Tidak bisa dipungkiri bagi penggemar drift Indonesia, berbicara masalah event drift nama Emmanuele Amandio sering menjadi bahan pembicaraan. Tidak terkecuali pada seri final AMF yang akan dipadukan dengan seri drift Internasional ADGP (Asian Drift GranPrix) yang sudah tinggal menghitung hari ini.
Apa yang terjadi dengan Amandio? Saat beberapa waktu lalu di hubungi oleh Fastnlow crew, Dio masih belum dapat memastikan keikut sertaannya di seri terakhir AMF, Namun sebaliknya pada ADGP Dio sudah memastikan akan turun dan kembali dengan mobil sewaannya.
Sewa mobil? Kenapa?
Dio mengaku terpaksa harus menyewa kembali karena pada tahun ini memang benar-benar tidak mempersiapkan diri untuk mambangun mobil drift. “karena event-event yang ada mendadak semua sih” aku Dio. Dan ditanya akan menggunakan mobil siapa, Dio masih belum bisa menjawabnya, dia kembali ingin membuat kejutan seperti di Drift War 3 beberapa bulan lalu.
Kalau Amandio tidak ikut AMF?
Yup, otomatis dia tidak bisa menjadi juara umum AMF. Kalau dihitung dari perolehan poin, Dio hanya berhasil menang 1 kali saja saat di Jogja, sedangkan di seri 2 Dio mati gaya karena ada kerusakan pada power steering yang mengakibatkan adanya sedikit kecelakaan yang menimpa dirinya, dan hal itu membuat dia tidak mendapat poin di seri itu.
Tapi itu semua terganting Amandio, apa yang akan dia tergetkan? Menang juara umum AMF atau konsentrasi penuh pada pertarungan antar negara di ADGP.
Namun dibalik itu, apabila dia akan turun di kejuaraan AMF Dio harus bertarung melawan Ikhsan, Dika CH dan Lucky Reza yang sementara ini poin mereka berempat saling berdekatan.
Apa targetnya di ADGP?
Hampir semua pembalap yang nantinya akan turun di kejuaraan internasional ini adalah ingin membawa dan mengibarkan bendera Merah Putih di atas podium. Bagaimana tidak, Indonesia adalah tuan rumah, Indonesia memiliki potensi dan kebanyakan brand ban yang mereka gunakan adalah ciptaan Indonesia. Hehehe..
Apa yang sudah dipersiapkan?
Amandio sendiri mengaku tidak mempersiapkan apa-apa, “mungkin hanya butuh sedikit penyesuaian pada kendaraan yang nanti bisa dilakukan saat free practice” ujar Dio optimis.
Yang jelas Dio sangat senang dengan diadakannya event bertaraf internasional ini, karena otomatis pengalaman akan bertambah dan “acara ini lebih mix karena jumlah negara yang ikut serta lebih banyak dari biasanya yang saya ikuti di D1 Jepang”.
Kata terakhir dari Amandio “Goodluck untuk semua peserta.. harumkan nama Indonesia, dan untuk panitia semoga semua dapat berjalan lancar”





