Bintaro, 20 Februari 2018 – Balapan Touring Car yang masuk dalam rangkaian Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2018 akan segera di mulai pada akhir Maret nanti. Begitu pula dengan Japan Super Touring Car Championship (JSTC). Bahkan untuk menarik animo dan sekaligus memanjakan para pembalap, 5 mobil Honda Brio telah disiapkan bagi sang juara nasional.
5 mobil tersebut akan diberikan kepada mereka yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak dari 7 putaran (1 putaran merupakan street race). Kelas yang akan diadakan JSTC di 2018 masih seperti tahun sebelumnya, yakni 1600 N/A, 2000 N/A, 1600 turbo, 2000 turbo dan 2000 up (FFA).

“Namun syarat untuk mendapatkan hadiah utama, peserta wajib mengikuti minimal 6 seri atau 85% dari seluruh putaran. Jumlah peserta mencapai 6 pembalap disetiap seri. Jika tidak memenuhi kuota, hadiah yang dikeluarkan akan ditentukan. Intinya saya ingin kompetitif,” ungkap Ferry Hongkiriwang sebagai penyelenggara JSTC.

Kejutan ini tentu memberi angin segar bagi dunia motorsport Indonesia. Bahkan pihak Sentul Sirkuit yang diwakili Lola Moenek mengatakan ingin para promotor balap bisa seperti penyelenggara JSTC yang baru berusia 2 tahun ini. “Saya sangat suka dengan komitmen JSTC seperti halnya ABM Enterprise yang telah menjalin kerjasama dengan Sirkuit Sentul hingga tahun keempat.”

Hal menarik lainnya, penyelenggara akan melakukan inspeksi mendadak untuk memeriksa mesin agar seluruh menjunjungi tinggi ‘fair play’, jika ketahuan bermasalah akan terkena pemutihan poin.

Memang untuk jumlah peserta belum bisa diketahui karena pihak JSTC belum membuka pendaftaran, namun 25 pembalap telah menyatakan siap mengikuti balapan khusus mobil – mobil buatan Jepang. Namun target penyelenggara adalah 35 pembalap, sesuai dengan kondisi dari sirkuit Sentul.

