MALANG – Yoseph Suryanto boleh saja tersenyum pasca menyelesaikan rangkaian Kejurnas Sprint Rally putaran kelima yang berlangsung di Sirkuit Puslatker TNI AL Bedali, Lawang, Malang, Jawa Timur, pada akhir pekan lalu (14-15/10/2023).
Pasalnya, apa yang ia targetkan dalam menurunkan Peugeot 208 Rally4 pada kompetisi tersebut bisa dikatakan berhasil. Selain terkesan dengan performa yang dihasilkan oleh produk lansiran Perancis ini, pereli yang akrab disapa Otep juga berhasil menuntaskan persaingan di atas lintasan dengan menguasai Group F.
“Tidak menyangka saya dapat beradaptasi lebih cepat dengan Peugeot 208 Rally4 ini,” ungkap Otep, melalui pesan singkat.

Yoseph Suryanto (tengah pakai topi) berhasil mengamankan podium pertama di Group F (Nudiya Ghulam)
Pada Super Stage awal Kejurnas Sprint Rally Malang 2023 ini, ia bersama co-driver Tri Arjuna, memang masih terlihat belum beradaptasi dengan mobil Peugeot 208 Rally4. Hal ini lantaran hasil yang diraih kalah dibandingkan dengan Emmanuelle Amandio.
Namun pada selama tiga SS selanjutnya, performa Otep tidak terbendung dan berhasil unggul serta berhasil mengamankan puncak klasemen sampai balapan berakhir.
Menurutnya, meski ia sukses bertengger di posisi teratas, namun ada beberapa pekerjaan yang harus ia lakukan untuk meningkatkan performa baik dari sisi teknis mobil maupun personalnya.
“Settingan suspensi dan gaya mengemudi sudah tepat, hanya tinggal melakukan penyesuaian sedikit-sedikit untuk lebih improve pada seri berikutnya,’ tambah Otep.

Peugeot 208 Rally4 sukses mengantarkan Yoseph untuk menjadi juara (Adrenal Rio)
“Dan juga, development kami tidak berhenti sampai di situ, ada beberapa hal lain lagi di mobil ini yang harus diimprove,” sambungnya.
Meski secara spesifikasi mobil Peugeot 208 Rally4 ini sudah bisa dibaca di atas kertas, namun ia kembali mengatakan bahwa ada beberapa hal lain yang pastinya akan dilakukan karena seri kelima ini ia jadikan sebagai bahan pembelajaran di mana pada seri berikutnya atau pada musim 2024 senjata utamanya ini bisa digunakan dengan sangat maksimal.
“Secara spesifikasi mobil sudah terprediksi, tetapi untuk adaptasi belum bisa, karena balik lagi tujuan kita untuk mengikuti ajang sprint rally ini adalah untuk testing dan mengumpulkan data-data yang nantinya akan digunakan pada sprint rally berikutnya dan persiapan untuk rally tahun 2024,” pungkasnya.

Yoseph mengaku ada beberapa hal yang harus diadjust untuk balapan berikutnya (Adrenal Rio)
Terkait hasil yang ia torehkan, sepanjang 4 Special Stage yang ia lakoni, pereli yang bernaung di bawah Asal Hati Senang Racing Team (AHSRT) sukses mengumpulkan total waktu 22 menit 30,4 detik. Sementara rival terdekat sekaligus rekan satu timnya, Emmanuelle Amandio yang berada di posisi kedua mengemas total waktu 22 menit 39,4 detik, kemudian ditutup oleh pasarangn Heru Grahito dan Deni Ugun di posisi ketiga dengan torehan waktu 23 menit 13,2 detik. (*)

