Saat kita menyaksikan balapan di sirkuit, terkadang kita mendengar lengkingan suara mesin yang berulang ulang saat mobil balap mendekati tikungan. Kalau dipikir lagi disaat yang bersamaan pembalap harus mengurangi gigi transmisi (shift down) ke ratio yang lebih tepat di tiap tikungan dan menginjak rem untuk mengurangi kecepatan sebelum melibas tikungan
Bagaimana melakukannya? Yup, driver menginjak rem sekaligus gas disaat bersamaan dengan satu kaki sedangkan kaki yang lainnya menginjak pedal kopling untuk proses shifting. Proses menginjak rem dan gas secara bersamaan dengan satu kaki inilah yang dinamakan heel n toe.

Hal ini sangat mungkin dilakukan walaupun diluar logika atau kebiasaan mengemudi, rem diinjak dengan ujung telapak kaki (toe) sedangkan gas diinjak dengan tumit (heel), perlu pengalaman atau latihan untuk menghasilkan keseimbangan antara tekanan rem yang diinginkan dengan dalamnya pedal gas yang diinjak sesuai bukaan throttle yang diinginkan.
Pada saat melakukan teknik Heel and Toe, kaki kita tidak menapak di lantai mobil tetapi bertumpu kepada pedal rem dan gas secara bersamaan. Untuk lebih nyamannya perlu setingan kursi driver yang pas, karena ruang gerak kaki harus seideal mungkin, sehingga topangan kaki di lantai mobil bisa digantikan dengan memindah tumpuan ke paha terhadap kursi driver.
Manfaat dari Heel and Toe ini adalah, pembalap bisa memposisikan putaran mesin pada power tertentu di gigi yang pas di setiap tikungan (rev matching) sambil melakukan pengereman, alhasil pemblap bisa masuk lebih awal dan keluar lebih cepat di tiap tikungan. Selain itu dengan Heel and Toe ini pembalap akan membantu menghemat part transmisi dan mesin karena engine brake yang lebih minim dan perpindahan gigi transmisi yang lebih halus.
Heel n toe tidak hanya bisa diaplikasikan di balap mobil tapi bisa digunakan di keseharian lho.
selamat mencoba…


