Connect with us

Did You Know?

Sejarah Armada Polisi AS Berawal Dari Mobil Listrik

Jika kita berbicara tentang mobil berbahan bakar bensin pertama di dunia, sebagian besar orang meyakini bahwa sang pionir itu adalah Carlz Benz — seorang warga negara Jerman yang berhasil mengembangkan mobil model bensin pada tahun 1879 yang kemudian dipatenkannya. Sementara pembuat mobil bensin pertama di Amerika Serikat adalah Duryea Motor Wagon Company yang didirikan tahun 1893 oleh kakak beradik Charles dan Frank Duryea.

Setelah Duryea, banyak automaker baru bermunculan, industri mobil kian berkembang pesat, apalagi permintaan pasar yang begitu besar, AS segera menjadi produsen mobil terbesar di dunia. Namun sayangnya, belum ada satupun yang berpikir untuk menggunakan mobil bensin sebagai armada kepolisian pada kala itu.

Iya, armada polisi pertama adalah mobil listrik yang berada di Akron, Ohio, dibeli oleh pemerintah kota pada tahun 1899. Collins Buddy Company memproduksi mobil ini seharga 2.400 dolar atau kini setara dengan 65.000 dolar. Mobil ini memiliki dua motor listrik 4 hp yang bersumber dari tenaga baterai. Dengan baterai terisi penuh, kecepatan tertinggi mencapai 18 mph dan jangkauan 30 mil, wagon seberat 2,2 ton ini dilengkapi dengan headlight listrik, bel, dan kabin sel untuk tahanan.

Mobil ini juga dikenal sebagai armada polisi tanpa kuda pertama yang pernah diperkenalkan di AS, dimana dirancang oleh insinyur mekanik Frank Loomis — mampu menampung 12 orang dan dioperasikan oleh perwira Louis Mueller Sr, pula digunakan untuk mengangkut pasukan polisi ke TKP.

Tugas pertama armada ini awalnya untuk menciduk para pemabuk di jalanan Akron, yang menyebabkan masalah di sudut-sudut jalan utama maupun persimpangan jalan. Setelah kejadian, armada ini secara rutin digunakan dalam kegiatan kepolisian sehari-hari hingga tahun 1900, ketika kota itu mengalami kerusuhan terburuk sepanjang sejarah Ohio. Kerusuhan berawal dari penyerangan terhadap gadis cilik berusia enam tahun oleh seorang pria bernama Louis Peck yang berhasil ditangkap dan mengakui perbuatannya pada keesokan paginya.

Pada hari yang sama, sejumlah 300 orang berkumpul di jalanan Akron untuk melakukan aksi demo atas tindakan keji sang pelaku, mereka meminta hukuman mati tanpa proses pengadilan. Kemudian massa menyerang gedung kota dengan batu bata dan dinamit, berusaha menarik polisi keluar untuk mendapati sang pelaku. Para pendemo membakar stasiun pemadam kebakaran dan menyerang petugas Damkar yang mencoba memadamkan api gedung kota.

Selama aksi protes, mobil polisi dicuri dan didorong ke kanal Ohio. Pada hari berikutnya, mobil ditarik keluar dari kanal, dibersihkan, dan diperbaiki di pusat servis. Meskipun mobil itu sebenarnya cukup baik sebagai armada kepolisian, namun pemerintah kota tidak pernah meminta mobil tambahan untuk dibangun dan masih digunakan hingga tahun 1905.

Pada awal 1900-an Akron menjadi salah satu kota dimana mafia dan kejahatan terorganisir muncul, pula bersamaan dengan lahirnya Ford, General Motor dan Chrysler — produksi mobil massal dimulai dan jalan-jalan dipenuhi kendaraan empat roda maupun dua roda. Iya, berkembangnya automaker mengiringi tindakan kriminal di sejumlah kota di AS menggunakan mobil. Ketika para penjahat memiliki ‘akses’ ke mobil-mobil yang lebih kuat dari segi mesin, polisi harus bisa mengikutinya — sementara mereka masih menggunakan mobil listrik.

