Connect with us

Did You Know?

Small Block VS Big Block Engine, Selain Ukurannya, Bedanya Dimana sih?

Seringkali kita mendengar istilah mesin small block dan big block, buat kalian yang sering nongkrong di bengkel mobil pasti tidak asing dengan istilah ini. Dari sebutannya saja ‘small’ dan ‘big’, memang dua jenis mesin ini beda dari segi ukuran, tetapi tahukah kalian lebih spesifik lagi letak perbedaannya?

Istilah mesin small black dan big block sudah lazim digunakan oleh pabrikan mobil Amerika yang mengusung desain mesin V, seperti Ford dan Chevrolet. Sementara ciri khas pabrikan Eropa pada umumnya memiliki konfigurasi inline (segaris), boxer (mesin tidur sejajar), V (kerja piston menyilang), dan W (gabungan dari mesin V).

Baik small block dan big block, keduanya merujuk pada mesin V8, yang juga disebut overhead valve engine. Perbedaan secara signifikan antara keduanya adalah pada displacement, bore, dan stroke, bukan hanya sekedar ukuran saja. Tipikal mesin big block memiliki displacement lebih dari 400 inci kubik dan small block memiliki displacement yang lebih kecil.

Tetapi karena ini menyangkut urusan otomotif maka tidak bisa dilihat sesederhana itu, ada beberapa pengecualian dan memerlukan penjelasan yang lebih mendalam. Ada beberapa mesin large displacement yang juga disebut small block lantaran desain valve dan layout silinder mesin. Misalnya, mesin Chevy 396 yang memiliki displacement dibawah 400 inci kubik tetapi tergolong sebagai “big block” karena arsitekturnya. Kok bisa? jawabannya adalah displacement.

Displacement adalah volume piston mesin dalam satuan ukuran inci kubik atau liter. Adapun displacement tidak selalu berhubungan langsung dengan daya atau power, displacement yang lebih besar berarti lebih banyak udara dan bahan bakar yang digunakan, dimana berkorelasi terhadap lebih banyak daya. Displacement 400 inci kubik setara dengan 6.6-liter dan anda dapat menggunakan ukuran mesin ini untuk mengkonversi keduanya dengan mudah.

Jika berbicara soal mobil tua yang biasanya menggunakan inci kubik untuk mengukur volume, itu tak selalu bisa dikonversikan ke satuan liter. Ditambah lagi banyak model mobil tua yang menggunakan displacement sebagai nama untuk model tersebut, misalnya Mustang Boss 429 dengan mesin big block V8 yang memiliki displacement 429 inci kubik.

Menghitung volume membutuhkan dua pengukuran yakni bore dan stroke, yang menentukan apakah mesin diklasifikasikan sebagai small block atau big block. Adapun displacement sering dianggap sebagai satu-satunya acuan antara mesin small block dan big block, bore dan stroke sama pentingnya.

Ukuran Bore

Ukuran bore berhubungan dengan diameter silinder mesin. Bore besar berarti memiliki pernapasan yang lebih baik, dan bore kecil menciptakan lebih banyak tekanan yang berarti torsi lebih besar. Bor yang lebih kecil memang menciptakan batasan pada angka garis merah, yang membuat banyak penggemar otomotif merasa frustrasi, tetapi itu ideal untuk truk bermesin big block yang memang pertama kali dirancang untuk itu.

Stroke

Tiap silinder mesin adalah piston yang bekerja naik-turun (travel up-down), juga disebut stroke. Short stroke dan bore besar berarti small block, long stroke dan bore kecil berarti big block. Long stroke mampu menghasilkan lebih banyak torsi, sementara short stroke memungkinkan putaran lebih cepat. Jadi mobil balap pada dasarnya memiliki short stroke, sedangkan truk idealnya memiliki long stroke.

PEMAHAMAN BLOK MESIN

Hampir semua mesin modern adalah bagian dari keluarga “monobloc” yang diperkenalkan sejak awal 1900-an, tetapi itu tidak cukup apa yang orang maksud ketika mereka berbicara tentang blok mesin. Mesin overhead camshaft juga termasuk monoblok. Ketika seseorang merujuk pada blok mesin, mereka biasanya secara khusus merujuk pada overhead-valve, pushrod, dan mesin V8 yang didesain setelah tahun 1955.

Mesin Mustang beralih dari overhead valve ke overhead camshaft di akhir 90-an, sementara Mustang yang lebih tua pada umumnya dibekali dengan V8 small block atau big block. General Motor sekarang memegang gelar produsen mesin pushrod terbesar, sejak hampir perusahaan lain telah beralih ke overhead chamshaft.

Mesin pushroad dinilai memiliki kelebihan yang diinginkan banyak orang. Secara signifikan, pushroad lebih mudah dikerjakan ketimbang mesin overhead cam, dan mesin berada di posisi lebih rendah didalam dapur pacu. Mengingat sebagian besar bobot kendaran terdiri dari mesin dan komponen, pushroad memberi center of gravity yang lebih rendah, yang artinya lebih menguntungkan dari segi kinerja dan keselamatan. Mesin ini juga bekerja lebih singkat untuk mendapatkan torsi low-end yang disukai oleh banyak pengemudi.

PERBEDAAN UTAMA

Displacement pada small block dan big block bisa jadi sama, tetapi ada perbedaan yang signifikan. Pada 2009, hanya mesin small block baru yang diproduksi meskipun dengan displacement yang agak besar. Fitur mekanikal yang akan menentukan apakah suatu mesin dianggap sebagai small atau big block adalah terkait dengan proporsi fisik, bentuk, dan penempatan valve.

Mesin big block cenderung lebih persegi dan biasanya silinder ditempatkan lebih jauh satu sama lain. Meskipun kedua gaya mesin berbentuk V, dalam mesin big block — V terlihat seperti “Y” bukan karena ruang tambahan yang dibutuhkan. Mungkin anda pernah mendengar mesin big block dinilai menyerupai landak/ porcupine. Ini disebabkan oleh pengaturan canted valve yang menawarkan daya besar dengan tampilan valve yang tersebar dimana-mana seperti duri landak.

Pengaturan canted valve adalah cara inovatif yang memungkinkan mesin bernafas dan menghasilkan tenaga. Dan kini kita tahu bahwa ada cara yang lebih mudah dan efisien untuk menciptakan aliran udara tambahan pada mesin. Bagian ini adalah alasan mengapa mesin small block mampu mengalahkan mesin big block ‘jadoel’ dalam skenario balapan drag. Yaps, seperti yang disebutkan di atas, ini berkat putaran tinggi dan gir rasio yang lebih tajam pada mesin small block meskipun tidak menghasilkan torsi sebesar big block.

Jadi kesimpulannya, mesin big block secara fisik memang lebih besar dan lebih berat. Displacement tak bisa dijadikan acuan yang tepat untuk mengklasifikasikan apakah mesin itu tergolong small atau big block. Adapun awalnya mesin big block dirancang untuk mobil full-size dan light truck, kultur itu kini telah berubah.

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect