Putaran ke-7 atau seri pamungkas Kejuaraan Nasional Speed Offroad bertajuk Indonesia Xtreme Offroad Racing (IXOR) 2015 tuntas sudah. Tahun ini, seri final kejuaraan Speed Offroad terbesar di tanah air ini memilih lokasi di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (21/11) dan Minggu (22/11).
Total sebanyak 121 starter yang terbagi dalam 6 grup yakni G1 hingga G6 bertarung di lintasan yang mengadopsi karakter trek kejuaraan Speed Offroad di Amerika Serikat.
H. Samsudin dari Jhonlin Racing Team akhirnya menjadi raja di IXOR 2015 dengan menempati posisi puncak di kelas tertinggi G6.4, best overall, dan Free for All (FFA), sekaligus berhak menyandang titel Juara Nasional.
Ini merupakan gelar juara nasional pertama yang direngkuh H. Sam sejak Kejurnas Speed Offroad digelar pertama kali tahun 2013 silam. Hasil IXOR tahun 2015 ini semakin sempurna karena Jhonlin Racing Team (JRT) juga berhasil keluar sebagai juara nasional untuk kategori tim mengungguli 7 Saudara Motorsport di peringkat kedua dan HRVRT di peringkat ketiga.
Sementara itu, H. Sam sendiri sebenarnya sudah mengunci gelar juara sejak seri 6 yang berlangsung di Serang, Banten, Oktober lalu. Bertarung sengit dengan Rifat Sungkar sejak awal musim, pentolan tim JRT ini mendapat keuntungan akibat problem teknis yang dialami Rifat Sungkar di seri 6 lalu yang berlangsung di sirkuit Tembong Jaya, Serang. Rifat gagal meraih hasil maksimal sementara H. Sam yang menjuarai seri 6 membuat raihan poinnya sudah tak terkejar.
Akan tetapi seperti yang sudah diduga, meski sudah mengikhlaskan gelar juara, Rifat Sungkar tetap tampil all out di Banjarbaru. Rifat menempati posisi pertama di kelas G6.4 dan FFA. Hasil ini membuat Rifat harus puas dengan gelar runner up nasional disusul offroader belia dari tim JRT Jhoni sebagai juara ketiga nasional.
H. Sam Geber Mobil Baru di IXOR Seri 7
Karena sudah mengunci gelar juara, H. Sam memutuskan untuk menggunakan mobil baru yakni Tubular dengan mesin Chevrolet Corvette LS7 Super Charge di seri ke-7 Banjarbaru ini. Karena masih dalam pengembangan H. Sam terlihat belum sepenuhnya beradaptasi dengan tunggangan barunya tersebut.
Dari total 4 Special Stages (SS), H. Sam yang didampingi navigator Michael menempati urutan ke-11 di grup 6 dengan total waktu 15.16.325.
Seri ke-7 ini sepertinya memang dimaksimalkan oleh H. Sam bersama mekanik JRT untuk mengumpulkan data-data terkait penyempurnaan mobil dengan spek baru tersebut agar musim depan target juara nasional kembali bisa direngkuh.
Bonus Image









