Teknologi dalam dunia otomotif terus berkembang. Kali ini datang dari dua jagoan otomotif dunia yaitu mobil Ferrari dan Porsche. Kedua mobil ini memiliki keunikan dalam penggerak mobilnya berupa ban belakang yang bisa berbelok.
Umumnya dan kebanyakan mobil terutama pada sisi roda atau bannya yang mampu berbelok adalah pada kedua ban depannya. Nah, pada kedua mobil tarsebut, Ferrari dan Porsche, ban belakang keduanya mampu berbelok.
Tentu saja hal tersebut terbilang unik dan menarik di era kemajuan dunia otomotif seperti sekarang. Sebelumnya hampir jarang dijumpai mobil yang memiliki kemampuan berbelok pada roda belakangnya. Sebagian besar mobil yang ada saat ini selalu mengandalkan kemampuan ban depan untuk berbelok.
Pada mobil Ferrari roda ban belakang yang bisa dibelokkan menggunakan teknologi PVC (Passo Corto Virtuale, Virtual Short Wheelbase atau virtual jarak pendek poros roda). Teknologi tersebut disematkan pada mobil terbaru Ferrari yaitu F12tdf.
Seperti diketahui bahwa PVC merupakan sebuah inovasi pada roda gerak bagian belakang yang bisa dikendalikan atau disetir. Dimana fungsinya adalah menambah keseimbangan (stabilitas) dalam berkendera ketika dipacu dalam kecepatan tinggi pada daerah bertikungan.
Pada bagian ban belakang mobil Ferrari yang bisa dibelokkan menggunakan ukuran ban yang lebih besar dari bagian ban depannya. Ban belakang akan berbelok berdasarkan gerakan setir, kecepatan, dan sudut belok bagian ban depannya. Sistem tersebut menerapkan model kontrol logika.
Jadi ketika mobil melaju pada daerah bertikungan maka roda depan dan belakang akan bersama-sama berbelok sehingga keseimbangan mobil tetap terjaga.
Mobil Ferrari, F12tdf, yang menggunakan ban belakang yang bisa dibelokkan diproduksi dalam jumlah terbatas yaitu sekitar 799 unit. F12tdf menggunakan mesin V12 6.262 cc dengan kemampuan tenaga 780 PS.
Namun demikian belum diketahui berapa banderol harga yang dipasang untuk tipa unit mobil canggih tersebut.
Selain Ferrari, Porsche, juga menerapkan teknologi ban belakang yang bisa dibelokkan. Adalah model Porsche 911 Carrera S yang mengaplikasikan model teknologi ban belakang seperti itu. Selain model tersebut, 2 model Porsche lain yaitu Porsche 911 Turbo dan 911 GT3 juga menggunakan teknologi tersebut.
Kemampuan belokan ban belakang yang dimilikinya bisa dibelokkan ke kanan maupun ke bagian kiri. Demikian juga dengan kemampuan ban depan yang juga bisa dibelokkan.
Ban belakang yang bisa dibelokkan pada model mobil Porsche dimaksudkan agar bisa meningkatkan kemampuan stabilitasnya agar lebih handal ketika berbelok di tikungan maupun bermanuver di jalanan yang memiliki ruang sempit.
Ban belakang yang berbelok akan mengikuti alur pada ban depan yang berbelok. Ban belakang juga bisa berbelok secara berlawanan dengan ban depan terutama untuk memperkecil sudut dan ruang putar mobil.
Model mobil Porsche 911 Carrera S yang menerapkan kemampuan ban belakang yang bisa berbelok menggunakan mesin dengan kemampuan 3.0 twin turbo flat 6 silinder. Tenaga yang dihasilkan dari mesin tersebut mencapai angka 414 dk dan trosi maksimum 500 nm.
Nah, dengan hadirnya mobil-mobil yang memiliki kemampuan berbelok pada bagian kedua ban yaitu depan dan belakang membuat kemampuan berkendara lebih baik terutama saat berada dan berkendara di daerah tikungan.
Anda bisa melihat video di kanal youtube, bagaimana perbandingan antara mobil yang menggunakan penggerak yaitu ban depan dan belakang yang bisa dibelokkan bersama-sama dengan mobil yang hanya mengandalkan kemampuan belok pada ban depannya saja.





