Connect with us

Slalom

Belum Sesuai Target, RART Bawa Banyak Pekerjaan Rumah

Sidoarjo – Gelaran Kejurnas Slalom 2023 seri kedua menyuguhkan persaingan yang lebih sengit dari seri sebelumnya. Tim asal Banten, RART, mau tak mau mendapat hasil yang tak sebaik seri pembuka di Jogja.

Berlangsung di Lapangan MPP, Sidoarjo, Jawa Timur pada Sabtu (27/5/2023), RART yang sudah sekuat tenaga berlaga sebaik mungkin bersama squad terbarunya terpaksa harus menerima hasil yang tak sesuai target dengan lapang dada. 

“Seri 2 ini jujur memang belum sesuai target tapi kita harus realistis juga mengingat bagaimana persiapan yang kita lakukan sebelumnya. Hanya saja memang seri ini memang persaingan di papan atas semakin seru dan sengit yang ini tentu sangat baik utk kompetisi slalom karena sangat membuat dinamika persaingan menjadi lebih menarik” buka M. Agung Hardi selaku Operational Manager RART kepada Fastnlow.

Diakui oleh M. Agung kalau memang persiapan pada seri 2 ini sangat mepet mengingat mobil baru selesai dirombak H-4 sebelum event. Namun, menurutnya memang secara improvement mobil sudah dirasa lebih baik untuk bagian performa mesin. Pada sisi yang lain, khususnya bagian kaki-kaki memang perlu menemukan setting yang sesuai lagi agar bisa mengikuti ubahan aspek mesin yang dilakukan.

Karakter lintasan medium speed yang ditawarkan seri kedua ini nyatanya cukup menyusahkan, terlebih adanya pasir yang membuat beberapa area lintasan menjadi licin. 

Para punggawa RART tercatat belum bisa perform sesuai ekspektasi meski Feno Reyhan masih mampu bertengger di Top 10 Kelas A & F pada posisi ke-10 sedangkan Demas Agil pada posisi ke-9 di klasemen Kelas F. Cukup disayangkan Rio Wisnu dan anggota baru RART, Satria Wiharyoga belum bisa tembus ke Heat Final

Menanggapi performa tim  yang agak turun dan catatan waktu Demas Agil yang terpental agak jauh di Kelas A ini menurut M. Agung ada kaitannya dengan perihal persiapan yang cukup mepet.

“Merosotnya performa Demas justru ada hubungannya dengan persiapan untuk seri 2 kemarin. Memang semua berhubungan tapi saya melihat secara luas dari sisi manajemen melihat dari improve kendaraan ini sudah cukup maju hanya kita tinggal menemukan ritme setingan.” ungkap M. Agung.

Menanggapi catatan waktu miliknya yang  terpaksa harus mendiami posisi ke-17 di Kelas A menurut Demas sendiri memang mobil butuh dibangun lebih baik lagi meski ia akui dirinya juga ada melakukan kesalahan dalam memiloti Honda Jazz berlivery kuning dan hitam tersebut.

“Ketika saya kalah kemarin ya saya berkaca dulu apa yang salah di saya, apa yang seharusnya saya bisa improve, apa saya sudah sempurna belum nyetirnya dan ternyata belum” ungkap Demas Agil kepada Fastnlow

Demas juga menambahkan bahwa di Kelas A ia sudah mencoba untuk melakukan aksi “perjudian” dengan menyetir dengan cara yang eksperimental dan lebih ngotot dari biasanya dan ternyata tidak membuahkan hasil yang memuaskan. Demas pun mengakui ini jadi pelajaran bahwa cara nyetir yang “coba-coba” memang hasilnya tak pernah bagus untuk dirinya.

Sepaham dengan M. Agung perihal mepetnya persiapan mobil menjelang event, menurut Demas posisi ke-9 yang didapatkan di Kelas F tersebut sudah paling maksimal untuk saat itu.

“Kalo di F saya rasa itu sudah maksimal kalaupun saya rapetin lagi ambil resiko lebih tinggi dengan latihan yang minim paling itu cuma naik 0,1-0,2 detik tapi itu sudah super risky banget dan sama cone sudah pasti deket banget dan beresiko nyenggol. Dengan jumlah  latihan yang sangat sedikit. Kalo latihannya banyak mungkin saya bisa deketin cone lagi karena saya sudah hafal dengan mobilnya” Jelas Demas

Dari sisi manajemen RART, M. Agung berkomitmen timnya akan lebih bekerja keras lagi untuk mengejar target pada seri selanjutnya di Bekasi. Latihan pun akan ia usahakan bisa dilakukan lebih banyak lagi dibandingkan pada seri di Sidoarjo kemarin.

Demas pun menekankan bahwa ia akan selalu tampil all-out bersama tim asal Banten tersebut. Perihal sedikitnya latihan memang Demas sayangkan, yang jelas ini perlu lebih dirutinkan lagi agar dirinya beserta rekannya bisa lebih terbiasa mengendarai mobil yang dipertandingkan.

“Saya cuma bisa bilang bahwa saya akan lakukan apapun yang terbaik yang bisa saya lakukan, perihal jadi juara atau tidak ini itu bukan one man show” tutup Demas Agil yang berharap kedepannya RART juga bisa lebih siap.

 

Pencapaian RART di Kejurnas Slalom 2023 Seri 2

Feno Reyhan

Juara 1 Kategori Seeded B

Juara 10 Kejuaraan Group A

Juara 10 Kejuaraan Group F 

Demas Agil 

Juara 9 Kejuaraan Group F 

Rio Wisnu 

Juara 8 Kategori Non Seeded 

Satria Wiharyoga

Posisi 24 Kejuaraan Kelas A1

RART

Posisi 5 Kejuaraan Nasional Team A

 

 

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect