Jika sebelumnya BMB Motorsport HRVRT BGM-HBM telah menyiapkan 8 pembalap andalan untuk menghadapi musim balap Speed Offroad 2017. Tetapi dengan informasi akan adanya perubahan sistem dalam perebutan gelar juara Team, maka seluruh anggota tim langsung mencari jalan keluarnya. Dan saat menjalani ibadah Umroh pada beberapa waktu lalu, akhirnya tiga tim diputuskan akan membawa nama besar dari tim BMB (Binuang Mitra Bersama) Motorsport ini.
“Memang pada awalnya kami merencanakan akan membentuk dua tim, tetapi melihat kebutuhan dari tim yang ingin meraih gelar kembali sebagai juara nasional Team maka tercetuslah keputusan ini. Dan keputusan tersebut kami dapatkan di Madinah ketika menjalani ibadah umroh bersama.” ungkap Boy M. Dinata – Manager Tim BMB Motorsport.
Ternyata peraturan speed offroad 2017 tidak berlaku dan dikembalikan pada peraturan tahun lalu. Namun peraturan tersebut tidak menggugurkan komitmen dari tim sehingga ketiga tim akan mengusung nama BMB Motorsport, BMB Motorsport HRVRT dan BMB Motorsport BGM-HBM. Namun komposisi dari tim ini akan digunakan pada IXOR 2017 putaran perdana yang berlangsung di sirkuit Citra Mitra City, Banjarbaru – Kalimantan Selatan. “Tetapi kemungkinan untuk putaran selanjutnya akan kembali kepada proposal awal yakni hanya delapan mobil untuk dua tim kepada sponsor dan tentu saja karena peraturan berubah yang menggunakan peraturan tahun 2016.”
Hasil dari kejuaran Indonesia eXtreme Offroad Racing (IXOR) 2017 putaran perdana ini mampu meraih hasil sangat baik. Seperti yang terlihat pada dua pembalap dari BMB Motorsport setelah berhasil menguasai tempat pertama dan kedua dari 2 Special Stage (SS) yang berlangsung pada hari pertama. Dadang Pohan di kelas G4.3 (7 menit 28, 301) dan TB Deyang di G4.2 (7 menit 32, 312 detik) menjadi yang tercepat di Group G4.
“Alhamdulillah tidak ada kendala besar, hanya ada salah prediksi ketika penunjuk temperatur naik drastis pada kedua SS. Beruntung setelah diperiksa secara keseluruhan hanya bagian indikator temperatur yang mati. Persaingan di kelas G4.3 tahun ini semakin ketat dengan banyaknya para pembalap yang mulai bergabung.
Sementara Tb Adhi yang dinavigatori Boy M. Dinata berada di posisi ketiga pada Group G5,”Di BMB Motorsport ada pakem utama yaitu ketika ‘Shake Down’ harus memaksimalkan agar mengetahui kekurangan dari kendaraan dan terbukti pada mobil saya yang sempat mengalami kendala pada kopel putus dan mengenai transfer case. Untungnya ada spare part sehingga bisa menjalani kedua SS. Tapi ternyata di SS pertama, selang rem belakang putus jadi harus menurunkan gear hingga harus menggunakan cara body break.”
Dengan hasil ini tentu semakin membuka peluang bagi BMB Motorsport meraih gelar juara dan mengumpulkan poin dalam perebutan juara Team dalam IXOR 2017.




