Tangerang, 19 Agustus 2017 – Karakter jalan raya di BSD yang diubah menjadi lintasan dalam ajang BSD City Grand Prix, membuat seluruh pembalap harus mengatur strategi jitu agar mendapatkan peluang meraih podium tertinggi. Begitu pula yang dilakukan Aldio Oekon, pembalap di ETCC 2000 yang bergabung dalam Pertamax Motorsport.
“Lebar lintasan yang tidak seperti di Sirkuit Sentul, mengharuskan setiap pembalap dapat memaksimalkan kendaraan pada kualifikasi. Di sini semua memiliki peluang yang sama karena setiap pembalap juga baru pertama kali balapan di jalan ini.” ungkap Aldio Oekon yang ditemui Fastnlow.net sebelum ajang ini dimulai.
Strategi ini membuat Aldio Oekon yang mengendarai BMW E36-M3 berhasil mencatatkan waktu tercepat dalam babak kualifikasi ETCC 2000. Aldio berhasil mencatatkan waktu 1 menit 42,719 detik yang berhasil diraihnya pada lap keenam dari 7 lap.
Sementara pembalap tercepat di ETCC 2000 adalah Zharfan Rahmadi yang bergabung dengan Jakarta Ban Motorsport. Dengan mobil E36, Zharfan berhasil mencatatkan waktu 1 menit 43, 073 detik pada lap ketiga. Hasil ini tentu membuka peluang Zharfan dalam meraih podium di ETCC 2000.
Selain Zharfan, pembalap Jakarta Ban Motorsport yakni Ahmad Fadillah A sebagai pembalap tercepat di ETCC 3000 kembali berpeluang mendapatkan gelar di kelas ETCC 2000. Waktu yang berhasil dicatatkan oleh Zharfan Rahmadi adalah 1 menit 44,186 detik di lap ketiga menggunakan mobil Mercedes W201 Cosworth.
Jadi apakah susunan tiga pembalap tercepat dari hasil kualifikasi ETCC 2000 tidak akan berubah pada esok hari, atau malah tergeser oleh pembalap lainnya. Tunggu info selanjutnya di Fastnlow.net.