Mereka mengakui perlunya ‘mengupgrade’ mobil lebih mumpuni yang digerakkan oleh tenaga bensin. Mempertimbangkan hal ini, salah seorang komisaris polisi di Detroit bernama Frank Croul memiliki gagasan soal ini. Seperti kita tahu, Detroit adalah pusat industri otomotif Amerika dan rumah bagi Ford, Packard, Cadillac, dan Studebaker, Frank bertanya-tanya apakah Ia dapat menggunakan mobil itu di departemennya. Frank yang dinas di kantor tersebut dari tahun 1909-1913, kemudian bertanya kepada otoritas setempat untuk membeli mobil model bensin untuk kepolisian, tetapi permintaannya ditolak. Atas inisiatifnya secara pribadi, Ia menginvestasikan 5.000 dolar dan membeli Packard.

Ide Frank terbukti brilian, hanya setelah beberapa bulan, otoritas setempat mengembalikan uangnya dan membeli enam mobil lain sebagai layanan pengayom masyarakat. Sejak itu, armada model bensin semakin tersebar luas di Detroit, dan tahun 1913 setiap layanan kota dibekali mobil. Masa transisi, tepatnya tahun 1911, sepeda motor pertama kali diperkenalkan sebagai armada polisi — menjadi armada paling populer sebelum mobil bensin digunakan secara luas.

Mobil patroli pertama kala itu hampir identik dengan mobil sipil biasa, pada umumnya berwarna gelap bersimbol PD (Police Department) dengan tulisan tangan. Perwira polisi Detroit bernama Kenneth Cox dan mahasiswa teknik, Robert Batts, mencoba memasang radio rig di kursi belakang Ford Model T pada tahun 1921, tetapi butuh waktu enam tahun untuk mewujudkannya. Kepolisian New York kemudian mengambil ide itu dan memasangnya di mobil patrol dengan Radio Motor.

Awalnya, armada polisi memang tidak dirancang sebagai kendaraan utilitas termasuk kelengkapan pendukung apalagi untuk mengejar kendaraan lain. Namun dengan adanya radio rig pada mobil patroli menjadi langkah awal untuk memudahkan tugas polisi dalam mengkomunikasikan informasi seputar tindakan kriminal atau orang hilang. Dengan mobil dan radio, mereka dapat menjangkau area yang membutuhkan bantuan polisi, tentu kedua hal tersebut mengubah ‘gaya permainan’ mereka.

Kemudian lampu merah mulai ditambahkan pada 1930-an. Ford Model 18 menjadi mobil polisi paling populer kala itu, lebih murah dan lebih dapat diandalkan dari pesaingnya. Lampu rotary/ strobo pertama diperkenalkan tahun 1948 dan pada era 50-an sebagian besar automaker di AS mulai menawarkan mobil khusus polisi (custom-bulit) — lebih cepat dan lebih powerful ketimbang versi massal.

Paket mobil polisi pertama adalah Ford yang muncul pada tahun 1950, lima tahun kemudian menyusul Chevrolet, dan berselang setahun diikuti Dodge. Mobil kustom pertama Ford terbukti mempertahankan kepemimpinannya di segmen armada polisi, sejak pengenalannya melalui flathead V8 dan Model 18 yang masuk di tahun 30-an. Hingga 1969, Chrysler merebut ‘tahta’ itu dengan mesin V8 yang kuat dan andal.

Daripada penasaran, berikut diantaranya beberapa jenis mobil yang digunakan oleh aparat penegak hukum di AS:

Chrysler Enforcer

Pada 1960-an, Chrysler Enforcer adalah jenis sedan Newport 4-pintu dengan paket polisi yang mencakup powersteering dan rem drum. Ini menawarkan mesin V8 5.9-liter yang mendorong daya melalui roda belakang menggunakan transmisi push-button. Mesin besar ini menggelontorkan tenaga 265 hp yang mencapai kecepatan hingga 130 mph.

Dodge Monaco

Pada tahun 1970, 85 persen mobil polisi Amerika dibuat oleh Chrysler. Salah satunya adalah Chyrsler versi mesin Magnum V8 7.2-liter yang sepertinya sulit mengalahkan pabrikan manapun sampai AS mengalami krisis bahan bakar tahun 70-an dan mengakhiri eksistensi mesin ‘gas-guzzling’. Terpilihlah Monaco yang kebetulan menjadi model terakhir dari Dodge karena mulai berkurangnya permintaan terhadap mesin berkapasitas besar. Paket polisi mencakup suspensi dan sokbreker yang berbeda dari versi umum.

