CIANJUR – Peslalom wanita Canya Prasetyo mengatakan harus puas dengan hasil yang ia kemas pada putaran keempat Kejurnas Slalom Cianjur 2024. Sepanjang kompetisi yang berlangsung di Sirkuit Terminal Pasir Hayam, Cianjur, Jawa Barat, ia tampil impresif dan berhasil mengamankan beberapa pencapaian.
Dalam bincangnya bersama FastnLow usai menerima podium kemenangan, puteri Prasetyo Edi Marsudi tersebut menjelaskan memang pada seri ini begitu dramatis untuk dilewati. Sebab, ia sempat sangat optimis bisa membawa pulang hasil yang lebih maksimal, namun kehendak berkata lain.
“Balapan hari ini, saya puas karena berhasil di peringkat keempat untuk Kelas Pemula. Tapi, di sisi lain, saya juga ada merasa tidak puas dengan hasil di leg final karena tadi kena kun,” ujar Canya yang bernaung di bawah Banteng Motorsport.

Performa Canya Prasetyo di Kejurnas Slalom Cianjur cukup kompetitif (Foto: Nudiya Ghulam)
Ada faktor yang menurutnya membuat kesalahan itu terjadi. Ia menceritakan, bahwa karakter aspal di sirkuit tersebut memang sangat ngegrip banget, tetapi dia lupa bahwa pasir serta kerikil yang ada di permukaan tersebut, juga harus diantisipasi.
“Iya tadi itu saya kena kun, dan itu memang kesalahan saya sendiri. Jadi dari start saya sudah terlalu percaya diri sama mobilya. Dan saya berpikir bahwa di sini itu kan aspalnya ngegrip banget, tapi saya lupa kerikil di sini cukup banyak, dan ternyata hal itu yang membuat saya sedikit loose,” tambahnya.
Dengan pengalaman tersebut, ia merasa bahwa hal ini wajar dan dapat menjadi pelajaran yang bisa diterapkan pada kemudian hari agar bisa lebih waspada dengan karakter aspal.

Canya berhasil naik peringkat di dua kelas berbeda (Foto: Nudiya Ghulam)
“Tapi ya itu pelajaran buat saya. Karena, kalau gak itu tidak terjadi, saya tidak akan belajar dari kesalahan. Dan kalau bicara pembiasaan, tahun ini jauh lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Sebenernya dari pembiasaan saya pada tahun lalu dan tahun sekarang, sudah jauh beda banget. Sekarang kalau lagi mau start, lebih nekat dalam artian sudah tahu seperti apa racing line dan ritmenya sudah mulai ketemu,” tutup Canya.
Bicara pencapaian yang berhasil diraih oleh Canya, pada putaran kali ini, ia berhasil menempet ketat peslalom wanita Alinka Hardianti di peringkat ketiga, yang begitu digdaya di kelas wanita. Sementara hasil lainnya, ia berada di peringkat keempat pada kelas pemula. (*)

