Lanjutan dari artikel Sejarah Panjang Kesuksesan Chevrolet Corvette (part 1)
C4 (1984–1996)

Generasi keempat Corvette mulai diproduksi tahun 1983 sampai tahun 1996. Mobil ini dikenal dengan desain eksterior yang tergolong modern pada saat itu. Mobil ini juga menjadi Corvette produksi massal pertama yang menggunakan kaca belakang model hatchback setelah sebelumnya hanya muncul pada Corvette Collector Edition yang dirilis pada tahun 1982.

Pada awal peluncurannya, Corvette ini memiliki mesin L83 berkapasitas 5.700 cc yang mampu meletupkan tenaga 205 hp. Tapi pada tahun 1985 dan 1987 tenaga dari mesin ini ditingkatkan menjadi 230 hp dan 240 hp. Setahun kemudian ditawarkan mesin L98 baru dengan kapasitas sama, tapi memiliki tenaga 10 hp lebih besar, yakni menjadi 250 hp. Penggunaan mesin tersebut bertahan sampai tahun 1992. Pada saat itu diperkenalkan generasi kedua mesin LT1 berkapasitas 5.700 cc bertenaga 300 hp. Dan tahun 1996 tenaga mesin dinaikkan menjadi 330 hp. Untuk transmisinya pada tahun 1984 sampai 1988 digunakan Doug Nash 4+3 yang dilengkapi dengan Overdrive. Lalu pada tahun 1989 itu diganti dengan transmisi manual 6-percepatan buatan ZF.

Pada tahun 1986 General Motors (GM) mengakuisisi Lotus Group. Oleh karena itu divisi Corvette melakukan kerja sama dengan pabrikan asal Inggris tersebut. Hasil dari kerja sama terseebut adalah mesin LT5 yang memiliki dimensi yang sama dengan mesin L98 V8 sehingga bisa ditempatkan di Corvette tanpa harus melakukan modifikasi atau perombakan apapun. Mesin tersebut dilengkapi dengan 32 katup dan mampu menyemburkan tenaga 375 hp. Dan dari situlah lahir Corvette ZR-1 pada tahun 1990.
C5 (1997–2004)

Corvette generasi kelima diluncurkan pada tahun 1996. Dari sektor eksterior mobil dua pintu ini terlihat mirip dengan generasi sebelumnya. Tapi desainer Chevy memberikan sentuhan desain yang membulat sehingga membuat mobil sport ini tampil lebih agresif dan aerodinamis. Selain itu ini juga merupakan Corvette generasi terakhir yang menganut lampu model pop-up atau hidden headlamps. Pada tahun pertama penjualannya mobil ini hanya ditawarkand alam format coupe dua pintu saja. Sementara model atap terbuka baru dirilis pada tahun 1998 dan menjadi Corvette Convertible pertama yang menawarkan bagasi.

Seiring dengan majunya teknologi, Corvette generasi kelima ini juga mulai ditawarkan dengan beberapa fitur canggih, seperti Head-Up Display (HUD), Active Handling System, drive-by-wire, dan Variable-Effort Steering. Meskipun ini merupakan mobil sport, tapi Corvette mampu menunjukkan angka konsumsi bahan bakar yang tergolong irit. Bahkan paling irit dikelasnya. Tentu ini membuat pemilik Corvette tak perlu membayar pajak yang mahal akibat borosnya konsumsi bahan bakar. Ini berkat berat mobil yang ringan, absennya ban cadangan karena duah menggunakan ban anti-kempis, dan rendahnya angka hambatan angin.

