Connect with us

Did You Know?

Ternyata Mr. Bean Memang Doyan Ngebut

Siapa yang sanggup menahan tawa ketika menonton aksi konyol Mr. Bean? Kalau bagi kalian nggak lucu, berarti perlu dipertanyakan selera humornya.

Anyway, karakternya sebagai Mr. Bean membuat seluruh dunia tertawa sejak tahun 1989. Yaps, dialah Rowan Sebastian Atkinson, namanya telah terukir sebagai komedian kawakan, aktor, sekaligus penulis dan produser film. Bakat komedi yang ditekuninya kian bersinar, terbukti pada serial TV Mr. Bean yang bertahan hingga 5 tahun, dan film-film seperti Love Actually, Johnny English, Mr. Bean’s Holiday.

Mungkin sebagian orang sudah mengetahui bahwa Rowan tergolong petrolhead sejati tetapi tak banyak yang tahu Ia juga seorang pecinta mobil sport dan racing enthusiast. Nggak percaya? Buktinya, Rowan memiliki McLaren F1 yang ikonik, supercar legendaris dengan kecepatan tertinggi 391 km/ jam berwarna merah marun yang dibelinya tahun 1997 seharga 540.000 poundsterling.

Tahun 2011, Ia kehilangan kendali dan menabrakkan mobilnya ke sebuah pagar di Lancashire, bahkan tagihan perbaikan mencapai 910.000 pound, tercatat sebagai pembayaran asuransi otomotif termahal di Inggris. Setelah insiden itu, rupanya McLaren F1 tetap mempertahankan nilainya dan sang komedian menjualnya tahun 2015 dengan harga 8 juta pound, sebuah harga yang fantastis. Bertahun-tahun Rowan menikmati kualitas dan kinerja dari McLaren F1 secara menyeluruh, bahkan odometer menunjukkan lebih dari 40.000 mil, angka yang cukup rendah untuk mobil selangka itu.

Perjalanannya di dunia seni peran tentu tak semudah membalikkan telapak tangan, segala sesuatunya butuh proses dan kerja keras untuk meraih kesuksesan. Pada awal karirnya sebagai aktor muda yang sedang berjuang, Ia memiliki pekerjaan sampingan sebagai supir truk. Yaps, Ia memegang lisensi mengemudi truk kategori C+E sejak 1981.

Rowan menggunakan ketrampilan mengemudinya saat membuat drama komedi televisi. Tahun 1991, Ia membintangi The Driver Man sekaligus sebagai penulis naskah. Serangkaian sketsa menampilkan Rowan berkeliling London untuk menyelesaikan obsesinya terhadap mobil. Ada juga film TV biografi berjudul Full Throttle pada 1995, Rowan berperan sebagai pembalap Henry Birkin. Selain komedi, sepertinya hobi mengemudi sudah menjadi bagian dari passion-nya sejak awal.

Perlahan koleksinya semakin bervariasi, kecintaannya terhadap mobil tak bisa dibendung. Diantaranya yang paling menyedot perhatian adalah Aston Martins DB7 Vantage yang Ia kendarai dalam film Johnny English, atau V8 Vantage keluaran 1981.

Rowan juga pernah mengalami kecelakaan mengendarai Aston Martin V8 Zagato pada Juli 2001, tetapi untungnya selamat tanpa cedera. Ini terjadi ketika Ia berkompetisi di acara Aston Martin Owners Club, di Sirkuit Balap Croft, Darlington.

Beberapa ajang balap pernah Ia cicipi, seperti Goodwood Revival mengendarai Ford Ford Falcon Sprint dan Jaguar Mark VII, mengikuti dua musim dengan Renault 5 GT Turbo, bahkan pernah adu balap di sirkuit Le Mans menggunakan Aston Martin Vantage GT4. Dunia balap bukanlah karir baginya, melainkan sisi lain dari Rowan Atkinson. Koleksi mobil lainnya adalah Audi A8, Honda Civic Hybrid, Honda NSX supercar dan Skoda Super.

Ketika mendengar nama Mr. Bean, yang terbesit dalam pikiran kebanyakan orang adalah mobil Mini berkelir hijau dengan kap mesin hitam dan gembok di pintu. Yaps, karakter Mr. Bean identik dengan Mini yang seakan tak bisa dipisahkan. Tahukah anda bahwa selama serial Mr. Bean berlangsung telah menggunakan enam Mini dan plat registrasi yang berbeda.

Mini tungganggannya juga pernah membintangi serangkaian iklan supermarket di Swedia. Dan lucunya lagi, Rowan menghadiri Goodwood Revival dengan Mini, lengkap dengan sofa yang diikat diatas atap — layaknya dalam episode 9 dari serial komedi, Do-It-Yourself Mr. Bean. Kocak banget deh, Uncle Rowan ini. Hehehe.

Satu fakta menarik, Rowan pernah berkata bahwa Ia tak ingin memiliki mobil Porsche. “Saya punya masalah dengan Porsche. Mereka adalah mobil yang luar biasa, tapi saya tahu saya tidak akan pernah bisa hidup dengan mobil itu. Terkadang tipikal para pemilik Porsche sulit dipahami, saya berharap mereka tidak ‘sakit’. Secara psikologi, saya tak bisa hidup dengan orang seperti itu. Saya rasa, bukan orang seperti saya,” cetusnya. Sepertinya Ia tak menemukan banyak kesamaan dengan para pemilik Porsche.

Terlepas dari ketenaran, kekayaan, dan gelar CBE (Commander of the British Empire), ia tetap menjadi komedian pertama yang mencintai dunia motorsport dan racing enthusisast. Bahkan pada Juli 2011, Rowan pernah muncul sebagai “Star in a Reasonably Priced Car” di program acara Top Gear mengemudikan Kia Ceed. Ternyata selera mobilnya juga bisa ‘membumi’ ya, sob!

 

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect