Di hari kedua dalam ajang Pertamax Motorsport Indonesia Xtreme Sprint Offroad Racing 2018 tepatnya pada Kejurnas Sprint Rally telah berjalan 2 Special Stage (SS). Dimana tingkat kesulitannya bertambah dikarenakan sirkuit sempat terkena hujan sehingga membuat trek sedikit berlumpur.

Hal ini pun dirasakan oleh pembalap dari tim Pertamax Motorsport yaitu H. Rahmat. Dia mengakui sedikit kesulitan karena trek ada beberapa sisi yang lengket dan ada beberapa sisi yang benar – benar licin, jadi perlu sedikit merubah strategi dari hari kemarin dimana trek kondisinya masih kering.

Selain itu H. Rahmat masih memerlukan sedikit penyesuaian dengan karakteristik mobilnya yang penggerak roda depan (FWD). Karena beberapa tahun terakhir H. Rahmat balapan rally menggunakan mobil penggerak All Wheel Drive (AWD). Tetapi dengan bantuan Co-driver Hade Mboi, mereka berdua bisa tampil secara maksimal pada ajang Pertamax Motorsport Indonesia Xtreme Sprint Offroad Racing 2018.

Hal tersebut bisa dilihat, H. Rahmat dan Hade Mboi bisa berada di posisi ke dua di dalam kelas F dengan total catatan waktu 10:39,9. Sedangkan untuk posisi pertamanya dikuasai oleh pembalap sekaligus pemilik dari tim HRVRT BGM BMB yaitu H. Rihan Variza bersama navigatornya yaitu Andi Rendy dengan waktu yang dia peroleh adalah 10:34,3

Untuk kelas R alias kelas pengerak roda belakang, posisi pertama diduduki oleh pembalap muda asal ibukota Jakarta yaitu Iskra Scastia dan Vicky Ramadhan sebagai navigatornya. Dengan perolehan waktu yang dia peroleh adalah 10:56,5. Disusul pada posisi kedua, ditempati oleh Erwin Mancha dengan Maman Aruman yang memperoleh catatan waktu 11:07,5. Disusul oleh Arief Indiarto bersama Fadli Dolding di posisi ketiga dengan catatan waktu 11:22,4

Pada kelas j atau kelas mobil jip, pembalap dari tim HRVRT BGM BMB yaitu Tb. Adhi dan M. Zaki menjadi yang tercepat dikelasnya dengan catatan waktu 10:13,6. Diposisi 2 ditempati oleh Evendy Umar dan Abdullah Samad yang mencatat waktu 10:27,7. Dan yang berada di posisi ketiga adalah H. Eko Luriyanto bersama Endah Kristiana yang memperoleh catatan waktu 10:33,0

Dan untuk kelas dengan spek mesin monster yang memiliki sistem All Wheel Drive yaitu Kelas M. Dipimpin oleh pereli nasional yang merupakan saudara dari Rifat Sungkar yaitu Rizal Sungkar dengan navigatornya Edwin NST. Dengan menggunakan Mitsubishi Lancer Evolution X, mereka bisa menjadi yang tercepat dengan perolehan waktu 09:37,0.

Disusul oleh Ryan Nirwan bersama Adi Indiarto dengan menggunakan Subaru WRX, mereka memperoleh catatan waktu 09:44,8. Dan diposisi ketiga ada Bimo Pradikto bersama Fredrick TM, mereka memperoleh hasil waktu 10:03,5.