Untuk mesinnya, insinyur Chevrolet membenamkan dapur pacu LS1 terbaru dengan kapasitas 5.700 cc V8 yang mampu menghasilkan tenaga 345 hp. Tapi mulai tahun 2001 tenaga yang disemburkan mengalami peningkatan menjadi 350 hp. Mesin tersebut dipasangkan dengan transmisi manual 6-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Untuk peformanya sendiri mobil ini mampu dilarikan hingga lecepatan maksimum 282 km/jam.
Chevrolet pada tahun 2001 meluncurkan Corvette Z06 yang merupakan varian high-performance. Model ini menggendong mesin LS6 yang ebrkapasitas 5.700 cc V8 dan mampu memproduksi tenaga sebesar 385 hp. Meskipun tenaga yang dikeluarkan lebih kecil dibandingkan dengan Corvette ZR-1, tapi Z06 yang lebih ringan mampu mengalahkan ZR-1 dalam berbagai aspek kecepatan, kecuali kecepatan maksimum. Selain itu juga diluncurkan Z16 Commemorative Edition pada 2004. Tipe ini menggunakan kap mesin yang terbuat dari carbon fiber, pelek aluminium, warna body khusus, dan lainnya. Mesin yang digunakan sama dengan Z06 tapi mempunyai tenaga lebih besar, yakni 405 hp.
C6 (2005–2013)

Pada tahun 2005 diluncurkanlah generasi keenam Corvette. Pada generasi ini mobil legendaris tersebut mengalami perubahan desain eksterior yang cukup signifikan. Meskipun garis lekuk badan kendaraan terlihat mirip dengan generasi sebelumnya, tapi model ini tak lagi menggunakan lampu utama pop-up. Di bagian interior Corvette hadir dengan kabin yang lebih lega untuk penumpang.

Untuk tenaga penggeraknya Chevrolet mempercayakan pada mesin baru LS2 V8 berkapasitas 6.000 cc yang mampu menyemburkan tenaga 400 hp pada 6.000 rpm. Sama seperti generasi sebelumnya Corvette dengan transmisi manual dilengkapi dengan sistem CAGS (Computer Aided Gear Shifting) yang memungkinkan pengemudi mengoper langsung ke gigi empat dari gigi satu. Pada tahun 2008 Corvette mendapatkan mesin baru LS3 V8 berkapasitas 6.200 cc yang mempunyai dua pilihan tenaga, yakni 430 hp dan 436 hp.
Pada generasi keenam ini juga ditawarkan Corvette Z06 yang menggendong mesin LS7 Small-Block V8 berkapasitas 7.000 cc yang menyemburkan tenaga 505 hp. Varian ini dirilis ke pasaran pada tahun 2006.
C7 (2014–Sekarang)

Chevrolet memperkenalkan Corvette generasi ke 7 pada tahun 2014, disebut-sebut sebagai supercar yang mampu mendorong warisan performa generasi sebelumnya. Kenapa? Karena generasi Corvette terbaru ini memiliki tenaga tertinggi, performa trek yang hebat, dan teknologi paling canggih. Selain itu, ZR1 juga merupakan Corvette pertama yang dibekali opsi transmisi otomatis 8-kecepatan, tak hanya transmisi manual standar 7-kecepatan miliknya. Transmisi otomatis ini juga dilengkapi dengan fitur paddle-shift.
ZR1 masih mempertahankan penampilan agresif yang tak hanya sekadar untuk keperluan estetika, tapi juga fungsional. Bagian depan yang hampir seluruhnya baru, didesain untuk mengalirkan udara ke sistem propulsi dan pendinginan mesin. Terdapat pula empat radiator dalam ZR1 untuk mengusir panas dari mesin.

Ada dua paket aerodinamika untuk ZR1. Pertama, sayap rendah standar yang mampu mencatatkan kecepatan tertinggi serta menghasilkan downforce 70 persen lebih besar dari paket aerodinamika standar Z06. Sedangkan opsi aerodinamika kedua adalah sayap tinggi two-way adjustable yang memberikan downforce maksimal, sekitar 60 persen lebih besar dari aerodinamika standar Z06. Kedua pilihan sayap ZR1 ini akan dipasangkan pada sasis agar lebih kuat dan stabil.
Dan yang terpenting dari Corvette ZR1 adalah mesin supercharger LT5 V-8 berkapasitas 6.2L. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga terbesar sepanjang sejarah mobil massal Chevrolet, berkat sistem supercharger intercooler yang lebih efisien serta sistem dual-fuel injection pertama General Motors. Tenaga maksimumnya tercatat 755 hp dan torsi maksimum 969 Nm. Top speed? 341 km/jam.

