Perjalanan GP2 Series 2013 dimulai tanggal 22 Maret 2013 di Sirkuit Sepang, Malaysia dan berakhir pada 3 November 2013 lalu di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi. Rio Haryanto, pembalap GP2 Indonesia pun ikut berlaga dalam kejuaraan ini. Meski belum menduduki posisi lima besar, prestasi Rio Haryanto dalam ajang GP2 Series 2013 ini tak bisa diremehkan.
Tahun kedua terjun dalam arena GP2 Series ini, Rio Haryanto bergabung dengan tim asal Spanyol, Addax. Sebelum berlaga di Sepang, Rio sudah menjalani tes pramusim di Jerez dan Barcelona. Bersama Jake Rosenzweig, pembalap asal Amerika Serikat, Rio akan tampil dalam satu tim.
Di Sepang, Rio Haryanto memulai startnya di posisi tujuh. Meski begitu, Rio Haryanto hanya berhasil finish di urutan ke-18 dan ke-20 setelah mengalami kecelakaan yang disebabkan setelan ban kurang tepat. Posisi pertama diraih oleh Stefano Coletti dari tim Rapax yang mencetak waktu 40 menit 49,455 detik dan posisi kedua diraih oleh Felipe Nasr yang diperkuat tim Carlin dengan selisih waktu hanya 0,832 detik saja.
Pada pertandingan di Bahrain pada tanggal 19-21 April 2013 lalu, Rio Haryanto tak berhasil mencetak poin dan hanya menempati posisi ke-15 pada race pertama dan posisi ke-24 pada race kedua. Buruknya hasil race kedua ini disebabkan kecelakaan beruntun yang terjadi di sirkuit. Mobil yang dikendarai Rio menabrak mobil di depannya sehingga mobil Rio Haryanto terpaksa singgah di pit stop. Pada balapan kali itu, posisi pertama diraih oleh Sam Bird, pembalap dari tim Russian Time dengan catatan waktu 41 menit 08,133 detik.
Balapan di Sirkuit Catalunya, Barcelona akhirnya membawa angin segar bagi Rio. Rio berhasil meduduki posisi ke-9 pada race yang artinya memberi dua poin untuk Rio Haryanto. Namun pada race kedua, Rio Haryanto mengalami kecelakaan ketika berusaha menyalip pembalap lain didepannya yang mengakibatkan Rio tak bisa melanjutkan balapan dan harus puas berada di posisi ke-24.
Di Sirkuit Silverstone pada tanggal 28-30 Juni 2013, Rio Haryanto berhasil naik podium karena finish di posisi kedua pada race kedua. Selain itu, pada race pertama, Rio berhasil finish di posisi ke-7. Hal ini menambahkan poin untuk Rio sebanyak 12 poin.
Pada seri keenam GP2 Series 2013 di Jerman, Rio gagal menambah poin karena keluhannya terhadap kondisi mobil yang kurang stabil. Keberuntungan tampaknya kurang berpihak pada Rio Haryanto. Pada seri ketujuh di Hungaria, seri kedelapan di Belgia, dan seri kesembilan di Italia, Rio lagi-lagi gagal menambah poinnya.
Seri kesepuluh GP2 Series yang berlangsung di Singapura tanggal 20-22 September 2013 lalu, diakhiri dengan Rio Haryanto yang hanya berhasil finish di posisi ke-20. Pada puncak GP2 Series 2013 di Yas Marina, Abu Dhabi pada 1-3 November 2013 lalu, Rio Haryanto yang mengawali balapan di posisi ke-14 akhirnya finish di posisi ke-12. Meski tak mendulang poin, perlu diakui bahwa performa Rio membaik dibandingkan pada lima seri sebelumnya.

Pada akhir GP2 Series 2013, Rio Haryanto berada di posisi ke-19 dari 26 pembalap pada musim 2013 ini dengan perolehan terbaik saat race pertama di Silverstone, Inggris. Semoga musim depan, Rio Haryanto mampu menorehkan prestasi yang lebih baik di ajang GP2 Series.




