Apakah kalian pernah mendengar istilah rem masuk angin?? mungkin beberapa dari kalian ada yang tidak tahu mengenai hal ini. Masuk angin atau keanginan adalah sebutan pada sistem rem hidrolik yang kemasukan gelembung udara. Mengapa masuk angin merupakan sebuah masalah ? karena udara bersifat kompresi, sehingga akan menyerap tekanan pengereman yang berimbas gagalnya sistem pengereman.
Ciri – Ciri Rem Mobil Masuk Angin

Ciri-ciri mobil masuk angin yang bisa kita rasakan yakni saat pedal rem ditekan akan terasa ringan atau ngempos. Peristiwa ini terjadi karena tekanam pedal tidak tersalurkan ke caliper namun diserap oleh partikel udara didalam sistem. Umumnya, peristiwa ini terjadi saat mobil sudah lama tidak digunakan atau saat dipagi hari.

Namun ketika kita kocok terus menerus maka gejala ini akan hilang. Kita jangan beranggapan bahwa itu pertanda masalah masuk angin selesai, hal itu terjadi saat gelembung udara dalam keadaan volume terkecilnya sehingga sudah tidak bisa dikompressi lagi. Sehingga ketika rem didiamkan dalam beberapa jam, masalah ini akan muncul kembali.
Penyebab Rem Masuk Angin
Beberapa hal yang bisa menyebabkan udara masuk kedalam saluran hidrolik rem antara lain;
1. Kehabisan Minyak rem

Udara bisa masuk kedalam sistem hidrolik berasal dari reservoir yang berada pada kondisi kurang atau bahkan kosong. Tentu udara akan sangat mudah masuk dan menyebabkan rem masuk angin.
2. Akibat penggantian minyak rem

Penggantian minyak rem haruslah dilakukan oleh seorang ahli, karena ada teknik khusus agar minyak rem bisa diganti tanpa adanya gelembung udara yang mengikutinya. Tapi ketika anda merasakan rem ngempos sehabis penggantian minyak rem, bisa disebabkan dari proses penggantian minyak rem yang kurang sempurna.
3. Akibat penggantian komponen hidrolik rem

Sama seperti point nomor dua, namun untuk komponen hidrolik rem memiliki kesulitan lebih tinggi. Contohnya pada pompa ABS. Komponen ini harus diganti menggunakan alat khusus berupa scan agar proses bleeding berlangsung dengan benar.

