Setelah melalui beragam tahapan berat, akhirnya enam juara diperoleh dalam Nissan GT Academy Indonesia 2016. Keenam pemenang ini mampu menyingkirkan 14 finalis dari sekitar 25.000 peserta yang sebenarnya melebihi target tahun ini bagi PT. Nissan Motor Indonesia (NMI).
Keenam juara ini akan mewakili Indonesia untuk berkompetisi dengan 7 negara lainnya dalam International Race Camp Nissan GT Academy 2016 yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Inggris pada 18 – 27 Oktober 2016.
“Selamat kepada enam pemenang yang berhasil menyisihkan lebih dari 25.000 peserta Nissan GT Academy 2016. Cukup tingginya antusias masyarakat menunjukkan bahwa banyak orang ingin mengubah hidupnya melalui motorsports. Nissan GT Academy membuka jalan agar motorsport dapat diakses oleh semua orang. Ini adalah demokratisasi motorsport di Indonesia,” Ungkap Antonio ‘Toti’ Zara – President Director Nissan Motor Indonesia.

Namun sebelum meraih kemenangan, 20 finalis harus mengikuti National Race Camp selama tiga hari. Mereka tidak hanya bersaing dalam bermain game pod tetapi juga diuji dalam mengemudi di lintasan balap sirkuit Internasional Sentul. Hal yang tidak bisa dilupakan, seluruh finalis juga wajib mengikuti tes ketangguhan fisik hingga kemampuan berkomunikasi.
Selain dewan juri yang terdiri dari pembalap, pelatih fisik, media dan tim Nissan GT Academy Global. Diandra Gautama sebagai Brand Ambasador juga berperan sebagai mentor Nissan GT Academy dalam menghadapi sesi driving challenge.
“Beragam tes kami gunakan untuk menguji ke-20 finalis dalam National Race Camp. Ini merupakan bekal penting bagi mereka ketika berkompetisi di tingkat internasional karena akan menghadapi tantangan lebih berat di Sirkuit Silverstone nanti,” ujar GM Marketing Strategy NMI, Budi Nur Mukmin.
Nantinya di Silverstone 6 orang ini juga akan dipertandingkan kembali untuk melihat siapa yang terbaik dari mereka untuk berkompetisi mewakili Indonesia melawan negara lain dengan beberapa jenis tantangan/balapan.
Selamat untuk para pemenang….
Juara Nissan GT Academy Indonesia 2016:
- Catra Felder, 30 tahun – Jakarta
- Dwinanto, 37 tahun – Jakarta
- Muhammad Pandu Wicaksono, 30 tahun – Jakarta
- Raditya Indera, 22 tahun – Jakarta
- Ananto Budi, 29 tahun – Jakarta
- Muhammad Faiz Rayyan, 19 tahun – Jakarta

