Setelah lama hilang dari peredaran dunia Drift yang pernah dia geluti, H. Candra atau lebih sering kita panggil Candra, Pembina sekaligus pemilik dari tim HTJRT ini kembali turun ke dunia yang di penuhi dengan bau karet ban terbakar.
Di mulai dari adanya event drift dari rangkuman acara AMF yang di bawa oleh MSlide ke Yogyakarta membuat Candra merasa perlu kembali memanaskan skill drift nya sekaligus memperkenalkan drift kepada masyarakat Jogja yang sebenarnya masih awam dengan atraksi motorsport seperti ini.
Dari sejak itulah dia perlahan-lahan mempersiapkan mental dan kendaraannya yang pada saat itu di beli dari Reindy Riupassa, salah satu pembalap andalannya di HTJRT Slalom yaitu Cefiro bermesin RB25 dengan jeroan standart.
Mobil yang baru datang beberapa hari sebelum event langsung dibawa ke Bengkel Idek milik Wahyu Lamban untuk dibuatkan Rollbar dan diperiksa kaki-kakinya. Memang ada kerusakan pada bagian suspensi, namun hal itu masih bisa di akali oleh Wahyu Lamban sehingga mobil “setidaknya” aman untuk bermanuver.
Dengan persiapan seadanya, Candra bermain dalam ajang ini yang ternyata kita belum pernah melihat aksinya cukup terkejut dan berkata dalam hati “ada tho.. orang Jogja yang bisa nge-drift sebagus ini..”
Pada seri pertama AMF dia kalah dengan Ikhsan Utama, yang memang jelas menang secara performa mesin.
Kemudian pada AMF seri 2 di Surabaya Candra kembali menurunkan Cefiro RB25 DET nya yang sekarang sudah di tambah dengan super angle made by bengkel Idek. yang menurut Candra sendiri puas dengan hasilnya.
Namun lagi-lagi mobil masih bermesin standar, turbo standar yang boost-nya saja ditingkatkan di 0.9bar (standar 0.6bar) dan masih menggunakan suspensi yang mati.
Walau mobil yang apa adanya, Candra yang kembali harus melawan Ikhsan Utama di babak 8 besar ini bisa bersaing ketat dengan mesin yang sudah dengan persiapan penuh. Dengan hasil akhir kalah, namun dia puas karena sudah berusaha maksimal dengan mobil yang apa adanya “dengan mobil yang apa adanya ini saya bisa melihat seberapa jauh kemampuan saya meninggalkan temen-temen yang dengan mesin jauh diatas saya”.
Nah, setelah AMF seri 2 Surabaya 15-16 Agustus lalu, besok IIMS (Indonesia Internasional Motor Show) akan mengadakan ajang drift terbesar, Drift War yang akan diselenggarakan di kemayoran. Dan Candra yang mengajak Reindy Riupassa akan membawa nama HTJRT kembali turun drift. Menggunakan mobil apa? Belum tahu.. yang pasti untuk ajang ini banyak pembalap drift nasional akan turun habis-habisan termasuk dari GT Radial Drift Team.
Untuk kedepannya, Candra memastikan akan terus meramaikan drift Indonesia, namun dengan syarat kalau waktu dan kondisi memungkinkan.
Sukses mas Candra.. bawa terus Jogja ke kancah balap Nasional.











