Connect with us
https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Headline

Begini Jadinya FJ40 Pakai Soft-top Bikini

Berbicara soal FJ40 ibarat ‘nggak ada matinya’! Pasalnya setelah Jambore Toyota Land Cruiser Indonesia sekitar 6 tahun silam di Jogjakarta pamor FJ40 kian melambung, pula diiringi harga yang spektakuler. Paling murah bisa dibandrol dari harga 100 jutaan dengan kondisi ‘lumayanlah’, yang jelas kalian bakalan mengeluarkan uang untuk perbaikan dan kelengkapan aksesoris. Jika kalian memilih restorasi itupun tidak murah, biaya yang dikeluarkan boleh dibilang sama dengan harga beli. Itupun belum termasuk aksesoris dan spare parts orisinil.

Bagi pecinta 40 Series, yang satu ini bisa jadi bahan inspirasi. Yuk, kita intip restorasi bikinan Velocity Restorations (VR). VR dikenal luas atas hasil karyanya yang didominasi dengan Ford Bronco dan International Scout, tetapi FJ40 merupakan projek pertamanya. Bengkel restorasi yang berbasis di Florida ini berhasil melakukan sihirnya pada sang legenda FJ40 yang sangat ikonik dan klasik.

FJ40 keluaran ‘74 ditemukan oleh seorang pria di sebuah kamp berburu di Alabama setelah mendekam disana selama hampir dua dekade. Pria yang kini menjadi pemiliknya tak sengaja tersandung dan segera menyadari potensi kendaraan ini. Lantas pria tersebut bergegas membelinya dan mengirimkannya ke Velocity Restorations agar mendapat kesempatan baru untuk hidup.

VR pun mengatakan bahwa sang pemilik ingin mempertahankan sebagian besar kelengkapan orisinil dan mengembalikan style sesuai bawaan pabrik. “FJ ini berdiam diri begitu lama. Saya pikir hasil akhirnya telah membawanya kembali ke karakter yang luar biasa dari kendaraan ini,” ujar Brandon Segers, Co-Owner of Velocity Restorations.

Meskipun tidak seratus persen style kendaraan dikembalikan sesuai standar bawaan pabrik, Velocity Restorations menuangkan elemen baru baik dari interior maupun eksterior. Akan tetapi jeroan FJ40 ini masih mengandalkan komponen-komponen aslinya. Mesin bawaan pabrik masih bisa diselamatkan yakni mesin 3.8 liter 6-silinder yang dipasangkan ke girbok manual 3-percepatan, termasuk OEM transfercase dan knalpot.

Pula suspensi, gardan depan-belakang OEM masih bisa direkondisi, dan frame FJ40 dilapisi powdercoated satin hitam. Velg aftermarket 15 inci dibungkus ban BF Goodrich All Terain K02. Sementara itu bodi bawaan juga direkondisi, terlihat pada foto sebelum dan sesudah. Satu hal yang paling menonjol adalah hardtop OEM ditanggalkan dan tergantikan oleh soft-top model bikini, serta adanya tambahan rollcage/ rollbar kustom 6 titik.

Masuk ke dalam kabin, kental dengan nuansa warna tan berpadu hitam. Hampir semua instrumen panel terlihat asli meskipun ada beberapa tambahan seperti CD Player dan port USB serta konsol box. Yaps, setirnya memang terlihat berbeda dengan model palang tiga padahal hanya direkondisi. Untuk jok dan seatbelt menggunakan merk aftermarket.

Kalau sudah klimis begini, kira-kira kalian tega nggak pakai buat offroad?

Comments

Bergabung dengan Team Baru, Gibran Semakin Menorehkan Prestasi

Karting

Kembalinya Kejurnas Gokart di New Normal

Karting

GR Yaris, Mobil Andalan Toyota Untuk Menangkan Ajang World Rally Championship Segera Hadir di Indonesia

Cars

HONDA RACING INDONESIA PERKENALKAN PEMBALAP MUDA BERBAKAT SEBAGAI FORMASI BARU UNTUK BALAPAN MUSIM 2021

Racers

Copyright © 2019 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect