JAKARTA – Musim balap 2024 akan menjadi momentum baru bagi pembalap Yassin Kosasih, lantaran dirinya telah memutuskan untuk menambah satu slot balap lagi selain balap ISSOM dan Sprint Rally, dengan kembali aktif di ajang Speed Offroad.
Seperti diketahui bersama, beberapa waktu lalu Rifat Sungkar bersama beberapa tokoh motorsport nasional telah melakukan pertemuan di Jakarta untuk merumuskan sesuatu yang baru agar bisa kembali menghidupkan balapan Speed Offroad di Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Yassin Kosasih, mengungkapkan apa yang dirumuskan tersebut juga semata-mata untuk memberikan tempat kepada para offroader, terutama bagi yang menggunakan Can Am atau Polaris dalam pentas kompetisi nasional.

Yassin Kosasih bersama tim saat melakoni Speed Offroad akhir tahun 2023
“Beberapa waktu lalu kita rapat, dan karena saya punya background balap pakai Can Am pada 2016, jadi saya ingin menghidupkan lagi kelas itu, dan karena animo banyak banget, jadi dengan adanya Speed Offroad baru ini akan menjadi akomodir mereka semua,” jelas sosok yang kini menjabat sebagai Kepala Korps Polisi Air dan Udara Polri.
Dengan kepastian gelaran Speed Offroad yang akan digelar pada tahun ini, maka Yassin Kosasih, juga memutuskan untuk ikut serta dalam kompetisi tersebut. Apalagi mengingat pada tahun 2016 sampai 2019, saat gelaran tersebut tengah jaya-jayanya, ia menjadi salah satu offroader yang tampil kompetitif dengan membawa NAVSAT.
Komitmennya tersebut juga dilandasi dengan lokasi penyelenggaraan, di mana untuk kompetisi Speed Offroad akan mengambil tempat di kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Yassin Kosasih bakal mengikuti rangkaian Kejurnas Speed Offroad 2024
“Insya Allah kalau itu jadi diselenggarakan di Sentul Stage Park (Hambalang), saya akan ikut. Tapi untuk yang balap Sprint Rally, ini akan ada enam seri rencananya, paling saya akan ikut yang terdekat saja, tidak semua seri saya ikuti. Tapi untuk ISSOM, Insya Allah saya akan ikut lagi tahun ini,” tambah Yassin.
Dalam penjelasannya melalui sambungan telepon, ia membeberkan, di mana jika sebelumnya kejuaraan Speed Offroad menggunakan kategori G, pada tahun ini akan diganti menggunakan T. Di mana untuk klasifikasinya T1 untuk pengguna mobil dengan sistem pengkabutan karburator, T2, T3 dan T4 adalah pengguna Cherokee serta campuran, T5 untuk pengguna mobil-mobil tubular dan T6 akan diperuntukan bagi para pengguna Can Am atau Polaris.
“Untuk jadwalnya kemungkinan seri pertama itu akan digelar setelah Lebaran 2024, jadi tahun ini dibatasin baru tiga seri, lalu kita lihat seperti apa animonya. Itu saya sampaikan karena saya sebagai penggagas pengguna Polaris, itu yang saya sampaikan kepada Rifat,” pungkasnya. (*)

