Connect with us

Cars

Saingan Tesla, Rivian Hadirkan R1T Konsep Pikap Elektrik

Sejauh ini Amerika merupakan ‘lahan basah’ terbesar bagi pasar truk/ pikap. Itulah mengapa Tesla, mungkin produsen Electric Vehicle (EV) paling terkenal saat ini perlu mengkhawatirkan soal mesin pikap eletrik dari Rivian R1T. Hampir genap 10 tahun bendera Rivian berkibar, ini juga merupakan pengumuman besar pertama dari Rivian yang tahun lalu telah mengakusisi fasilitas manufaktur tua milik Mitsubishi Motor di Normal, Illinois.

Rivian baru saja merilis model terbarunya yakni konsep pikap R1T yang rencananya akan keluar di pasaran pada akhir 2020. Hal ini kemungkinan akan mendahului rencana Tesla yang rumornya beredar sejak setahunan lalu bahwa akan membangun SUV compact sebelum pikap.

Rivian R1T memiliki panjang 215,5 inci dan wheelbase 135,8 inci, dilihat dari ukurannya memang lebih pendek dari Ford F-150, Chevrolet Silverado 1500, dan Ram 1500. Rivian sendiri mengklaim kapasitas muatan sebesar 1.764 pon dan kekuatan towing lebih dari 11.000 pon, dimana masuk dalam kategori truk 1/2-ton. Konsep pikap 5 penumpang ini akan dipamerkan pada ajang LA Auto Show dengan ukuran bak 4,6 kaki yang artinya akan diperkenalkan sebagai pikap lifestyle ketimbang sebagai pikap pekerja keras.

Mengingat powertrain bersumber dari listrik, pada pameran nanti R1T akan terpajang bersama deretan sedan mewah milik Tesla seperti Model S, Model X crossover, dan Model 3. R1T dibangun di atas sasis bergaya skateboard, semua komponen powertrain kendaraan terpusat di platform tipis di bawah bodi. Ada juga empat motor listrik individu yang terpasang pada tiap roda untuk memaksimalkan traksi dan kontrol dalam berbagai situasi mengemudi.

Rivian R1T akan tersedia dalam 3 konfigurasi baterai yang berbeda, dimana ketiganya diklaim jauh lebih besar dari apa yang kendaraan listrik tawarkan saat ini, diantaranya 105 kWh, 135 kWh, dan 180 kWh. Kapasitas baterai tersebut juga sesuai dengan tiga output daya yang berbeda yakni 402 hp, 700 hp, dan 753 hp. Torsi 413 lb-ft ditawarkan pada baterai terkecil, meningkat ke 826 lb-ft untuk dua baterai yang lebih besar. Sementara untuk jarak tempuh, tentu berdasarkan pada pilihan baterai. Secara teoritis, Rivian memiliki ekspektasi jarak tempuh minimal 230 mil, 300 mil dan 400 mil dengan baterai yang lebih besar.

Lantaran semua komponen powertrain terletak dibawah bodi, Rivian menawarkan bagasi depan berkapasitas 11,6 kaki kubik yang cocok untuk menyimpan barang berharga atau barang pecah belah jika anda tidak ingin menyimpannya di bak. Bagasi depan mungkin bukan hal biasa untuk kendaraan listrik, Tesla sebagai pendahulunya. Tetapi Rivian selangkah lebih maju menghadirkan locker penyimpanan pass-through dibawah bak yang disebut Gear Tunnel.

Locker seluas 12 kaki kubik ini dapat diakses melalui pintu di kedua sisi bak, bisa dipakai untuk menyimpan peralatan golf atau salju. Pintu locker model flip-down juga berfungsi sebagai side-step akses ke bak. Rivian menegaskan adanya bagasi depan dan locker Gear Tunnel mengkompensasi ukuran bak yang relatif kecil, ini yang dimaksud Rivian sebagai pikap lifestyle.

Selain kemampuan listrik dan solusi penyimpanan yang unik, R1T dilaporkan akan menjadi pikap off-road yang handal. Motor-motor listrik yang saya sebutkan tadi akan menghasilkan torsi dari nol RPM. Selanjutnya, setiap motor secara individu memaksimalkan torsi ke roda yang diinginkan pengemudi, mengeliminasi kebutuhan untuk locking differentials atau pengaturan torsi lainnya. Rivian juga mengklaim kedalaman air mencapai 39 inci, ground clearance meningkat dari 11 inci dalam mode normal ke 13 inci dalam mode off-road.

Seperti layaknya listrik modern, Rivian R1T seharusnya dapat mengisi daya dari jaringan DC fast-charging. R1T menawarkan charger onboard 11 kW yang mampu menambah jarak tempuh 50 mil dalam waktu satu jam, akan tetapi akan lebih sempurna pengisian daya dilakukan semalaman untuk penggunaan harian.

R1T juga dilengkapi dengan GPS, lidar, radar, sensor ultrasonik, dan seperangkat kamera. Di dalam kabin, para penumpang akan disuguhi dengan pengalaman audiovisual seperti pusat layar sentuh 15,6 inci, layar instrumen digital 12,3 inci, dan layar sentuh 6,8 inci di barisan kedua. Rivian mengklaim sistem infotainment interface didesain untuk eksplorasi luar ruang, menampilkan peta, musik, dan navigasi untuk memaksimalkan fungsi petualangan.

Kabarnya pikap elektrik ini dibandrol harga $ 69.000, jauh lebih murah daripada keluaran Tesla Model X yang memiliki harga diatas $ 80.000. Bisa jadi keluaran Rivian menjadi sesuatu yang murah terutama mengingat desain interior yang cukup mewah, dan eksterior dengan nuansa modern dan agresif. Sayangnya rincian tersebut masih sebatas pikap konsep, R1T belum menjalani proses pengujian resmi, baik tentang kemampuan kendaraanya sendiri, jarak tempuh, dan tingkat keamanan. Apapun itu, Rivian berhasil menunjukkan kiprahnya sebagai perusahaan pengembangan teknologi bidang otomotif dengan menghadirkan konsep pikap elektrik R1T.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect