Connect with us

Event

AKOC 2020 (last part): Race Day, Indonesia Berjaya!

Setelah dua hari sebelumnya, menyaksikan proses latihan hingga kualifikasi seperti yang gue ceritain pada artikel ‘part 1 AKOC 2020’ . Dan dari beberapa event balap yang gue liput, biasanya jadwal yang ngaret pasti selalu terjadi. Biasanya sih mundur sekitar beberapa menit bahkan sampai 30 menit atau lebih.

Tapi ada hal yang berbeda di event Asian Karting Open Championship (AKOC) 2020. Di rundown yang gue dapet di race day dimulai jam 9, tapi ternyata udah mulai dari jam 7. Yes bener banget event ini mulai lebih pagi dari jadwal yang udah disebarin.

Salah satu alesan event ini dimulai lebih pagi adalah sesi warm up yang dimulai lebih pagi. Ya, sebelum prefinal para pembalap mendapatkan sesi warm up. Sesi ini dimajuin beberapa jam, tapi hal ini tentunya bukanlah tanpa alasan. Karena force majeure yang terpaksa terjadi di sesi kualifikasi kemarin sehingga babak kualifikasi hanya sampai heat 2 saja. Nah heat 3 dilakukan di hari minggu sebelum prefinal dilakukan.

Jadi setelah para pegokart menyelesaikan sesi warm up, mereka langsung gaspol di heat 3. Di heat 3 mereka benar benar gaspol gokart mereka. Menjadi terdepan dan tercepat tentu menjadi target utama mereka. Ngga Cuma di kelas senior dan junior saja, kelas kadet pun menunjukkan aksi aksi yang begitu membuat deg degan.

Oh iya, kelas kadet adalah kelas pada ajang balap gokart yang diikuti oleh para pembalap yang usianya masih sangat belia. Menurut peraturan IMI khususnya untuk balap gokart, yang boleh ikut balap gokart di kelas kadet adalah anak anak yang sudah berumur 7 – 10 tahun. Tapi, meski mereka masih imut imut, mereka sudah sangat bisa menunjukkan aksi yang sangat kompetitif antar setiap pe-gokart.

Overtake is Victory

Pada setiap event balapan, apa sih yang kalian nantikan selain sang idola menyabet juara 1? Buat gue sih, asiknya nonton balapan adalah setiap pembalap melakukan overtake ke pembalap lainnya yang berada di depan.

Ngga Cuma di balap mobil atau motor aja, di balap gokart juga banyak aksi overtake yang dilakukan oleh para pembalapnya. Di kelas MINIROK, aksi aksi overtake udah mulai di tunjukkan sejak babak prefinal.

Gila! Pembalap pembalap cilik itu udah pada berani menunjukkan aksi overtake yang bikin deg degan sob. Ngga sedikit pembalap yang berani nempelin bemper depan gokart mereka ke bemper belakang pegokart lain demi mendapatkan jalur angin. Yes, banyak pembalap yang memanfaatkan jalur angin pembalap lain demi membuat gokart mereka lebih cepat dengan harapan bisa overtake pembalap di depannya.

Bemper belakang yang copot adalah pemandangan yang bisa sering kita liat di balapan gokart. Bahkan yang paling bikin deg degan adalah ada gokart yang terbang karena ada kontak fisik gokart dengan gokart lain ketika para pembalap melakukan overtake.

Wet Race

Hujan yang turun sejak hari jumat atau sesi latihan ngga cuma jadi bahan latihan aja sob. Ternyata latihan dengan menggunakan ban basah itu juga terpakai di race day. Pas babak final, khususnya untuk kelas junior dan senior, mereka kebagian balapan dengan kondisi hujan.

Seru sob! Balapan pas hujan emang selalu menyajikan pemandangan yang lebih seru. Bukan mengharapkan hal yang ngga ngga loh ya, tapi ngeliat pembalap gokart ini melakukan overtake pas hujan tuh bikin adrenalin kita ikut naik juga sob!

Skill dan feeling yang bagus tentu menjadi penentu juga selain dewi fortuna. Masalahnya, walaupun skill dan feeling kita sangat bagus dan kita mampu melakukan overtake pas hujan, tapi ketika dewi fortuna ngga berpihak pada kita, gokart pun bisa melintir. Bahkan, ketika mereka sedang melenggang sendirian, ngga sedikit pegokart yang melintin karena kena aqua planning. Tapi tetep seru sob!

Tapi ngga enaknya nonton wet race adalah klo ujan terlalu deras, pengawas balapan berhak untuk nyetop balapan walau belum 100 % selesai. Sama kayak pas kelas Formula 125 Junior berlangsung. Pas mereka mulai balapan, hujan udah mulai turun tapi masih belom terlalu deras. Tapi pas balapan berlangsung udah 70% balapan terpaksa dihentikan oleh pengawas balapan karena hujan udah turun cukup deras. Walaupun ngga selesai 100% mereka tetep mendapatkan poin maksimal kok sob.

Rolling Start

Di balapan gokart, ada banyak kebiasaan yang beda dengan balapan lain yang ada. Selain masuk paddock dalam kodisi beberapa part tercopot dari gokartnya karena ada Assembly Area untuk memasang bemper, ban dan tangki bbm, start ketika balapan dimulai pun berbeda dengan balapan lainnya.

Klo di balapan lain, mobil mobil diam di starting grid, balapan gokart dimulai dengan rolling start. Rolling start atau start berjalan ini dilakukan khusus untuk gokart yang ngga pake gearbox. Yes, mayoritas mobil gokart ngga pake transmisi, mobil mobil itu pake cvt kayak motor matic.

Tapi bukan berarti semua gokart itu matic. Ada juga kelas gokart yang menggunakan shifter. Tapi di event Asian Karting Open Championship 2020 ini ngga ada kelas shifter. Nanti gue bakalan bahas soal gokart shifter deh.

Nah pas rolling start ini, gue ngeliat start diulang beberapa kali. Hal itu dilakukan klo dirasa para pembalap ngga cukup rapet dengan pembalap lain pas start. Jadi klo start diulang, mereka harus muterin 1 lap lagi dan melakukan formasi lagi buat langsung melakukan start. Ketika start dengan formasi yang rapet, banyak pembalap gokart yang mendapatkan keuntungan seperti bisa mendapatkan kesempatan untuk overtake pembalap lain. Tapi ngga menutup kemungkinan ada kontak fisik gokart pas rolling start baru mulai.

Overall buat gue yang baru balik lagi liputan balap, event ini udah bagus banget. Sukses terus buat Asian Karting Open Championship! Semoga tahun depan bisa digelar di Sentul International Karting Circuit lagi.

Bonus foto:

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect