Dimana pada artikel pertama kita membahas cara melepas roda yang benar. Nah pada artikel bagian kedua (part 2) ini kita membahas bagaimana cara memasang roda dengan benar. Karena klo kita sembarangan memasang akan membahayakan bagi kita, seperti roda tiba – tiba lepas dijalan dan sebagainya.
Langkah Pemasangan Roda
Langkah berikutnya kita akan membahas bagaimana cara memasang roda mobil dengan benar. Ikuti langkah dibawah.
1. Masukan roda kedalam baut roda.

Langkah ini terkadang yang menyulitkan bagi pemula. Memasang roda sambil mengepaskan lubangnya itu membutuhkan teknik khusus. Selain kekuatan tangan, ketelitian juga dituntut untuk memasukan lubang velg.

Tapi bagi anda yang masih pemula, anda bisa menggunakan bantuan tumit kaki untuk mengangkat roda mobil. Caranya, tangan kanan memegang jari velg, sementara tangan kiri memegang bagian luar karet ban. Posisikan roda didepan wheel bearing, lalu angkat roda dengan mengungkitnya memakai tumit kaki. Langkah berikutnya tangan anda hanya perlu mengepaskan lubang velg dengan baut roda.
2. Pasang mur dan kencangkan

Jika roda telah masuk, atau baut roda telah pas masuk kedalam lubang velg maka tahan menggunakan satu tangan anda sementara tangan satunya memasang mur kedalam baut roda. Pasang seluruh mur roda dan kencangkan hingga roda mepet dengan wheel bearing. Untuk pengencangan pertama ini, anda perlu menggunakan kunci roda hingga kira-kira roda mentok dengan wheel bearing dan roda juga tidak oblak ketika digoyangkan.

Karena pengencangan akan kita lakukan saat mobil turun dari dongkrak. Ini tentu akan memudahkan anda karena roda mobil akan tertahan oleh beban mobil ketika di kencangkan. Kecuali jika anda mengganti roda belakang maka rem parkir akan menahan roda tidak berputar saat dikencangkan atau ketika ada orang lain yang membantu menginjak rem maka anda bisa langsung mengencangkan mur roda sesuai moment ketika dongkrak belum turun.
3. Turunkan Dongkrak secara berlahan

Saat anda telah memastikan bahwa roda telah mentok dan sepenuhnya tertahan oleh mur roda maka langkah berijutnya yakni menurunkan kendaraan yang didongkrak. Turunkan secara hati-hati karena mur roda belum dikencangkan. Apa tidak berbahaya menurunkan dongkrak saat roda belum di kencangkan? Selama roda mentok/mepet dengan wheel bearing tanpa celah maka itu tidak masalah. Tapi jika ada celah antara wheel bearing dengan roda maka bisa membengkokan baut roda. Untuk itu sebelum menurunkan dongkrak lebih dahulu menggoyangkan roda apakah masih oblak atau tidak.
4. Kencangkan mur roda sesuai moment

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas tips mengencangkan mur roda, pada artikel tersebut sudah kita bahas bagaimana cara mengencangkan mur roda secara tepat sesuai besar rim/velg yang dipakai. Anda bisa membaca artikel tersebut untuk mengencangkan mur ini. Secara singkat, mengencangkan baut roda jangan terlalu kecil dan jangan juga terlalu kencang, karena mur roda juga ada batas pengencangannya. Pengencangan yang kurang akan membahayakan karena roda bisa terlepas, begitu pula ketika terlalu kencang maka akan membuat mur dol/selek akibatnya mur kehilangan daya untuk menahan roda, sehingga roda juga bisa terlepas.

Moment kekencangan roda dipengaruhi oleh banyak hal termasuk berat kendaraan, dan besar velg/rim. Untuk mobil penumpang yang memiliki rims 15 hingga 18 umumnya memiliki moment kekencangan 10 – 14 Nm. Moment sebesar ini bisa dicapai hanya memakai kunci roda tanpa bantuan pemanjang. Jadi cukup kencangkan mur ini sekuat tenaga anda memakai kunci roda tanpa bantuan pipa pemanjang. Kecuali bus atau truk maka momentnya bisa melebihi 20 Nm, sehingga perlu bantuan pipa pemanjang lengan kunci.

