Seakan tak ingin kalah dengan pabrikan mobil SUV Eropa lainnya, Jeep Wrangler Rubicon ‘1941 Edition’ turut dipamerkan di Geneva International Motor Show yang saat ini berlangsung di Swiss. Tatkala hadir sebagai edisi spesial, Rubicon dikemas dalam sentuhan berkelas dari Mopar yang memamerkan berbagai aksesoris dimana tak hanya merubah penampilan tetapi juga meningkatkan kinerja mesin.
![]()
Seperti kalian ketahui, nama edisi 1941 diambil dari tahun kelahiran Jeep Militer Willys. Sebagai penanda, angka 1941 terukir pada beberapa titik seperti kap mesin dan pintu. Upgrade kustom terjadi di sejumlah sektor yang sengaja dirancang untuk menaklukan medan berat diantaranya 2-inci lift suspensi (50,8 mm), snorkel air-intake, dan rock slider.
![]()
Yaps, jubah Rubicon tampil beda dari biasanya berkat aksen hitam diatas lapisan cat eksterior milik Hella Yella. Selain itu, memiliki atap mesh sun bonnet. Adapun Rubicon ini dikustom, tetapi memenuhi persyaratan legal untuk digunakan di jalanan Eropa.
![]()
Saat ini generasi JL Wrangler paling baru tersedia di Eropa tetapi lain halnya Wrangler yang beredar di Amerika Utara. Pasar Eropa memiliki pilihan mesin 2.2-liter turbodiesel 4-silinder yang menghasilkan tenaga 200 hp dan torsi 332 lb-ft. Transmisi pun tersedia dalam dua pilihan yakni manual 6-percepatan dan otomatis 8-percepatan. Alternatif lain bagi pelanggan Eropa, ditawarkan mesin bertenaga bensin 2.0-liter turbocharged 4-silinder. Sementara 3.6-liter V6 hanya tersedia di pasar Afrika dan Timur Tengah.
![]()
Fitur Wrangler bertenaga diesel sedikit berbeda dari versi bensin. Misalnya, teknologi Command-Track 2-percepatan hanya terbenam pada trim Sport dan Sahara yang memiliki rasio gardan 3,73. Sedangkan limited-slip rear differential bersifat opsional. Trim Rubicon dibekali sistem Rock-Trac 2-percepatan yang diklaim lebih agresif, mengandalkan gardan Dana 44, electronic sway bar disconnect, electric-looking differentials depan-belakang, serta memiliki rasio yang sama.
![]()
Formulir pemesanan menunjukkan Wrangler bertenaga diesel akan tersedia di Amerika, tetapi hanya berlaku versi 3.0 liter V6 dengan teknologi stop-start. Tenaga yang dihasilkan masih menjadi misteri, tetapi jika dilihat dari keturunan sedarah — Grand Cherokee bertenaga diesel berada di kisaran 260 hp dan torsi 442 lb-ft.
![]()

