Connect with us

Drag Race

Ajang Japnas Drag Race National Championship 2022 di Wonosari, Sukses Menyedot Banyak Dragster

YOGYAKARTA – Gelaran balap mobil di trek lurus bertajuk Japnas Drag Race National Championship 2022 seri kedua, sukses digelar pada Minggu (31/07/2022) di Lanud Gading, Wonosari, Gunung Kidul, D.I.Y.

Event ini bukan sebuah event drag biasa, namun sebagai hadiah pamungkas untuk pemenang pada seri kedua ini, Japnas (Jaringan Pengusaha Nasional) telah menyiapkan hadiah 1 unit mobil dan juga motor untuk pemenang. Mereka yang memiliki poin terbanyak selama keempat rangkaian JAPNAS Drag Race, berhak untuk mendapatkan hadiah tersebut. Kali ini, PT SKS juga turut support hadiah uang tunai sebesar Rp 7 juta untuk Juara Umum 1, Juara 2 Umum mendapat Rp 4 Juta, dan Juara 3 Umum mendapat Rp 2,5 juta.

Pada putaran kali ini, panitia mencatat ada 23 kelas yang dilombakan. Event yang dijalankan oleh Mars Autosport bersama Vito Yogyakarta, berhasil menghasilkan 420 starter yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa tim balap drag besar pun ikut turun merasakan aspal khas Lanud Gading. Sebut saja seperti Ekitoyama yang menyumbangkan sekitar 95 starter dan KAZ Speed SKS dengan 40-an starter. Kehadiran tim lain yang juga cukup kondang antara lain adalah SAR Speed, AB Racing dan GAR Power asal Surabaya yang bergabung dengan tim Ekitoyama.

Salah satu peserta terjauh menurut ketua penyelenggara, Andreas Mozambi atau lebih dikenal dengan nama Moza, adalah tim RM Kapurung 88 asal Samarinda. Tim yang baru terbentuk ini menyumbangkan sekitar 20 nomor starter dan menurut Moza mereka juga tak boleh diremehkan.

Event yang kali ini dihadiri dan ikut ditangani oleh Ketua Komisi Drag Race PP IMI, Dharma Sradha, menarik jumlah starter yang lebih banyak dari putaran pertama di Surabaya.  Namun, dari banyaknya jumlah starter tersebut, memang tidak sebanding dengan jumlah starter yang turun.

Menurut Moza yang juga adalah pengurus di IMI Yogyakarta, ini adalah salah satu dampak dari adanya tiga kali event drag race yang terselenggara di bulan Juli dengan Japnas sebagai event terakhir.

Dari segi mobil, kali ini hadir pula beberapa mobil yang modern, sebut saja Mini Cooper dan BMW F30 yang turut hadir mencoba peruntungannya di trek lurus. Brand Honda memang nampak masih mendominasi area paddock, dengan sesekali nampak mobil Toyota seperti Yaris, Innova dan Fortuner. Beberapa Mitsubishi Pajero juga menghiasi beberapa spot paddock di Lanud Gading.

Kelas diesel memang sedang naik trendnya. Baik dari kelas stok diesel dan monster diesel, kedua kelas tersebut sebenarnya bisa menarik lebih banyak mobil lagi, tetapi mengingat banyak mobil kelas monster diesel yang rusak atau diistirahatkan karena lelah dari event sebelum JAPNAS maka jumlahnya kali ini sangat diapresiasi oleh penyelenggara.

Mobil-mobil All Motor masih cukup ramai, terutama dari tim besar seperti Ekitoyama, GAR Power, KAZ Speed dan juga local heroes, Ayopa, yang juga menurunkan dua mobil bermesin Naturally Aspirated. Memang perbandingan jumlahnya tidak sebanyak kelas bracket, tetapi mengingat besarnya curahan dana yang digelontorkan pada mobil mobil All Motor maka secara tak langsung mobil-mobil ini lah yang menjadi salah satu daya tarik utama.

Beberapa mobil bermesin turbo juga turut ambil bagian. Bahkan salah satunya menjadi Fastest of The Day. Andreas Mozambi menyebutkan, dalam kedepannya, JAPNAS Drag Race Series ini akan dikemas lebih baik lagi agar dapat menarik banyak perhatian para pembalap maupun tim besar yang memiliki mobil turbo dari Jakarta dan kota-kota lainnya.

Japnas Drag Race National Series harapannya menjadi event drag besar yang dapat memberikan contoh baik. Moza menyampaikan bahwa tengah mengkaji agar tahun depan jika memungkinkan akan menerapkan sistem jenjang yang sebelumnya tidak ada di drag race. Dalam hal ini, minimal ada pemula dan seeded agar persaingan menjadi lebih seru. Jadi Top 10/15 perolehan poin tahun ini rencananya akan masuk ke jenjang seeded di tahun depan.

Harapan besar lainnya tentu agar drag race menjadi industri yang lebih maju dan baik mengingat event cabang olahraga roda empat ini bisa dibilang yang paling memungkinkan untuk diselenggarakan di beberapa daerah di Indonesia. Alasannya, untuk lintasan sendiri tidak membutuhkan area khusus, hanya trek lurus serta regulasi yang sesuai dengan peraturan.

Hasil Japnas Drag Race National Championship Series 2022 Putaran 2 Yogyakarta:

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect