Seperti yang sudah di ketahui bahwa Amandio berhasil mengalahkan pembalap GT Radial satu-satunya yang turun di kejuaraan drift perdana Jogja ini, namun bukan berarti itu hal mudah.
Amandio yang menggunakan Nissan Cefiro pinjaman dari temannya ini mengaku agak kewalah dengan tenaga mesin yang ‘ngepas’ banget. Syukurnya selama perlombaan Amandio tidak mengalami kerusakan teknis pada mesin.
Hanya saja dia harus memaksimalkan tenaga yang ada dan setting suspensi hingga sedemikian rupa agar dapat lincah diatas track yang cukup kecil ini.
Pada pertarungan Amandio sempat bertemu dengan beberapa drifter handal yang salah satunya drifter asal Malaysia, Zai Bullzai Hamdan.
Dan juga sempat bertarung dengan Ikhsan Utama.
Namun Dio (panggilan akrabnya) memang sudah mengatakan bahwa, mungkin agak percuma memiliki tenaga yang besar di lintasan ini, karena lintasan ini kecil bahkan resikonya bisa kehilangan grip kalau tenaganya berlebih. Namun positif nya asap yang keluar lebih banyak.
Setelah meraih kemenangannya di seri perdana ini, Dio berencana akan melanjutkan perjuangannya di Surabaya pada Mogu-mogu AMF seri 2 yang akan di selenggarakan di bulan Agustus 2015 nanti.
Masih akan menggunakan Cefiro ini? Dio berharap sudah dapat menurunkan senjata pamungkasnya, Nissan Skyline.
Kemudian Amandio pun terlihat senang karena ini terlihat sangat sukses, sebab dilihat dari animo penonton yang hingga akhir acara masih tetap bertahan di area balap hingga jam 10 malam.