Ford LTD Crown Victoria

Sebelum Crown Victoria Police Interceptor adalah Ford LTD dengan kode produksi P72 yang ditetapkan untuk armada polisi, taksi, dan mobil dinas lainnya. Pada akhir 70-an, mobil polisi yang tersedia tidak memiliki tenaga mesin yang diinginkan oleh aparat penegak hukum, dan itu berlaku untuk Ford LTD dan Chevrolet Impala yang lebih mudah dikenali masyarakat.

Chevrolet Nova

Ketika departemen kepolisian menginginkan kinerja dan konsumsi BBM yang lebih baik, Chevy Nova adalah pilihan yang populer. Paket polisi Nova berkode 9C1 diuji sebagai prototipe untuk Los Angeles County Sheriff’s Department sebelum akhirnya tersedia secara luas dari tahun ‘75-’79. Fitur set paket polisi meliputi sway bar oversize depan-belakang, alternator high-output, rem cakram empat roda, velg metal HD, sistem power steering quick-ratio, knalpot ganda, dan final rasio 3.08 dari mesin berkode L99 V8 yang menyemburkan tenaga 200 hp dan torsi 245 lb-ft.

Ford Mustang SSP

California Highway Patrol (CHP) membutuhkan mobil agresif kala itu, sementara mobil yang tersedia belum memenuhi kriteria departemen. Awalnya CHP menggunakan Chevrolet Camaro Z28 1979, sayangnya Camaro tidak terbukti cukup andal untuk mengimbangi tugas CHP, tetapi itu membuka kesempatan bagi Ford untuk memperkenalkan Mustang Special Service Package (SSP) pada tahun 1982. Mustang SSP dilengkapi dengan mesin 5.0-liter, speedometer kalibrasi, pilihan transmisi matic atau manual 5-speed, disckbrake depan rotor shield, lantai reinforced, upgrade kontrol arm, alternator 130-amp, dan deflektor udara, serta livery hitam-putih.

Ford Crown Victoria

Ford Crown Victoria menjadi standar emas armada polisi karena paket polisi menyusut pada awal 1980-an ke Crown Victoria, Dodge Diplomat, Chevrolet Caprice, dan Ford LTD. Nama Crown Victoria disematkan ke Ford LTD, namun secara spesifik Crown Victoria adalah model yang sama sekali berbeda dengan kode P71. ini menjadi mobil yang paling banyak digunakan untuk penegakan hukum di AS, Kanada, dan Arab Saudi, dimana diproduksi melalui dua generasi dari tahun 1992-2011.

Chevrolet Tahoe PPV

Ford merupakan satu-satunya pabrikan yang menawarkan kemasan rear-wheel-drive untuk mobil polisi kala itu, yang akhirnya diikuti oleh Chevy Tahoe RWD V8. Meski banyak departemen kepolisian menilai lamban karena SUV ini berbasis full-size, tetapi sangat populer di jalur pedesaan. Tahoe PPV satu inci lebih rendah namun lebih cepat dari Tahoe standar, sementara hampir semua fitur set polisi dibekali dengan komponen heavy-duty dan kelengkapan pendukung standar kepolisian.

Ford Police Interceptor Utility

Kendaraan berbasis Explorer telah ada sejak awal 2019, tetapi untuk 2020, aparat penegak hukum memiliki paket hybrid all-wheel-drive. Sumber tenaga berasal dari mesin Duratec V6 3.3-liter dengan output 285 hp dan torsi 260 lb-ft, tetapi perwira tinggi dibekali 3.0-liter EcoBoost V6 twin-turbo bertenaga 400 hp dan torsi 415 lb-ft. Berkat drivetrain hybrid berarti departemen menghemat banyak tagihan BBM tanpa mengorbankan performa dan utilitas.

F-150 Police Responder

Ford mengklaim menawarkan truk pikap pertama dengan kemasan F-150 purpose-built. Pikap ini sengaja dirancang untuk polisi yang harus menjelajah hutan belantara, ditegaskan pada spesifikasi yang mencakup paket offroad FX4, ban Goodyear Wrangler dengan DuPont Kevlar reinforced, alternator 240-amp untuk memberi daya pada semua lampu dan aksesoris, serta EcoBoost twin-turbo V6 3.5-liter yang menghasilkan 375 hp dan torsi 470 lb-ft.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect