memiliki bobot 1.865 kilogram. Bandingkan dengan lainnya yang mencapai 2.075 kilogram untuk Dakar 4X4, 1.965 kilogram untuk Dakar 4×2, 1.925 kilogram untuk Exceed 4×2, 1910 kilogram untuk GLS 4×2, dan 2.015 kilogram untuk GLX 4×4.
Perubahan di sektor eksterior terasa cukup minor. Bagian pelek kini berupa palang enam dengan bilah ganda. Di bagian spion mobil tersebut diberikan lampu sehingga menimbulkan efek modern. Warna juga mengalami penambahan, yakni deep blue mica, yang kini hanya tersedia di varian bensin. Selain itu, door handlejuga dibuat sewarna dengan warna mobil.
Membuka kap mesin, mesin bensin 3.000 cc V6 yang terlihat diletakan sangat tinggi hampir menyentuh kap mesin. Sepertinya Mitsubishi sengaja menempatkan mesin setinggi itu untuk melindungi mesin dari genangan air ketika melintasi track off-road. Transmisi yang digunakan hanya tersedia transmisi automatic, namun tenang saja karena transmisi ini sudah 5 percepatan dan lengkap dengan paddle shift. Oh iya, mobil ini juga memiliki 4 buah rem cakram di semua roda seperti varian Pajero Sport Dakar.
Dibandingkan dengan pesaingnya, Mitsubishi Pajero Sport sudah memiliki Sunroof sebagai perlengkapan standar Pajero Sport Bensin, begitupula dengan jok kulit. Door Trim mobil ini menggunakan bahan dan kombinasi yang sangat baik, kita tidak perlu meragukan bagaimana Mitsubishi membuat interior mobil ini. Head unit yang terpasang diseri ini menggunakan touchscreen yang dapat menjadi peta GPS, Bluetooth audio, DVD Player, iPod controler dan dapat memutar lagu melalui AUX serta USB. Namun belum dilengkapi dengan Mitsubishi Power Sound System seperti pada Mitsubishi Pajero Sport Dakar.
Melihat fitur-fitur yang ada di Mitsubishi Pajero Sport Bensin 3.000 cc V6 ini, kami menilai mobil ini sebagai ancaman serius bagi para rival di kelas SUV, utamanya Toyota Fortuner 2.700 cc yang sama menggunakan mesin bensin. Selain dibekali mesin yang jauh lebih bertenaga, kelengkapan mobil ini juga jauh lebih baik dan dibekali dengan harga yang tidak berbeda jauh dengan Toyota Fortuner 2.700 cc bensin. Selajutnya pilihan ditangan anda!






