Cakra Racing Project yang sudah berhasil memprakarsai adanya rally yang bertaju Canti Dharma Sprint Rally Tarmac 2015 yang diadakan di PMPP milik TNI, Sentul, Bogor Jawa Barat selama 2 hari di weekend lalu.
Cakra Racing Project pada awalnya hanya menargetkan untuk sekitar 30 peserta saja, karena mereka sendiri sadar karena mereka tidak mendapat gelar Kejurnas lama event kali ini (ralat dari berita sebelumnya), namun ternyata peminatnya membludag hingga 66 peserta yang masuk dalam starting list.
Ya jelas membludag, event dengan konsep seperti ini terakhir kalinya di laksanakan 13 tahun lalu dan para pembalap senior merasa rindu dengan balap rally diatas aspal seperti ini.
Di tambah lagi menurut beberapa pembalap senior rintangan track disini cukup berbahaya dengan karakter lintasan yang bumpy, naik turun bukit, di beberapa sisi jalan banyak bertebaran pasir yang membuat aspal menjadi sangat licin, belum lagi turunan yang di padu dengan tikungan tajam yang tiba-tiba harus menanjak.
Seperti contohnya pada sector pertama dari 5 sector yang harus di lalui para pembalap langsung di hadapi dengan garis start diatas aspal berpasir yang jelas itu sangat licin. Kemudian 2 KM di depannya langsung disediakan lintasan berkelok-kelok yang dipadu dengan turunan yang curam yang di akhiri dengan jembatan yang cukup kecil dan masih banyak kesadisan lainnya yang di sediakan di lintasan ini.
Tercatat kurang lebih 13 mobil mengalami insiden keluar lintasan, 5 diantaranya klontang. Yang bikin miris adalah salah satunya adalah mobil Mitsubishi Evo X baru milik Erwin Manca yang justru di pinjamkan kepada rekannya Rian Saberro yang juga merupakan Speed Offroader. Erwin sendiri justru menggunakan Datsun bersama Edwyn Tedja yang tergabung dalam GT Radial Best Parking Rally Team.
Berbicara masalah pelaksanaan event, Brigjen TNI A.M Putranto, Komandan dari PMPP ini juga turun langsung kelapangan untuk memastikan pelaksanaan event ini berjalan dengan lancar. Di ketahui hingga 2 hari sebelum pelaksanaan, beliau masih mengawasi proses pengaspalan lintasan di beberapa titik.
Brigjen TNI A.M Putranto sendiri mengatakan bahwa sangat mempersilahkan kepada seluruh penyelenggara motorsport di Indonesia apabila ingin mempergunakan lahan pelatihan Militer ini untuk dijadikan arena pertarungan motorsport.
Nah, dari keseluruhan event yang sudah berjalan para pembalap sangat puas dengan pelaksanaan event ini, terutama dengan lintasan yang ada dan sambutan para tentara yang cukup hangat dan banyak membantu kelancaran event ini.
Semoga kedepannya event aspal seperti ini bisa terus dilaksanakan.









